Breaking News
dark_mode

Jalan Cerita Sukses Kiki Gumelar, Owner Chocodot dari Garut

  • account_circle Redaksi Tigarut
  • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TIGARUT.COM — Siapa yRang tak kenal Chocodot Garut? Perpaduan antara cokelat dan dodol buatan Kiki Gumelar berhasil membuat nama Garut naik kelas dengan cara yang baru dan berbeda.

Kiki berhasil menggabungkan makanan modern tanpa meninggalkan ciri khas yang melekat pada Kota Garut.

Dari tangan kreatifnya, nama Chocodot sebagai brand cokelat lokal dari Garut kini makin dikenal luas. Sejak 2009, Kiki terus mengembangkan berbagai produk cokelat kekinian yang inovatif dan menarik.

Selain mengedepankan cita rasa yang berbeda, Chocodot juga dikenal karena namanya yang unik, seperti Cokelat Enteng Jodoh, Cokelat Hempas Panik, Cokelat Tolak Miskin, Cokelat Tahan Baper, Cokelat Pengobat Rindu, Cokelat Pereda Lebay, dan masih banyak varian lainnya.

Berkat Chocodot pula, pemilik PT Tama Cokelat Indonesia ini bisa menuntaskan sidang promosi doktor di program Doktor Ilmu Manajemen, Pascasarjana Universitas Pasundan, (26/9/2022). Belum lama ini, “Cokelat Gendis” Chocodot bahkan ikut eksis di film Lara Ati garapan Bayu Skak.

Disertasi yang disidangkan berjudul: Analisis Strategi Keunggulan Bersaing Pemasaran Melalui Inovasi Produk Guna Meningkatkan Kinerja Pemasaran (Studi Kasus pada PT Tama Cokelat Indonesia di Kabupaten Garut).

“Saya mencoba menganalisis apa yang saya lakukan selama ini, karena pada dasarnya semua perusahaan harus mengedepankan inovasi agar bisnisnya tidak ketinggalan zaman,” katanya beberapa bulan lalu.

Seperti pebisnis lainnya, saat pandemi, Kiki juga mesti memutar otak dan melakukan inovasi produk. Chocodot yang semula berorientasi pada tourism, dialihkan ke daily consumption dan sekarang bergeser ke healthy product.

“Yang namanya usaha kan dinamis, inovasi seperti itulah yang harus disesuaikan. Dari disertasi saya, terbukti bahwa inovasi benar-benar meningkatkan pemasaran,” sambungnya.

Kendati sudah menjadi pengusaha mapan, Kiki terdorong untuk tetap melanjutkan studi S3 karena ingin memperluas wawasan keilmuannya.

“Sepanjang saya menjalankan usaha, saya sering diundang sebagai narasumber, mengisi undangan, atau menghadiri kelas. Walaupun dari segi  praktik telah saya kuasai, tapi ternyata belum cukup dari segi keilmuan,” tuturnya.

Dengan belajar, Kiki bisa mendapatkan relasi baru dari berbagai profesi. Ia juga kerap diberi masukan terkait pengelolaan bisnis dari profesor dan dosen di Pascasarjana Unpas.

“Di awal menjalankan usaha, saya tidak memiliki konsultan, sehingga saya memilih berkonsultasi dengan orang-orang pemasaran. Tapi di Unpas saya betul-betul merasa terbimbing,” tutupnya.

Komentar
  • Penulis: Redaksi Tigarut
  • Editor: SAB

Rekomendasi

  • Asyik Deh, Minat Baca Naik, Tapi Toko Buku, Kok, Sepi Ya!

    Asyik Deh, Minat Baca Naik, Tapi Toko Buku, Kok, Sepi Ya!

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle Sukron Abdilah
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Kalau kamu rajin baca berita edukasi atau diskusi literasi, belakangan ini ada kabar “menggembirakan”: minat baca masyarakat Indonesia meningkat! Asyik, kan? Tapi tunggu dulu — coba mampir ke toko buku di mal terdekat. Kamu mungkin akan menemukan pemandangan yang agak ironis: toko rapi, lampu hangat, rak penuh buku baru… tapi pembelinya bisa dihitung […]

  • Si Kabayan Jadi Pewarta Media Online

    Si Kabayan Jadi Pewarta Media Online

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Si Kabayan ayeuna geus gaya, bajuna mah kaos oblong tapi maké rompi loba saku nu aya tulisan “PERS” badag pisan dina tonggongna. Gawéna jadi wartawan di média online “Tigarut.com”. Isuk-isuk, manéhna geus disidék ku dununganana, Redaktur nu galakna leuwih-leuwih ti Abah. “Kabayan! Mana warta dinten ayeuna? Urang peryogi berita anu viral, anu matak klik-un […]

  • Program BK-mu Selama Ini Cuma Asumsi

    Program BK-mu Selama Ini Cuma Asumsi

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Yayu Resti Purwitasari, Guru Bimbingan dan Konseling SMKN 1 Garut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Lagi latihan bikin program BK yang insyaallah mendekati bener,, karena selama ini semua aspek pengen dimasukin akhirnya tidak terukur..   Kita mulai dari yang spesifik dulu 3 prioritas layanan, karena di sekolahku anak2nya kurang disiplin, nilainya pada jelek dan sopan santun yg kureng.. kita masukkan prioritas layanan 1. Kurang disiplin (tanggung jawab sosial) […]

  • Ilmu dan Istri

    Ilmu dan Istri

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Ilmu tertinggi seorang istri adalah ilmu mentaati suami. Tahu satu hadits tentang taat pada suami dan mengamalkannya sepenuh hati, lebih utama dari kuliah sampai S3 tapi malah jadi merendahkan suami.   Sekolah dan pendidikan bagi perempuan yang tidak menjadikannya taat pada suaminya adalah pendidikan tidak bermakna. Anugrah tertinggi bagi orang beriman adalah ridha Allah […]

  • Pelantikan MUI Garut 2025-2030, Jadikan Awal Baru dan Semangat Pengembang Amanah

    Pelantikan MUI Garut 2025-2030, Jadikan Awal Baru dan Semangat Pengembang Amanah

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Barat, Aang Abdullah Zein, Melantik dan Pengukuhan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut Masa Khidmat 2025-2030, yang dilaksanakan di Gedung Pendopo Garut, Jalan Kabupaten, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Rabu (7/1/2026). Kegiatan ini di hadiri juga oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Forkopimda, Anggota DPRD Kabupaten Garut, […]

  • Jalan Tangguh Iran

    Jalan Tangguh Iran

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Yudi Latif, Direktur Reform Institute
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Saudaraku, sejarah tidak pernah menghadiahi Iran jalan yang rata. Negeri itu terus berjalan di gugusan batu-batu rintangan yang dihadirkan zaman, meski masih beruntung mendapat tumpuan akar historis yang kuat: warisan agung peradaban Persia yang terus mengalir dalam urat nadinya.   Monarki runtuh, revolusi meledak, lalu lahirlah sebuah republik yang sejak awal dipaksa hidup dalam […]

expand_less