Breaking News
dark_mode

5 Tradisi Menjelang Bulan Ramadhan di Garut

  • account_circle Redaksi Tigarut
  • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TIGARUT.COM — Masyarakat Garut memiliki beragam tradisi khas dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Tradisi-tradisi ini bukan hanya sebagai bentuk persiapan lahir dan batin, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Berikut lima tradisi yang masih banyak dilakukan di Garut menjelang Ramadhan.

1. Munggahan

Munggahan merupakan tradisi makan bersama keluarga, kerabat, atau tetangga sebelum memasuki bulan puasa. Biasanya dilakukan satu atau dua hari menjelang Ramadhan. Dalam tradisi ini, masyarakat Garut berkumpul sambil menyantap hidangan khas Sunda sebagai ungkapan rasa syukur dan kebersamaan.

2. Ziarah Kubur (Nyekar)

Menjelang Ramadhan, banyak warga Garut yang melakukan ziarah kubur untuk mendoakan keluarga atau leluhur yang telah meninggal dunia. Tradisi ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan serta pengingat akan kehidupan akhirat agar lebih siap menjalani ibadah puasa.

3. Beberesih Lembur

Beberesih lembur adalah kegiatan membersihkan lingkungan kampung secara gotong royong. Warga bersama-sama membersihkan masjid, jalan, dan tempat umum. Tradisi ini melambangkan upaya membersihkan diri dan lingkungan sebelum memasuki bulan yang penuh berkah.

4. Pawai Obor

Di beberapa wilayah Garut, pawai obor masih menjadi tradisi yang meriah menjelang Ramadhan. Anak-anak hingga orang dewasa berjalan bersama sambil membawa obor dan melantunkan shalawat. Tradisi ini menciptakan suasana semarak dan penuh kegembiraan dalam menyambut bulan suci.

5. Pengajian dan Doa Bersama

Tradisi pengajian atau doa bersama sering diadakan di masjid atau rumah warga. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan serta memohon kelancaran dalam menjalankan ibadah puasa selama Ramadhan.

Melalui tradisi-tradisi tersebut, masyarakat Garut tidak hanya mempersiapkan diri secara spiritual, tetapi juga menjaga nilai kebersamaan dan kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun.

 

Komentar
  • Penulis: Redaksi Tigarut
  • Sumber: AI

Rekomendasi

  • Mengenal Surak Ibra: Seni Perlawanan yang Menggetarkan dari Garut 

    Mengenal Surak Ibra: Seni Perlawanan yang Menggetarkan dari Garut 

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Surak Ibra merupakan kesenian tradisional asli dari Kampung Sindangsari, Desa Cinunuk, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut. Lebih dari sekadar tarian, kesenian ini adalah simbol keberanian, solidaritas, dan perlawanan masyarakat Garut terhadap kolonialisme. Kesenian ini diciptakan oleh Raden Ibra Gadug sekitar tahun 1910. Pada masa itu, Surak Ibra digunakan sebagai alat diplomasi budaya untuk menyindir kesewenang-wenangan […]

  • Akhirnya Kepala BGN Kena Batunya, Dicopot Prabowo

    Akhirnya Kepala BGN Kena Batunya, Dicopot Prabowo

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Indonesia sering juga dijuluki negeri MBG. Sebab, ada saja berita atau isu terkait makanan bergizi gratis yang muncul di media. Salah satu pemicunya, komentar Kepala BGN yang sering kontroversi. Mungkin sudah kena batunya, akhirnya CEO MBG atau Presiden kita, Prabowo mencopot dari jabatannya. Simak narasinya sambil seruput Koptagul, wak!   Dadan Hindayana, Kepala Badan […]

  • Program BK

    Program BK

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Yayu Resti Purwitasari, Guru Bimbingan dan Konseling SMKN 1 Garut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — STOP jangan lagi bikin program BK cuman ganti tahun ajaran saja…. Ada cara lebih mudah…. aku punya contekannya….   Sekarang sudah gak bingung lagi diburu-buru beresin program BK…   Perlu kita pahami bersama bahwa sampai saat ini memang tidak ada panduan teknis yang benar-benar baku atau menyeragamkan bentuk administrasi BK di semua sekolah. […]

  • Nilai TKA Jangan Diposting?

    Nilai TKA Jangan Diposting?

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Yayu Resti Purwitasari, Guru Bimbingan dan Konseling SMKN 1 Garut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Mereka bilang, “Nilai TKA jangan diposting. Kasihan yang nilainya rendah.”   Sebagai guru, aku paham maksudnya. Tidak semua anak mendapat hasil sesuai harapan.   Tapi sebagai guru yang setiap hari melihat proses siswa, aku juga tahu ada anak-anak yang belajar sungguh-sungguh selama berbulan-bulan. Ada yang rela mengurangi waktu bermain, ada yang berkali-kali mengerjakan […]

  • Bupati Garut Lepas 32 Pemain Kontingen Persigar

    Bupati Garut Lepas 32 Pemain Kontingen Persigar

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, secara resmi melepas kontingen atlet Persatuan Sepakbola Indonesia Garut (Persigar) yang akan berlaga di putaran Nasional Liga 4 di Pasuruan, Jawa Timur. Prosesi pelepasan ini berlangsung khidmat di Halaman Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (25/5/2026). Bupati Garut mengekspresikan rasa bahagia dan bangganya atas pencapaian Persigar […]

  • Komitmen Garut Ciptakan SDM Unggul

    Komitmen Garut Ciptakan SDM Unggul

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, secara resmi menutup Pelatihan bagi Para Pencari Kerja Tahun 2026 sekaligus meninjau Gelar Karya Vokasi di Area UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Garut, Jalan Raya Samarang, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Kamis (16/4/2026). Program ini merupakan kolaborasi strategis antara Pemerintah Kabupaten Garut dengan Kementerian Ketenagakerjaan RI yang dirancang untuk […]

expand_less