Lapangan Golf Ngamplang Dibangun Belanda Tahun 1912, Jadi Tempat Healing Penuh Sejarah
- account_circle Redaksi Web
- calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TIGARUT.COM — Pesona Lapangan Golf Ngamplang menjadi tempat berolahraga dan wisata keluarga favorit di Kabupaten Garut. Tak hanya untuk bermain golf, sebagian lapangan di sini dibuka untuk umum dan dijadikan sebagai tempat wisata.
Saat berwisata di sini, pengunjung tidak perlu lagi khawatir terkena lemparan bola golf yang keras, karena lapangan tempat bermain golf dan lapangan yang dibuka untuk umum terpisah dan memiliki jarak yang cukup jauh. Menjadi salah satu spot wisata favorit keluarga, siapa sangka jika Lapangan Golf Flamboyan Ngamplang memiliki sejarah yang sangat menarik.
Dibangun oleh Belanda pada tahun 1912, Lapangan Golf Flamboyan Ngamplang masih terawat dan terjaga keasliannya. Pada zaman kolonial, lapangan ini dijadikan sebagai pusat rekreasi bagi para petinggi Pemerintahan Belanda.
Namun sebelum menjadi tempat rekreasi para meneer Belanda, rupanya lapangan ini terlebih dahulu digunakan sebagai kompleks rekreasi dan pemulihan bagi orang yang mengidap penyakit paru.
Sejarawan asal Garut, Warjita mengatakan mulanya tempat tersebut dibangun oleh seorang dokter asal Belanda bernama dokter Denis Gerard Mulder dan pada tahun 1913 sebuah sanatorium dibuka dengan nama Sanatorium Garoet.
Seiring berjalannya waktu, pada tahun 1920 saat Dokter Mulder diangkat menjadi dokter pemerintahan di Bandung, tempat ini kemudian dijual pada perusahaan perhotelan Belanda dan beralih fungsi dan menjadi hotel untuk peristirahatan bagi para meneer.
Sejak saat itu kawasan Ngamplang menjadi tempat wisata yang terkenal akan keindahan alamnya.
Bahkan artis-artis dunia pernah singgah ke tempat ini, salah satunya adalah Charlie Chaplin yang disebut pernah menginap di Grand Hotel Ngamplang. Bahkan julukan Swiss Van Java yang melekat pada Kabupaten Garut dipercaya masyarakat berasal dari perkataan sang artis yang berkunjung pada tahun 1928 lalu.
Kini Lapangan Golf Flamboyan Ngamplang tak hanya menjadi tempat wisata kaum elit yang ingin bermain golf saja, namun juga menjadi tempat piknik bagi warga Garut lainnya. Setiap akhir pekan tiba, di luar lapangan ini akan dikerumuni oleh warga Garut yang menggelar piknik hingga botram (makan bersama).
Selain itu kawasan yang kini dikelola oleh Korem 062/Tarumanagara ini juga kerap dijadikan sebagai tempat berfoto hingga lokasi prewedding bagi calon pengantin. Untuk masuk ke area lapangan golf, masyarakat akan diminta biaya tiket masuk sebesar Rp30.000, dan uang tambahan bagi mereka yang akan melakukan sesi foto prewedding atau kebutuhan komersial lainnya.
Namun bagi masyarakat yang tidak masuk ke lapangan, mereka hanya akan dikenakan biaya parkir saja yang dipatok Rp2.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil.
Lapangan Golf Flamboyan Ngamplang berlokasi di Jalan Raya Garut – Tasikmalaya, Desa Ngamplang, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut atau sekitar 3 kilometer dari pusat kota dengan estimasi waktu sekitar 10 menit.
- Penulis: Redaksi Web
- Sumber: Pikiran Rakyat 24 Agu 2024, 16:00 WIB
