Menjejaki Heritage Muhammadiyah di Garut
- account_circle SOPAAT R SELAMET
- calendar_month Jumat, 26 Des 2025
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
H.M. Djamhari: Pelopor Muhammadiyah Garut
Nama Haji Muhammad Djamhari (H.M. Djamhari) tercatat sebagai salah satu tokoh penting yang membawa dan mengokohkan Muhammadiyah di Garut. Beliau dikenal sebagai seorang pedagang sekaligus tokoh masyarakat yang terpandang. Ada beberapa hal yang menonjol dari kiprahnya:
- Peran Dakwah dan Organisasi
H.M. Djamhari aktif memperkenalkan Muhammadiyah kepada masyarakat Garut. Ia menyelenggarakan pengajian, membuka ruang diskusi, dan menghubungkan Garut dengan pusat Muhammadiyah di Yogyakarta. - Kegiatan Pendidikan
Ia ikut mendorong lahirnya sekolah-sekolah Muhammadiyah di Garut. Konsep pendidikan modern berbasis Islam yang dibawa Muhammadiyah berhasil menarik simpati masyarakat, terutama kalangan muda. - Hubungan dengan Tokoh Muhammadiyah Pusat
H.M. Djamhari menjaga komunikasi dengan tokoh pusat, seperti K.H. Ahmad Dahlan dan penerusnya. Kehadirannya membuat Muhammadiyah di Garut tidak terisolasi, tetapi bagian dari jaringan nasional.
Perkembangan Muhammadiyah Garut
- 1927: Muhammadiyah Garut mulai menunjukkan bentuk organisasi resmi.
- 1930-an: Cabang-cabang Muhammadiyah di sekitar Garut mulai tumbuh, khususnya di Limbangan, Wanaraja, dan Tarogong.
- Pendidikan & Sosial: Didirikan sekolah HIS (Hollandsch Inlandsche School) Muhammadiyah, madrasah, serta lembaga sosial seperti panti asuhan.
- Perjuangan Kemerdekaan: Tokoh-tokoh Muhammadiyah Garut, termasuk H.M. Djamhari, ikut menggerakkan semangat kebangsaan dan persatuan umat.
- Penulis: SOPAAT R SELAMET
- Editor: Sukron Abdilah
