Breaking News

Menelusuri Sejarah Kereta Api, Stasiun Nagreg

  • account_circle Atep Kurnia, Peminat Literasi dan Budaya Sunda
  • calendar_month Senin, 29 Des 2025
  • visibility 1.121
  • print Cetak

Soalnya, kapankah pasukan artileri ditempatkan di Nagreg? Bila membaca keterangan sezaman, saya cenderung memilih tahun 1902 sebagai waktu mulai diresmikannya penempatan militer di Nagreg. Bukti yang memperkuat dugaan saya itu adalah kabar tentang kunjungan gubernur jenderal ke Nagreg pada 1902.

Rencana kepergian pejabat nomor satu di negeri kolonial itu antara lain dapat dimuat dalam AID (10 Mei 1902). Tanggal 9 Mei, gubernur berangkat dari Bogor menggunakan kereta api sore. Tiba di Cirebon (10 Mei), berangkat ke Kadipaten lalu dengan kereta kuda ke Sumedang (11 Mei), menggunakan kereta kuda dari Sumedang ke Rancaekek, ke Bandung dengan kereta api (12 Mei), mengunjungi pabrik kina, Kweekschool (13 Mei), tur pertahanan (14 Mei), tur pertahanan ke Cimahi dan dengan kereta kuda ke Padalarang untuk mengunjungi tempat yang akan dijadikan tempat latihan kuda militer (15 Mei), ke Lembang dan Tangkuban Parahu (17 Mei), hiburan, permainan rakyat, sajian musik, dan kembang api (18 Mei), pagi hari dari Bandung menggunakan kereta api tambahan ke Nagreg dengan tujuan tur pertahanan (Tocht in verband met de defensie).

Namun, dalam pelaksanaannya, pada 17 Mei, misi gubernur terhenti akibat merebaknya wabah kolera di sekitar tempat tinggal residen Priangan. Oleh karena itu, rencana ke Garut dibatalkan demi mencegah bahaya penularan kolera. Pada 19 Mei, gubernur jenderal menyaksikan pameran industri pribumi Priangan. Ia bahkan menyumbang 100 gulden bagi pekerja dalam pameran tersebut. Pada pagi 20 Mei, gubernur berangkat dari Bandung ke Nagreg dalam kerangka rencana pertahanan (“naar Nagrek in het belang der defensieplannen”).

Menurut laporan DL (21 Mei 1902), untuk menyambut kedatangan pejabat tertinggi di Hindia itu di Nagreg, banyak pribumi yang berbondong-bondong datang dan menghormat gubernur jenderal dengan khidmat.

Lalu, di manakah pasukan artileri di Nagreg ditempatkan? Beberapa waktu lalu, saya melihat unggahan seseorang dalam media sosial. Dalam postingan itu, saya melihat bekas bangunan setengah terkubur yang disebut-sebut sebagai benteng atau Gedong Peteng. Lokasinya berada di Bukit Citiis, Kampung Paslon, Desa Ciherang, Kecamatan Nagreg. Bila dihitung-hitung jaraknya dari Stasiun Nagreg, bekas bangunan militer itu berjarak sekitar 3,7 kilometer. Saya duga, tempat inilah yang pada tahun 1902 dikunjungi oleh gubernur jenderal Hindia saat melakukan tur pertahanan ke Nagreg.***

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • 5 Fakta Unik Gunung Sagara Garut, Puncaknya Suguhkan Talaga Bodas dan Lautan Awan

    5 Fakta Unik Gunung Sagara Garut, Puncaknya Suguhkan Talaga Bodas dan Lautan Awan

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 51
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Gunung Sagara menjadi salah satu destinasi pendakian yang semakin dikenal di Kabupaten Garut. Berada di kawasan timur Garut, gunung ini menawarkan perpaduan jalur pendakian, panorama alam, serta pemandangan Talaga Bodas dari ketinggian. Berikut lima fakta unik Gunung Sagara yang menarik diketahui. 1. Memiliki ketinggian 2.132 mdpl Gunung Sagara berada di Kampung Sagara, Desa Tenjonagara, […]

  • Begitu Nanik Mundur, Prabowo Langsung Pasang Sudaryono

    Begitu Nanik Mundur, Prabowo Langsung Pasang Sudaryono

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • visibility 84
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Belum sempat kursi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) dingin setelah ditinggal Nanik S. Deyang, Presiden Prabowo sudah mengirim pemain pengganti. Cepat sekali. Rasanya lebih cepat dari seruput Koptagul dan makan pisgor. Masuklah Dr. Sudaryono, atau akrab disapa Mas Dar. Pertanyaan publik pun bermunculan. Ahli gizi? Bukan. Ahli politik? Ya. Ahli organisasi? Ya. Ahli bisnis? […]

  • 5 Cara Halal Bihalal di Garut yang Aman dan Nyaman

    5 Cara Halal Bihalal di Garut yang Aman dan Nyaman

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Menjaga Hati, Menata Langkah TIGARUT.COM — Pagi di Garut selepas Idulfitri selalu datang dengan rasa yang berbeda. Kabut tipis turun dari lereng gunung, udara membawa harum tanah basah, sementara jalan-jalan kampung mulai hidup oleh langkah orang-orang yang datang membawa senyum, maaf, dan kerinduan. Halal bihalal di tanah Priangan bukan sekadar tradisi saling berjabat tangan, melainkan perjalanan […]

  • Saatnya Nikmati Keindahan Danau Putih dan Khasiat Air Belerang Talaga Bodas

    Saatnya Nikmati Keindahan Danau Putih dan Khasiat Air Belerang Talaga Bodas

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 251
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Bupati Garut, Abdusy Syakur, melakukan monitoring langsung ke objek wisata Taman Wisata Alam (TWA) Talaga Bodas di Desa Sukamenak, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Sabtu (03/01/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau kondisi fasilitas serta memastikan kelancaran arus wisata di awal tahun 2026. Didampingi Camat Wanaraja, Fahmi Fauzi, dan Kepala Desa Sukamenak, Osin Hasanudin, Bupati […]

  • Deklarasi Gerakan Rukun Sama Teman di Garut

    Deklarasi Gerakan Rukun Sama Teman di Garut

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 234
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti bersama ratusan murid di SMPN 1 Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat mendeklarasikan Gerakan Rukun Sama Teman sebagai upaya menumbuhkan budaya sekolah yang aman dan nyaman. “Pendidikan nasional bertujuan untuk membangun generasi bangsa yang unggul, membentuk sumber daya manusia hebat, dan generasi muda yang […]

  • Cisewu Geger, DPMD Jabar Beberkan Kronologi Video Intimidasi Keluarga Kades Panggalih ke Warga

    Cisewu Geger, DPMD Jabar Beberkan Kronologi Video Intimidasi Keluarga Kades Panggalih ke Warga

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 265
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut kembali geger. Bila sebelumnya karena patung harimau yang lucu viral pada 2017 lalu, kini gegara viralnya video diduga keluarga kepala desa yang mengintimidasi seorang warga karena mengeluhkan jalan yang tak kunjung diperbaiki. Dimana Holis Muhlisin (31) diintimidasi diduga oleh keluarga Kades Panggalih Wahyu usai memviralkan kritik jalan rusak. Dinas […]

expand_less