Breaking News
dark_mode

Bimbingan Karirnya Ada, tapi Saat SPMB…

  • account_circle Yayu Resti Purwitasari, Guru Bimbingan dan Konseling SMKN 1 Garut
  • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TIGARUT.COM — Dulu waktu masih kuliah sama orang-orang ini kita punya kegiatan bantuin anak-anak di daerah biar punya motivasi kuliah kayak kita-kita, udah lulus jadi guru BK di SMA pun sama, akhir semester itu rasanya luar biasa sibuk.

Aku dan rekan-rekan guru BK benar-benar terlibat penuh dalam proses siswa menuju masa depannya.

 

Mulai dari bimbingan karir, pegang aplikasi PDSS, bantu siswa memenuhi syarat satu per satu, mengatur sosialisasi kampus, mendampingi alumni yang datang berbagi pengalaman, sampai ikut menghadiri sosialisasi perguruan tinggi.

 

Capek, iya.

Tapi saat itu ada rasa bangga karena merasa benar-benar menjadi bagian penting dari perjalanan siswa menuju langkah berikutnya.

 

Lalu setelah pindah ke SMP, aku sadar situasinya berbeda.

Bimbingan karir tetap ada.

Layanannya tetap jalan seperti biasa.

Siswa tetap diarahkan, dikenalkan pada potensi diri, bahkan dibantu memahami pilihan pendidikan lanjutannya.

 

Tapi ada satu bagian yang sampai sekarang masih sering membuatku struggle.

 

Ketika sudah masuk tahap final SPMB atau proses lanjutan yang sifatnya teknis dan administratif, guru BK di tempatku justru tidak terlalu dilibatkan.

Bukan karena tidak mau dilibatkan.

Bukan juga karena layanan BK dianggap tidak penting.

 

Tapi lebih karena budaya dan kebiasaan sekolah yang dari dulu memang sudah berjalan seperti itu.

Biasanya sudah ada pihak tertentu yang terbiasa mengurus bagian tersebut, jadi alurnya terus berjalan mengikuti kebiasaan lama.

 

Dan jujur… kadang ada perasaan campur aduk.

 

Di satu sisi, pekerjaan jadi terasa lebih ringan.

Tidak terlalu disibukkan dengan urusan teknis final seperti yang dulu pernah aku jalani di SMA.

 

Tapi di sisi lain, sebagai guru BK rasanya ada bagian profesi yang ingin sekali ikut terlibat sampai akhir proses.

Karena dulu aku pernah merasakan bagaimana guru BK bisa menjadi penghubung besar antara siswa dan masa depannya.

 

Mungkin karena pengalaman itulah, sampai sekarang aku masih punya mimpi bahwa guru BK bisa lebih dilibatkan dalam proses akhir perjalanan karir siswa, bukan hanya di tahap pembimbingannya saja.

 

Namun semakin lama aku juga mulai sadar…

mengubah budaya kerja yang sudah terbentuk bertahun-tahun itu tidak mudah.

Apalagi ketika sistemnya sebenarnya sudah berjalan baik.

 

Akhirnya aku belajar memahami bahwa peran guru BK tidak selalu harus terlihat di garis paling depan untuk tetap menjadi berarti.

 

Karena meskipun tidak memegang proses final SPMB, bukan berarti peran bimbingan karir hilang.

Justru proses pentingnya sering terjadi jauh sebelum tahap akhir itu dimulai.

 

Saat siswa mulai bingung menentukan pilihan.

Saat mereka ragu dengan kemampuannya.

Saat mereka tidak percaya diri dengan masa depannya.

Di situlah guru BK sebenarnya bekerja.

 

Dan mungkin sekarang aku mulai belajar…

bahwa tidak semua kontribusi harus terlihat besar di akhir proses.

Kadang tugas kita adalah memastikan siswa sudah cukup siap sebelum sampai ke tahap itu.

 

Bimbingan karir di sekolah sebenarnya bukan hanya soal membantu proses administrasi masuk sekolah atau perguruan tinggi.

Lebih dari itu, bimbingan karir adalah proses panjang membantu siswa mengenal dirinya dan merancang masa depannya.

 

Walaupun pada beberapa sekolah guru BK tidak terlibat langsung dalam tahap final SPMB, guru BK tetap memiliki peran penting seperti:

 

– membantu siswa mengenali minat dan bakatnya,

– mendampingi siswa menentukan pilihan pendidikan sesuai potensi,

– membangun kepercayaan diri siswa terhadap masa depannya,

– membantu siswa memahami arah tujuan hidup dan karirnya,

– serta menjadi tempat siswa berdiskusi ketika merasa bingung menentukan langkah.

 

Karena pada akhirnya, karir bukan hanya tentang “diterima di mana”,

tetapi tentang bagaimana seorang anak memahami dirinya dan berani melangkah menuju masa depannya.

 

Sharing dong disekolah teman-teman gimana ?

Komentar
  • Penulis: Yayu Resti Purwitasari, Guru Bimbingan dan Konseling SMKN 1 Garut

Rekomendasi

  • Sambut Lailatul Qadar, 5 Masjid di Garut yang Hidupkan I’tikaf 10 Malam Terakhir Ramadhan

    Sambut Lailatul Qadar, 5 Masjid di Garut yang Hidupkan I’tikaf 10 Malam Terakhir Ramadhan

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Sepuluh malam terakhir Ramadhan selalu menghadirkan suasana yang berbeda. Masjid-masjid mulai dipenuhi jamaah yang ingin menghidupkan malam dengan i’tikaf, qiyamul lail, tilawah Al-Qur’an, dan doa. Pada malam-malam inilah umat Islam berharap dipertemukan dengan Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan. Di Kabupaten Garut, sejumlah masjid menjadi tempat berkumpulnya jamaah yang ingin memaksimalkan […]

  • Inilah Makna Julukan Kota Pangirutan untuk Garut

    Inilah Makna Julukan Kota Pangirutan untuk Garut

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Garut Pangirutan merupakan salah satu julukan historis yang melekat pada Kabupaten Garut sejak masa lalu. Julukan ini tidak sekadar sebutan daerah, tetapi merekam perjalanan sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat Garut yang dikenal ulet, pekerja keras, dan menggantungkan hidup pada sektor pertanian serta sumber daya alam. Istilah Pangirutan berasal dari bahasa Sunda, dari kata […]

  • Bukit Pasir sebagai Benteng Alami dari Hempasan Tsunami 2.10 Play Button

    Bukit Pasir sebagai Benteng Alami dari Hempasan Tsunami

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle T. Bachtiar, Penulis dan Geolog
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Samudra Hindia yang membentang luas, seolah berujung di cakrawala, tempat bersalamannya kaki langit dan permukaan laut. Di cakrawala sebelah timur, matahari terbit dan di cakrawala sebelah matahari terbenam, dapat disaksikan setiap menjelang pagi dan pada rembang petang. Kemunculan matahari dan tenggelamnya matahari di cakrawala, menjadi atraksi alamiah yang selalu diburu para wisatawan. Pendataan […]

  • Garut Ungguli Wisata Domestik Versi Agoda

    Garut Ungguli Wisata Domestik Versi Agoda

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Web
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM – Bandar Lampung tercatat sebagai destinasi dengan pertumbuhan tercepat untuk menarik wisatawan mancanegara menurut Agoda. Sementara itu, Garut muncul di posisi teratas sebagai destinasi domestik yang paling diminati. Gede Gunawan, Senior Country Director of Agoda for Indonesia, melihat adanya pergeseran dalam cara wisatawan memilih destinasi liburan. Kini, semakin banyak orang yang mencari tempat dengan […]

  • Inilah 5 Alasan yang Bikin Toko Buku Sepi Pembeli

    Inilah 5 Alasan yang Bikin Toko Buku Sepi Pembeli

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Fenomena ini memang kontradiktif namun nyata. Meski data menunjukkan minat baca atau konsumsi literasi meningkat, toko buku fisik (konvensional) menghadapi tantangan besar karena perubahan perilaku konsumen di era digital. Berikut adalah 5 alasan mengapa minat baca naik tetapi toko buku tetap sepi: Migrasi ke E-commerce dan Marketplace Banyak pembaca beralih membeli buku secara […]

  • Malam Jumat Kita Bahas Hamil di Luar Nikah

    Malam Jumat Kita Bahas Hamil di Luar Nikah

    • calendar_month 9 jam yang lalu
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Kita ketemu lagi dengan malam Jumat. Kelambunya jangan dipasang dulu. Inilah malam punya banyak nama panggilan. Ada menyebut malam penuh berkah. Ada yang menyebut malam sunnah Rasul. Saatnya membaca Surah Alkahfi. Ada juga menyebut malam ketika diplomasi tingkat tinggi antara dua pihak yang telah memiliki stempel halal biasanya meningkat tajam. Bahasa kerennya hubungan bilateral. […]

expand_less