Breaking News

Gen Z dan TikTok: Scroll Nggak Jelas Bikin Kelelahan Digital di Ranah Algoritmik

  • account_circle Sukron Abdilah
  • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
  • visibility 913
  • print Cetak

Kreativitas dan Kelelahan Digital

Sebagai bagian dari generasi yang disebut paling kreatif, mereka (Gen Z) sering merasa harus terus nge-update sesuatu. Bukan karena ingin pamer, tapi karena takut tertinggal. FOMO bukan cuma perasaan—ia sudah jadi sistem saraf. Saya pernah mencoba digital detox, tapi kemudian merasa… ketinggalan dunia. Saat kembali, ternyata tren “NPC live” sudah lewat, dan sekarang orang-orang malah jadi “Live AI girlfriend.” Dunia berubah lebih cepat dari kemampuan kita mencerna perubahan itu.

Namun, di tengah kelelahan itu, saya juga belajar sesuatu: kreativitas Gen Z bukan datang dari teknologi, tapi dari kemampuan mentertawakan absurditas hidup digital ini. Kita bisa membuat lelucon dari segala hal—dari krisis ekonomi sampai quarter-life crisis—dan tetap menemukan keindahan di baliknya.

Di sisi lain, TikTok juga menjadi tempat terapi publik. Banyak yang berbagi kisah tentang kesehatan mental, trauma keluarga, atau perjalanan spiritual mereka—dan untuk pertama kalinya, generasi ini merasa tidak sendirian. Saya masih ingat satu video yang mengubah cara pandangku. Seorang kreator berkata: “Kamu tidak harus viral untuk valid.”

Kalimat sederhana itu menamparku dengan lembut. Sebab di dunia algoritmik ini, kita terlalu sering mengukur makna diri dari angka likes, bukan dari ketulusan proses. Dan mungkin di situ letak tantangan besar Gen Z: bagaimana menjadi otentik di dunia yang serba terukur.

Suatu sore, saya duduk di kafe sambil scroll TikTok. Di seberang meja, dua orang juga sibuk merekam kopi mereka. Rasanya seperti adegan dari film Black Mirror yang tidak pernah berakhir. Tapi di tengah keanehan itu, aku juga tersenyum—karena begitulah cara kita beradaptasi dengan dunia: dengan tawa, estetika, dan sedikit ironi.

Media sosial tidak sepenuhnya buruk. Ia seperti cermin yang memantulkan sisi terbaik dan terburuk kita. Dan TikTok, entah bagaimana, berhasil jadi ruang di mana kreativitas, keresahan, dan harapan bisa menari bersama dalam 15 detik. Kadang saya berpikir, mungkin sejarah masa depan akan mengenang kita bukan sebagai “generasi rebahan”, tapi sebagai “generasi reflektif”—mereka yang belajar memahami diri lewat layar kecil di tangan mereka.

Kita tidak sempurna, tapi kita sadar. Kita mungkin sering tersesat di algoritma, tapi kita juga tahu cara menertawakannya. Dan mungkin, itu yang membuat kita tetap manusia di tengah dunia yang semakin digital. Karena pada akhirnya, menjadi Gen Z di era TikTok bukan tentang mengikuti tren, tapi tentang menemukan irama sendiri di tengah kebisingan. Kadang viral, kadang tenggelam. Kadang tertawa, kadang merenung. Tapi selalu mencoba memahami: siapa diri kita—di balik semua scroll, like, dan loop tanpa akhir itu.

Akhir kalam, saya mungkin masih akan terus scroll TikTok malam ini. Tapi kali ini, bukan untuk kabur dari realitas—melainkan untuk memahami realitas dengan cara yang lebih jujur, lebih lucu, dan sedikit lebih manusiawi. Karena kalau dipikir-pikir, hidup ini memang seperti FYP: tidak selalu bisa kita kendalikan, tapi selalu bisa kita nikmati—asal tahu kapan harus swipe up dan kapan harus berhenti sejenak untuk melihat ke dalam diri.

  • Penulis: Sukron Abdilah
  • Editor: SAB

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Tingkatkan Mutu Pendidikan, Garut Gandeng UPI Latih 400 Pendidik

    Tingkatkan Mutu Pendidikan, Garut Gandeng UPI Latih 400 Pendidik

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Web
    • visibility 71
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan melalui penguatan kompetensi tenaga pendidik. Salah satu langkah yang disiapkan ialah menggandeng Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) untuk memberikan pelatihan kepada 400 pendidik guna memperkuat kemampuan, khususnya di bidang literasi dan numerasi. Hal tersebut disampaikan Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, saat menghadiri sekaligus memberikan arahan dalam […]

  • Deklarasi Gerakan Rukun Sama Teman di Garut

    Deklarasi Gerakan Rukun Sama Teman di Garut

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 236
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti bersama ratusan murid di SMPN 1 Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat mendeklarasikan Gerakan Rukun Sama Teman sebagai upaya menumbuhkan budaya sekolah yang aman dan nyaman. “Pendidikan nasional bertujuan untuk membangun generasi bangsa yang unggul, membentuk sumber daya manusia hebat, dan generasi muda yang […]

  • Guru juga Manusia

    Guru juga Manusia

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Yayu Resti Purwitasari, Guru Bimbingan dan Konseling SMKN 1 Garut
    • visibility 171
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM —   “Guru juga manusia.” Kalimat ini terdengar sederhana, tapi sering kali paling mudah dilupakan saat sebuah kasus pendidikan viral di media sosial.   Belakangan ini banyak orang membahas soal cara guru menegakkan disiplin, ada yang fokus pada kesalahan tindakannya, ada yang membela aturan sekolah, ada juga yang langsung menghakimi pribadi gurunya.   Menurutku, […]

  • Garut Ungguli Wisata Domestik Versi Agoda

    Garut Ungguli Wisata Domestik Versi Agoda

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Web
    • visibility 237
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM – Bandar Lampung tercatat sebagai destinasi dengan pertumbuhan tercepat untuk menarik wisatawan mancanegara menurut Agoda. Sementara itu, Garut muncul di posisi teratas sebagai destinasi domestik yang paling diminati. Gede Gunawan, Senior Country Director of Agoda for Indonesia, melihat adanya pergeseran dalam cara wisatawan memilih destinasi liburan. Kini, semakin banyak orang yang mencari tempat dengan […]

  • 5 Keunikan Gunung Papandayan Garut, dari Kawah Aktif hingga Hutan Mati

    5 Keunikan Gunung Papandayan Garut, dari Kawah Aktif hingga Hutan Mati

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 95
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM – Kabupaten Garut dikenal sebagai salah satu daerah di Jawa Barat yang kaya akan destinasi wisata alam. Dari pegunungan, air terjun, hingga pemandian air panas, Garut selalu memiliki daya tarik bagi wisatawan. Di antara berbagai destinasi tersebut, Gunung Papandayan menjadi salah satu ikon wisata alam yang paling populer dan tak pernah kehilangan pesonanya. Berada […]

  • 5 Tokoh Asal Garut yang Menginspirasi, dari Pendopo hingga Panggung Nasional

    5 Tokoh Asal Garut yang Menginspirasi, dari Pendopo hingga Panggung Nasional

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 249
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Garut selalu punya cara untuk membuat orang rindu. Bukan hanya karena dodol, gunung, dan hamparan kebun tehnya, tetapi juga karena tanah ini melahirkan banyak sosok besar yang jejaknya melampaui batas kota. Dari kaki Gunung Cikuray hingga hiruk-pikuk Alun-alun Garut, lahir nama-nama yang memberi warna bagi pendidikan, budaya, musik, hingga pemerintahan nasional. Di setiap sudut […]

expand_less