Breaking News
dark_mode

Longsor Tebing 70 Meter Tutup Akses Jalan di Garut Selatan

  • account_circle Redaksi Tigarut
  • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TIGARUT.COM  – Tebing setinggi sekitar 70 meter di Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut, longsor dan menutup akses jalan utama penghubung wilayah Garut selatan. Akibatnya, arus lalu lintas dari kedua arah tidak dapat melintas.

 

Peristiwa longsor terjadi pada Rabu malam (22/4/2026) setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Kondisi tanah yang labil memicu runtuhnya tebing hingga material menutup badan jalan sepanjang kurang lebih 50 meter di Desa Wangunjaya.

 

Jalan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan Kecamatan Bungbulang, Caringin, hingga Ciseweu. Dampaknya, seluruh kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, tidak bisa melintas.

 

Sebagai langkah darurat, arus kendaraan dialihkan melalui jalur lintas selatan atau kawasan Pameungpeuk untuk menghindari lokasi longsor.

 

Petugas gabungan dari Polsek Bungbulang, TNI, relawan, dan warga setempat langsung turun ke lokasi. Mereka bergotong royong membersihkan material longsor secara manual sambil menunggu kedatangan alat berat.

 

Kapolsek Bungbulang, AKP Priyo Sambodo, menegaskan bahwa keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama.

“Saat ini jalan belum bisa dilalui karena tertutup material longsor. Kami mengimbau masyarakat menggunakan jalur alternatif,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).

 

Hingga Kamis siang, proses pembersihan masih berlangsung. Petugas juga mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras, karena potensi longsor susulan masih tinggi.

 

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat tingginya risiko bencana longsor di wilayah Garut selatan, khususnya di daerah dengan tebing curam dan kondisi tanah yang labil saat musim hujan.

 

 

Komentar

Rekomendasi

  • Pemkab Garut Raih Opini “Kualitas Tinggi Tanpa Maladministrasi” dari Ombudsman RI

    Pemkab Garut Raih Opini “Kualitas Tinggi Tanpa Maladministrasi” dari Ombudsman RI

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut berhasil meraih predikat opini “Kualitas Tinggi Tanpa Maladministrasi” dalam Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Ombudsman Republik Indonesia. Hal tersebut tercantum dalam dokumen Ringkasan Eksekutif Opini Ombudsman RI : Penilaian Madministrasi Pelayanan Publik Tahun 2025, yang diterbitkan di Jakarta, Kamis (29/1/2026). Penilaian tersebut memiliki maksud yakni […]

  • Siapakah Raden Moehammad Moesa? Ini Biografi Singkatnya

    Siapakah Raden Moehammad Moesa? Ini Biografi Singkatnya

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Raden Moehammad Moesa adalah seorang sastrawan dan tokoh penting dalam perkembangan sastra Sunda pada abad ke-19. Ia lahir sekitar tahun 1822 di Garut, Jawa Barat, dan dikenal sebagai salah satu pelopor penggunaan bahasa Sunda dalam karya tulis modern. Moesa bekerja sebagai pegawai pemerintahan kolonial Belanda (pangreh praja), yang memberinya akses pada pendidikan dan […]

  • Ramadhan di Garut Tempo Dulu

    Ramadhan di Garut Tempo Dulu

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Web
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Ada masa ketika Ramadhan di Garut terasa berjalan lebih pelan. Waktu seakan memberi ruang bagi manusia untuk benar-benar merasakan hadirnya bulan suci, bukan sekadar melewatinya. Di kampung-kampung, udara pagi yang dingin dari kaki gunung menyambut orang-orang yang pulang dari sahur dengan langkah ringan dan hati yang tenang.   Masjid dan surau menjadi pusat kehidupan. […]

  • Nah Ini Dia! 5 Tradisi Membangun Sahur di Garut

    Nah Ini Dia! 5 Tradisi Membangun Sahur di Garut

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Selama bulan Ramadan, masyarakat di Garut memiliki berbagai cara unik untuk membangunkan warga agar sahur tepat waktu. Tradisi-tradisi ini tidak hanya berfungsi sebagai pengingat waktu sahur, tetapi juga menjadi bagian dari kekayaan budaya dan kebersamaan antarwarga. Berikut lima tradisi membangun sahur yang masih hidup di Garut: 1. Ngadulag (Mukul Bedug Keliling) Tradisi ini […]

  • MBG Bermanfaat atau Tidak? Dijawab, “Tidaaak!”

    MBG Bermanfaat atau Tidak? Dijawab, “Tidaaak!”

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Ini bukan kuis berhadiah. Bukan polling Instagram, apalagi voting dangdut. Ini panggung nyata Hari Buruh 1 Mei 2026, ketika satu pertanyaan sederhana berubah jadi komedi nasional yang bikin netizen nyeduh Koptagul sambil ketawa miring.   Ceritanya begini, wak! Di tengah lautan buruh yang jumlahnya bukan kaleng-kaleng, Presiden Prabowo Subianto tampil penuh percaya diri. Gesture […]

  • Membaca Jejak “Ba’dul Ikhwan”

    Membaca Jejak “Ba’dul Ikhwan”

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Dadan Rusmana, Wakil Rektor I UIN Bandung
    • 0Komentar

    Transmisi Teks al-Bajuri dan Simpul Tiga Ulama dari Tatar Sunda Abad ke-19 — TIGARUT.COM — ​Menelusuri jejak para sarjana Sunda di Kairo pada paruh pertama abad ke-19 sering kali membentur dinding ketiadaan arsip yang utuh. Sebelum Terusan Suez beroperasi pada 1869, perjalanan ke Mesir bukanlah rute lazim bagi para penuntut ilmu dari Nusantara yang umumnya […]

expand_less