Breaking News

Bersama Komunitas Ngejah, Saatnya Bangun Literasi dari Kampung Sendiri

  • account_circle Redaksi Tigarut
  • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
  • visibility 678
  • print Cetak

Semangat

Opik tak hanya telah menumbuhkan minat baca pada masyarakat desa. Sikapnya juga telah mengobarkan semangat para sukarelawan untuk membangun intelektual masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing.

Hamdan Taufik Fikri kini mulai merintis perpustakaan pertanian di tempat tinggalnya, Desa Puspahiyang, Kecamatan Puspahiyang, Kabupaten Tasikmalaya. Pembangunan perpustakaan itu dilakukan bekerja sama dengan aparat desa.

Sebanyak 123 buku bisa dimanfaatkan oleh para petani dan siswa SMK Pertanian yang ada di Desa Puspahiyang, daerah pemilik potensi manggis yang baik dan telah diekspor. Keberadaan buku-buku diharapkan melengkapi pengetahuan para petani tentang cara mengelola tanaman manggis.

”Buku-buku pertanian masih kurang. Para petani otodidak, langsung praktik. Kalau langsung praktik tanpa ilmu, risiko terlalu besar,” kata Hamdan.

Selain membangun perpustakaan pertanian, bersama aparat desa, Hamdan pun membuka lahan garapan seluas 1 hektare. Lahan tersebut dikelolanya bersama para petani. Mereka menanam manggis dan sayuran.

Semangat untuk membangun intelektual masyarakat juga menular kepada pada sukarelawan dari Bandung dan Jakarta. Selepas menjadi sukarelawan di Komunitas Ngéjah, mereka kini membangun tempat membaca masyarakat di tempat tinggal masing-masing.

Kini, Opik sedang berpikir untuk mempertahankan nyawa komunitas dan kegiatan yang telah dibentuknya. Hal itu terutama terkait dengan finansial untuk membiayai operasional komunitas. Selama ini, biaya operasional komunitas keluar dari kantong pribadi. Setelah menikah, gajinya sebagai guru SD 2 Cikuya, Kabupaten Tasikmalaya, harus dibagi untuk membiayai keluarga.

”Ingin buka bisnis kreatif untuk menghidupi Komunitas Ngéjah, tapi formulanya belum dapat,” ucap Opik.

Saat ini, pria peraih Anugerah Pelopor Pemberdayaan Masyarakat 2015 tingkat Jawa Barat itu sedang mencoba berbisnis baju bertuliskan ”Komunitas Ngéjah”. Bisnis baju tersebut diharapkan bisa menyambung nafas Komunitas Ngéjah selama mungkin.***

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • 5 Tips Aman dan Nyaman saat Berenang di Pantai Garut Selatan

    5 Tips Aman dan Nyaman saat Berenang di Pantai Garut Selatan

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 194
    • 0Komentar

      TIGARUT.COM — Tentu. Berenang di pantai Garut Selatan memang menyenangkan, tetapi karakter ombak laut selatan terkenal kuat dan beberapa kejadian wisatawan terseret arus masih sering terjadi, termasuk di Karangpapak dan kawasan Cikelet.   Berikut 5 tips aman dan nyaman saat berenang di pantai Garut Selatan:   Pantai Garut Selatan menawarkan keindahan yang memikat, namun […]

  • Menghormati Hak Alam

    Menghormati Hak Alam

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Yudi Latif, Direktur Reform Institute
    • visibility 144
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Saudaraku, bumi terlalu lama hadir di ruang sidang manusia hanya sebagai benda mati—tanah yang dibagi, sungai yang dibendung, hutan yang ditebang, laut yang diukur dengan angka keuntungan. Ia diperlakukan seperti properti tanpa suara, padahal manusialah yang hidup dari napasnya.   Dalam A Barrister for the Earth (2025), Monica Feria-Tinta menghadirkan gagasan yang mengguncang fondasi […]

  • 5 Kaulinan Barudak di Tatar Sunda yang Sebentar Lagi Punah!

    5 Kaulinan Barudak di Tatar Sunda yang Sebentar Lagi Punah!

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 338
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Suku Sunda memiliki beragam permainan tradisional unik yang dikenal dengan sebutan kaulinan barudak. Berikut di bawah ini adalah 5 permainan tradisional Sunda yang populer:  1. Cingciripit Permainan ini biasanya dilakukan untuk menentukan siapa yang menjadi “kucing” atau penjaga dalam permainan selanjutnya. Cara mainnya, para pemain melingkar dan meletakkan satu jari telunjuk di telapak […]

  • Bukan Siswa yang Keras… tapi Belum Tahu Cara Menenangkan Diri

    Bukan Siswa yang Keras… tapi Belum Tahu Cara Menenangkan Diri

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Yayu Resti Purwitasari, Guru Bimbingan dan Konseling SMKN 1 Garut
    • visibility 195
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Saya pernah mendampingi seorang siswa laki-laki.   Kalau dilihat sekilas, orang akan cepat memberi label: “emosian”, “pembangkang”, bahkan “bermasalah”.   Dia mudah sekali meledak. Hal kecil bisa jadi besar.   Pernah suatu kali, hanya karena temannya ingkar janji, dia langsung marah besar… bahkan sampai mengancam lewat pesan.   Di waktu lain, dia terlibat perkelahian— […]

  • Indahnya Puncak Guha, Tempat Camping Tepi Laut

    Indahnya Puncak Guha, Tempat Camping Tepi Laut

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 277
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Garut adalah daerah yang masuk ke dalam administrasi Provinsi Jawa Barat. Ada banyak destinasi wisata yang bisa dikunjungi ketika berada di Garut. Salah satu yang cukup terkenal di kalangan masyarakat adalah Puncak Guha Garut. Tempat wisata ini menyuguhkan pemandangan yang indah dan memanjakan mata. Tidak hanya itu, pengunjung juga bisa melakukan berbagai kegiatan […]

  • 5 Ponpes Terbaik di Garut yang Layak Diketahui

    5 Ponpes Terbaik di Garut yang Layak Diketahui

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 52
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Garut tidak hanya dikenal dengan wisata alam dan kulinernya, tetapi juga memiliki tradisi pendidikan pesantren yang kuat. Dari pesantren modern, salafiyah, hingga lembaga yang memadukan pendidikan agama dan sekolah formal, pilihannya sangat beragam. Berikut lima pondok pesantren di Garut yang dikenal luas dan layak menjadi referensi pendidikan bagi masyarakat. 1. Pondok Pesantren Darussalam […]

expand_less