Breaking News
dark_mode

8 Tips Aman Lewat Tanjakan Panganten Garut. Simak Baik-baik Ya!

  • account_circle Redaksi Tigarut
  • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TIGARUT.COM — Tanjakan Panganten di Garut dikenal sebagai salah satu jalur pegunungan paling menantang. Jalan curam, tikungan tajam, jurang di sisi jalan, serta kabut yang sering turun bikin pengendara wajib ekstra waspada.

Biar perjalanan tetap aman, perhatikan tips berikut ini.

1. Pastikan Kendaraan dalam Kondisi Prima

Sebelum melintas, cek rem, kopling, ban, dan mesin. Untuk kendaraan manual, pastikan gigi berfungsi normal. Untuk mobil matic, pahami penggunaan mode rendah (L atau 2) agar tidak mengandalkan rem terus-menerus.

2. Gunakan Gigi Rendah

Saat menanjak maupun menurun, gunakan gigi rendah agar kendaraan tetap stabil dan tidak kehilangan tenaga. Hindari menekan pedal rem terlalu sering karena bisa menyebabkan rem panas dan blong.

3. Jaga Kecepatan dan Jarak Aman

Jangan terburu-buru. Jaga kecepatan tetap rendah dan stabil, serta beri jarak aman dengan kendaraan di depan, terutama truk atau kendaraan besar.

4. Waspada Kabut dan Cuaca

Kabut tebal sering muncul, terutama sore hingga malam hari. Nyalakan lampu utama (bukan lampu jauh), kurangi kecepatan, dan tetap fokus pada marka jalan.

5. Klakson di Tikungan Tajam

Di beberapa tikungan yang minim pandangan, membunyikan klakson bisa membantu memberi tanda pada kendaraan dari arah berlawanan.

6. Hindari Melintas Saat Lelah

Kondisi jalan yang menuntut konsentrasi tinggi akan lebih berbahaya jika pengendara kelelahan. Jika perlu, istirahat sejenak sebelum memasuki jalur tanjakan.

7. Jangan Terpengaruh Mitos, Tetap Utamakan Keselamatan

Tanjakan Panganten memang lekat dengan cerita dan mitos, tapi yang paling penting adalah kewaspadaan, teknik berkendara yang benar, dan kondisi kendaraan yang layak jalan.

8. Lebih Baik Lewat di Siang Hari

Jika memungkinkan, pilih waktu siang hari karena jarak pandang lebih jelas dan risiko kabut lebih kecil dibanding malam hari.

Dengan persiapan yang matang dan sikap berkendara yang tenang, Tanjakan Panganten bisa dilalui dengan aman. Ingat, keselamatan selalu lebih penting daripada kecepatan.***

 

Komentar
  • Penulis: Redaksi Tigarut
  • Sumber: AI

Rekomendasi

  • Bersama Komunitas Ngejah, Saatnya Bangun Literasi dari Kampung Sendiri

    Bersama Komunitas Ngejah, Saatnya Bangun Literasi dari Kampung Sendiri

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — PENDIRI Komunitas Ngejah Nero Taopik Abdillah mengajar anak-anak di desa Mekartani, Singajaya, Garut, Jumat 3 Februari 2017 lalu. Opik bersama sukarelawan lainnya membangun kampung literasi dengan membuat perpustakaan keliling.* Kali ini kami sampaikan cerita tentang Opik, pendiri Komunitas Ngejah di Garut. “Tahun 2010, Garut menjadi satu dari dua daerah tertinggal di Jawa Barat. […]

  • Cekungan Berair yang Tersebar Luas Itu Bernama Sarkanjut 12.39 Play Button

    Cekungan Berair yang Tersebar Luas Itu Bernama Sarkanjut

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle T. Bachtiar, Penulis dan Geolog
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Ketika membahas tentang toponimi, ada saja yang menanyakan secara langsung, atau berkomentar dalam media sosial, walau topik yang dibahas berjauhan dengan yang ditanyakan tersebut. Pertanyaannya itu kalau disingkat begini. Mengapa ada nama tempat yang vulgar, tidak senonoh, bahkan terasa cabul. Penanya mencontohkan toponim Sarkanjut di Kabupaten Garut, yang menurut pandangannya toponim itu tidak sopan, karena berhubungan dengan […]

  • Komitmen Garut Ciptakan SDM Unggul

    Komitmen Garut Ciptakan SDM Unggul

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, secara resmi menutup Pelatihan bagi Para Pencari Kerja Tahun 2026 sekaligus meninjau Gelar Karya Vokasi di Area UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Garut, Jalan Raya Samarang, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Kamis (16/4/2026). Program ini merupakan kolaborasi strategis antara Pemerintah Kabupaten Garut dengan Kementerian Ketenagakerjaan RI yang dirancang untuk […]

  • Asyik! Garut Siapkan Jalur Mudik Lintas Selatan

    Asyik! Garut Siapkan Jalur Mudik Lintas Selatan

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Untuk melayani dan demi kelancaran arus mudik, Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar) segera melakukan perbaikan infrastruktur jalan Singajaya-Cibalong yang menghubungkan dengan jalur lintas selatan Jabar. Langkah ini diambil untuk memudahkan masyarakat dalam berbagai aktivitas pendidikan dan perekonomian seperti pendistribusian hasil pertanian dan pariwisata.   “Itu l salah satu jalur prioritas pengembangan wilayah […]

  • Cara Warga Desa “Dipaksa” Belanja ke Kopdes Merah Putih

    Cara Warga Desa “Dipaksa” Belanja ke Kopdes Merah Putih

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Satu kelebihan pemerintah, ia punya power memaksa. Mungkin selama ini Kopdes Merah Putih atau KDMP banyak jadi lelucon. “Wah, bakal jadi kopdes rumah hantu tu.” Pemerintah lalu mengeluarkan jurus mematikan, memaksa warga desa untuk belanja di Kopdes walau jaraknya jauh. Caranya? Simak narasinya sambil seruput Koptagul, wak! Nuan bayangkan suatu pagi di desa. […]

  • Menjaga Ingatan, Merawat Kebanggaan: Membaca KH. Anwar Musaddad dari Mata Urang Garut

    Menjaga Ingatan, Merawat Kebanggaan: Membaca KH. Anwar Musaddad dari Mata Urang Garut

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Membaca buku KH. Anwar Musaddad: Ketua Kokesin dan Pendiri Hizbullah Priangan karya Iip D. Yahya (Lakpesdam PWNU Jawa Barat, 2025) bagi urang Garut bukan sekadar membaca biografi seorang tokoh. Buku ini terasa seperti membuka kembali lembar sejarah yang lama tersimpan di lemari ingatan daerah—bahwa dari tanah Garut pernah lahir seorang ulama dengan cakrawala perjuangan […]

expand_less