Musrenbang Talegong: Fokus Pembangunan di Bidang Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur
- account_circle Redaksi Tigarut
- calendar_month Senin, 9 Feb 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TIGARUT.COM, Talegong – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melakukan monitoring pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan dalam rangka Penyusunan RKPD Kabupaten Garut Tahun 2027, yang berlangsung di Aula Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut, Kamis (5/2/2026).
Bupati Abdusy Syakur Amin menegaskan bahwa esensi pembangunan adalah meningkatkan kualitas hidup masyarakat agar lebih sehat, panjang umur, dan produktif. Ia menyoroti tiga indikator utama yang menjadi fokus pemerintah, yaitu pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.
“Pertama, pendidikan membuat orang pintar, maka dia akan bisa menjaga diri dan bisa mencari penghasilan. Kedua, kesehatan ukurannya angka harapan hidup (semakin panjang semakin bagus). Ketiga, ekonomi bagaimana kita mendorong supaya suatu daerah maju. Jika salah satu tidak ada, maka kehidupan tidak akan optimal,” ujar Bupati.
Bupati memberikan catatan serius terkait posisi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Garut yang saat ini berada di peringkat 26 dari 27 Kabupaten/Kota di Jawa Barat. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat dan aparatur pemerintah untuk bekerja ekstra keras mengejar ketertinggalan tersebut.
“Saya mengajak semuanya kerja keras bersama-sama untuk mengejar ketertinggalan. Jangan sampai Garut dihinakan karena pembangunannya kurang berhasil. Pemerintah tidak akan diam dan akan memperbaiki satu per satu daftar prioritas pembangunan di kecamatan,” tegasnya.
Sementara itu, Plt Camat Talegong, Wiati Kartini, melaporkan bahwa Musrenbang tahun ini mengusung tema “Penguatan Pondasi Transformasi.” Kegiatan ini diikuti oleh 100 peserta dari Kecamatan Talegong dan Cisewu dengan tujuan menyepakati usulan prioritas desa untuk tahun anggaran 2027.
“Tema ini mencerminkan komitmen Pemkab Garut untuk membangun dasar yang kuat dalam mendukung peran transformasi sosial, ekonomi, lingkungan dan tata kelola pemerintahan untuk mewujudkan visi jangka panjang Kabupaten Garut,” jelas Wiati.
Berdasarkan hasil sidang pleno, terdapat 10 usulan prioritas yang diajukan kepada pemerintah kabupaten, diantaranya:
- Hotmix Jalan Kabupaten: Jalur Talegong – Mekarmukti.
- Hotmix Jalan: Genteng di Desa Sukalaksana dan Desa Sukamulya.
- Sosial: Pembangunan Rutilahu di Desa Sukalaksana.
- Pengaspalan Jalan Desa: Wilayah tutugan (ujung jalan yang menurun) Cisuren, Desa Mekarmukti.
- Infrastruktur Desa: Perbaikan dan pengaspalan jalan di Desa Mekarmulya.
- Kesejahteraan: Insentif untuk guru ngaji, pesantren, RT/RW, dan aparatur desa di Desa Selaawi.
- Digitalisasi: Penyediaan internet umum di Desa Sukalaksana.
- Irigasi: Pembangunan saluran irigasi Kp. Talegong – Nangewer – Cikadu, Desa Sukamulya.
- Peningkatan Jalan: Hotmix di wilayah Desa Sukamaju.
- Akses Desa: Pengaspalan jalan desa di Kp. Cibuluh dan Babakan Tipar, Desa Mekarwangi.
Ia berharap, usulan-usulan strategis ini dapat terealisasi dengan baik pada tahun 2027 guna mendukung mobilitas ekonomi dan kualitas hidup masyarakat di wilayah Garut Selatan.***
- Penulis: Redaksi Tigarut
- Editor: SAB
