Breaking News

Penguatan Resiliensi Remaja Melalui Kisah Nabi

  • account_circle Redaksi Tigarut
  • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
  • visibility 194
  • print Cetak

Tema: “Dari Sumur di Kanaan ke Istana Mesir”

Terinspirasi dari kisah Nabi Yusuf

(Masuk perlahan. Turunkan suara.)

 

“Ini adalah postingan lanjutan dari modul BK dengan judul serupa”

 

Pernah nggak sih…

kamu merasa sendirian, padahal lagi ada di tempat yang ramai? Teman-teman kamu ngobrol.

Grup jalan terus. Story mereka rame, tapi nama kamu nggak ada.

Atau mungkin… kamu pernah difitnah, disalahpahami, dianggap salah padahal kamu nggak ngelakuin apa-apa.

Rasanya apa?

Marah?

Sedih?

Pengen jelasin semuanya?

Atau malah… pengen balas?

Sekarang coba bayangin ini.

 

Ibu mau ajak kalian mundur ribuan tahun yang lalu. Sekitar abad ke-18 sebelum Masehi.

Di wilayah Kanaan — daerah yang sekarang masuk kawasan Palestina dan sekitarnya — hidup seorang remaja bernama Yusuf. Putra dari Nabi Ya’qub. Beliau bukan anak biasa.

Sejak kecil sudah menunjukkan akhlak yang baik.

Dan suatu malam, beliau bermimpi melihat sebelas bintang, matahari, dan bulan bersujud kepadanya.

Mimpi itu bukan mimpi biasa.

Itu pertanda masa depan. (zaman dulu tafsir mimpi itu previlege)

Ternyata tidak semua orang siap melihat orang lain punya masa depan cerah, saudara-saudaranya merasa iri, bukan karena Yusuf jahat. Justru karena ia disayang ayahnya.

Iri itu kecil awalnya, tapi kalau dipelihara… bisa jadi keputusan besar, dan keputusan itu terjadi.

Yusuf diajak pergi jauh dari rumah.

Ke padang pasir, lalu dimasukkan ke dalam sumur tua. Bukan sumur modern dengan tembok rapi. Ini sumur gurun, dalam, gelap, dingin.

 

Bayangkan remaja seusia kalian, dikhianati oleh kakaknya sendiri, ditinggalkan sendirian, tidak ada saksi, tidak ada pembela.

 

Secara sejarah, daerah itu memang jalur perdagangan dan benar saja, tak lama kemudian, rombongan kafilah dari arah utara lewat. Yusuf ditemukan… lalu dijual sebagai budak ke Mesir.

Mesir saat itu adalah peradaban besar.

Punya sistem pemerintahan kuat.

Punya istana, birokrasi, dan penguasa yang dikenal sebagai Al-Aziz.

 

Dari sumur gurun Kanaan, Yusuf sekarang berada di jantung peradaban besar dunia.

Tapi hidupnya belum selesai diuji.

Ketika dewasa, beliau dikenal tampan dan berakhlak, dan di rumah pejabat tinggi itu, beliau kembali diuji.

Difitnah.

Dituduh melakukan sesuatu yang tidak ia lakukan.

Dan sejarah mencatat… beliau masuk penjara.

Bukan sehari dua hari, tapi bertahun-tahun.

Coba pikirkan, dari sudut sejarah manusia, itu kegagalan bertubi-tubi, dikhianati keluarga.

Dijual sebagai budak. Difitnah. Dipenjara.

Kalau kita melihat timeline hidupnya,

tidak ada satu pun fase yang instan.

 

Tapi justru di penjara itu, Yusuf menunjukkan kualitas kepemimpinan, beliau membantu sesama tahanan.

Menafsirkan mimpi.

Tetap produktif.

 

Dan di Mesir saat itu, tafsir mimpi bukan hal remeh, Itu bagian dari sistem kepercayaan dan pengambilan keputusan negara.

Ketika Raja Mesir bermimpi tentang tujuh tahun masa subur dan tujuh tahun masa paceklik, tidak ada yang bisa menjelaskan secara meyakinkan.

Sampai akhirnya… nama Yusuf disebut.

Dari penjara, langsung ke ruang istana.

Dan bukan hanya bebas, beliau diangkat menjadi pengelola logistik dan keuangan negara — posisi strategis dalam krisis pangan.

 

Bayangkan perjalanan itu.

Sumur-Budak-Penjara-Lalu pemimpin.

 

Sekarang aku mau tarik ke kalian.

Kadang kita hanya melihat satu potongan hidup kita. Satu fase gelap. Satu momen tidak adil.

Lalu kita simpulkan:

“Hidupku gagal.”

“Allah tidak adil.”

“Aku kalah.”

Padahal… mungkin kamu baru ada di fase Kanaan-nya, atau fase sumur-nya, atau mungkin fase penjara-nya, dan kita sering lupa,

yang membuat Yusuf sampai ke istana bukan karena keadaannya mudah tapi karena karakternya kuat.

 

Beliau tidak berubah menjadi pahit, tidak menjadi pendendam, tidak menggunakan luka sebagai alasan untuk merusak diri.

 

Ramadhan ini, kita latihan hal yang sama.

✅Menahan lapar itu fisik.

✅Menahan respon itu mental.

✅Menahan amarah saat disalahpahami.

✅Menahan keinginan membalas saat direndahkan.

✅Menahan ego saat ingin membuktikan diri dengan cara salah.

 

Sekarang jawab dalam hati.

Kalau hari ini kamu sedang ada di fase sumur,

apa yang sedang Allah bentuk dalam dirimu?

📌Kesabaran?

📌Ketahanan mental?

📌Kematangan?

 

Karena sejarah Nabi Yusuf mengajarkan satu hal besar: Perjalanan panjang bukan tanda ditinggalkan. Kadang itu proses dipersiapkan.

 

Dan mungkin…

kisahmu belum selesai.

 

Catatan : Bapak/ibu bisa sambil membacakan saja teks ini, cerita ini masih akan menarik dengan pembawaan, gaya dan intonasi bapak/ibu dalam membawakan cerita..

 

Yayu Resti Purwitasari, Guru Bimbingan dan Konseling SMKN 1 Garut

 

Nantikan cerita lain di postingan selanjutnya..

  • Penulis: Redaksi Tigarut

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • 2 Kelompok Kritis Sekarang

    2 Kelompok Kritis Sekarang

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • visibility 114
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Kita perhatikan, sekarang ini ada dua kelompok kritis dalam panggung politik nasional yang sedang berlangsung. Pertama, kelompok kritis pada kebijakan-kebijakan pemerintah dan program-program Presiden Prabowo, seperti soal MBG, melemahnya rupiah dll. Kelompok kritis ini murni suara rakyat sebagai kontrol kekuasaan. Kedua, kelompok kritis yang melihat bahwa kritik-kritik pada pemerintah bukan lagi kritik pada program […]

  • Si Kabayan, Tokoh Fiksi Sunda dengan Berjuta Cerita Lucu

    Si Kabayan, Tokoh Fiksi Sunda dengan Berjuta Cerita Lucu

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 361
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM – Wargi Garut pasti familiar dengan tokoh fiksi Sunda yang satu ini, Si Kabayan. Tentunya kamu juga mengetahui jika ada banyak cerita dan film yang mengangkat cerita tokoh Si Kabayan. Kali ini Redaksi Tigarut akan mengajak para wargi sadayana mengetahui lebih dalam mengenai sosok kabayan ini. Si Kabayan merupakan tokoh fiktif Sunda yang telah […]

  • 5 Alasan Tour Asia Finis Makkah Ala Garut

    5 Alasan Tour Asia Finis Makkah Ala Garut

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 124
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Belakangan ini, muncul tren unik di kalangan masyarakat Garut dan sekitarnya: melakukan perjalanan wisata ke berbagai negara Asia yang kemudian ditutup dengan ibadah umrah di Makkah. Konsep “Tour Asia Finis Makkah” dianggap sebagai perpaduan antara wisata, refleksi diri, dan perjalanan spiritual. Berikut lima alasannya:   1. Menjadikan Perjalanan Berakhir dengan Ibadah Setelah menikmati destinasi […]

  • Tau Gak Sih? Domba Garut Itu Keren Banget! Petualangan di Desa Sukalaksana

    Tau Gak Sih? Domba Garut Itu Keren Banget! Petualangan di Desa Sukalaksana

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 445
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Terletak di Pedesaan yang sejuk dan asri, Desa Sukalaksana, Kecamatan Samarang di Kabupaten Garut menyimpan pesona alam dan budaya yang masih alami dan autentik. Desa ini bukan hanya menawarkan keindahan lanskap pedesaan, tapi juga pengalaman wisata yang berkesan dari keramahan penduduk lokal, kuliner tradisional, hingga atraksi budaya yang unik seperti domba Garut yang […]

  • Dua Sejoli Tua Digrebek Warga Lagi Gituan di Toilet Masjid

    Dua Sejoli Tua Digrebek Warga Lagi Gituan di Toilet Masjid

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • visibility 176
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Kenapa sih selalu ketemu soal gituan. Belum hilang kisah kiyai yang jadi predator anak di bawah umur, muncul lagi kasus baru tak kalah hebohnya. Dua sejoli udah bangkotan, eh malah bercocok tanam di toilet masjid. Duh, negeriku. Simak narasinya sambil seruput Koptagul, wak!   Sebuah video memperlihatkan aksi penggerebekan aksi mesum seorang bapak dan […]

  • 5 Wisata Asyik di Garut yang Wajib Masuk Daftar Liburan

    5 Wisata Asyik di Garut yang Wajib Masuk Daftar Liburan

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 61
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Garut selalu punya cara untuk membuat liburan terasa lebih berkesan. Kabupaten di Jawa Barat ini memiliki bentang alam yang lengkap, mulai dari pegunungan, danau, air panas, hingga pantai di kawasan Garut Selatan. Tak heran jika Garut menjadi salah satu daerah yang menarik untuk dikunjungi saat akhir pekan maupun musim liburan. Ada banyak destinasi […]

expand_less