Breaking News
dark_mode

Menelusuri Sejarah Kereta Api, Stasiun Nagreg

  • account_circle Atep Kurnia, Peminat Literasi dan Budaya Sunda
  • calendar_month Senin, 29 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TIGARUT.COM — Salah satu potret yang terus menempel di benak saya adalah tanjakan Nagreg. Fotonya dibuat oleh Woodbury & Page dari Batavia sekitar tahun 1860. Judulnya “Post Nagreg bij Tjitjalengka ten oosten van Bandoeng” (KITLV 3197) atau “Pos Nagreg di Cicalengka timur Kabupaten Bandung”. Kini foto tersebut dikoleksi oleh Koninklijk Instituut voor taal-, land- en volkenkunde (KITLV) di Belanda dan dapat diakses gratis melalui disc.leidenuniv.nl.

Sebagaimana tajuknya, potret itu menampilkan tempat perhentian bagi kelana atau yang melakukan perjalanan dari arah Bandung ke Garut atau ke Tasikmalaya. Di situ disediakan kuda segar dan kerbau untuk menarik kereta karena hendak menempuh tanjakan. Itu sebabnya, di sekitar Pos Nagreg itu terlihat ada pesanggrahan, istal kuda dan kandang kerbau, serta sejumlah orang pribumi yang bersiaga membantu perjalanan para kelana ke Priangan timur.

Inilah yang disebut dalam Encyclopaedie van Nederlandsch-Indiederde deel (1919: 5) sebagai “Pas van Nagreg”, yaitu “Over dezen pas gaan de spoorlijn en de postweg van de hoogvlakte van Bandoeng naar die van Garoet; de postweg over de laagste inzinking, op 865 M hoogte, de spoorlijn iets Zuidelijker op ongeveer 900 M” (Melalui celah ini, rel kereta api dan jalan pos terlalui dari Cekungan Bandung menuju Garut; jalan pos melalui depresi paling rendah, dengan ketinggian 865 meter, dan rel sedikit ke selatan dengan ketinggian 900 meter).

Tiga warsa setelah Woodbury & Page memotret, peran pos perhentian kuda tersebut tampaknya berkurang jauh sekali. Sebabnya, jelas, seperti yang disebutkan Encyclopaedie van Nederlandsch-Indie,  menjelang akhir abad ke-19, daerah sekitar Nagreg yang berbukit-bukit dan bergunung-gunung mulai ditembus, diterobos, dirambah oleh si kuda besi kereta api.

Komentar

Rekomendasi

  • Simpang Lima Garut, Persimpangan yang Lebih Tua dari Ingatan Warganya

    Simpang Lima Garut, Persimpangan yang Lebih Tua dari Ingatan Warganya

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Jika persimpangan bisa berbicara, Simpang Lima Garut mungkin sudah lelah bercerita. Setiap hari ia menelan klakson, langkah kaki, teriakan pedagang, dan deru mesin kendaraan. Namun sedikit yang tahu, persimpangan ini adalah salah satu saksi paling setia perjalanan sejarah Kota Garut. Jauh sebelum lampu lalu lintas berdiri dan kemacetan menjadi rutinitas, Simpang Lima sudah […]

  • Ramadhan di Garut Tempo Dulu

    Ramadhan di Garut Tempo Dulu

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Web
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Ada masa ketika Ramadhan di Garut terasa berjalan lebih pelan. Waktu seakan memberi ruang bagi manusia untuk benar-benar merasakan hadirnya bulan suci, bukan sekadar melewatinya. Di kampung-kampung, udara pagi yang dingin dari kaki gunung menyambut orang-orang yang pulang dari sahur dengan langkah ringan dan hati yang tenang.   Masjid dan surau menjadi pusat kehidupan. […]

  • Bimbingan Karirnya Ada, tapi Saat SPMB…

    Bimbingan Karirnya Ada, tapi Saat SPMB…

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Yayu Resti Purwitasari, Guru Bimbingan dan Konseling SMKN 1 Garut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Dulu waktu masih kuliah sama orang-orang ini kita punya kegiatan bantuin anak-anak di daerah biar punya motivasi kuliah kayak kita-kita, udah lulus jadi guru BK di SMA pun sama, akhir semester itu rasanya luar biasa sibuk. Aku dan rekan-rekan guru BK benar-benar terlibat penuh dalam proses siswa menuju masa depannya.   Mulai dari […]

  • Pangauban Garut Sabet Juara I Desa Terbaik pada Anugerah Gapura Sri Baduga 2025

    Pangauban Garut Sabet Juara I Desa Terbaik pada Anugerah Gapura Sri Baduga 2025

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Web
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Desa Pangauban yang terletak di Kecamatan Cisurupan, Garut, dinobatkan sebagai desa terbaik di Jawa Barat. Desa Pangauban berhasil menyabet gelar Pinunjul Kahiji (Juara 1) kategori Desa Berkinerja Terbaik pada ajang malam Anugerah Gapura Sri Baduga (AGSB) Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2025. Prosesi penganugerahan bagi para “pinunjul” ini dilakukan dalam rangkaian Drama Musikal […]

  • Longsor Tebing 70 Meter Tutup Akses Jalan di Garut Selatan

    Longsor Tebing 70 Meter Tutup Akses Jalan di Garut Selatan

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM  – Tebing setinggi sekitar 70 meter di Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut, longsor dan menutup akses jalan utama penghubung wilayah Garut selatan. Akibatnya, arus lalu lintas dari kedua arah tidak dapat melintas.   Peristiwa longsor terjadi pada Rabu malam (22/4/2026) setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Kondisi tanah yang labil memicu runtuhnya tebing hingga material […]

  • Puncak Prestasi Seorang Muslim 

    Puncak Prestasi Seorang Muslim 

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Inilah Puncak Prestasi Seorang Muslim 1. Amal-amal kebaikannya lebih banyak dari dosa-dosa dan kesalahannya.   2. Tidak termasuk golongan yang amalnya banyak di hadapan manusia dan banyak menuai pujian manusia, tapi di akhirat hanya debu beterbangan karena tidak bermakna, yang pahalanya dilemparkan ke wajahnya sambil Allah berkata: “Cari pujian manusia dari amal-amalmu!! Kamu […]

expand_less