Breaking News

Menyoal Tradisi Samen, Pantai dan Jalan Kaki

  • account_circle Ibn Ghifarie, Penulis dan Peneliti Agama dan Media
  • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
  • visibility 1.201
  • print Cetak

Ekspresi Kelulusan

Untuk di daerah Cibiru, terutama Kebon Terong, Babakan Dangdeur perayaan kelulusan, kenaikan bersama, perpisahan lebih dikenal dengan sebutan Wisuda.

Paling tidak kebagian itu terpancar saat anak pertama, Kaka Fia lulusan dari TK Al-Hidayah (2015-2016), anak kedua, Aa Akil tamat dari Paud Mekar Bhakti (2019-2020), anak tetangga yang selesai dari SD Cibiru (2023-2024).

Kala itu panggung dibuat tepat di garasi mobil milik Pa H Hanafi yang posisinya berada di belakang masjid Al-Hidayah.

Penampilan tarian anak-anak jadi pembuka prosesi wisuda. Setelah itu dilakukan pembacaan Al-Quran, dilanjut dengan sambutan-sambutan mulai dari Kepala Sekolah, DKM Masjid, RW, sampai perwakilan orangtua, pentas kreasi dan pemanggilan siswa untuk mendapatkan penghargaan, selempang dan ucapkan salam jadi agenda utama. Selamat ya!

Kaka Fia tampil dua kali di panggung dengan memakai kebaya, berkerudung merah. Dengan memegang mik sebagai tanda anak wanter, bagus dan lantang suaranya. Pertama ketika membaca surat-surat pendek bersama teman-temannya. Kedua waktu menyanyikan 10 malaikat lengkap dengan tugasnya.

Sore hari saat ibu-ibu ngobrol terdengar salah seorang tetangga berkata “Alhamdulillah anak saya sudah di wisuda tadi, tapi masih bingung mau melanjutkan sekolah kemana? Negeri atau swasta ya!”

Dalam benakku, terbesit “Bukankah anaknya masih kecil dan belum ada anaknya yang kuliah?”

Rupanya yang dimaksud dengan wisuda itu kenaikan kelas dari TK ke SD (SD ke SMP, SMP ke SMA), ada panggung, dilakukan bersama-sama, proses acaranya tidak berlangsung di sekolah, melainkan di rumah makan (restoran, hotel, gedung pertemuan) terkenal, dimeriahkan dengan pentas kreasi seni dan tukar-menukar hadiah baik dari siswa untuk siswa, siswa kepada guru maupun orangtua terhadap guru. Sebagai ucapan terima kasih atas segala jasa, ilmu yang sudah diberikan selama ini.

Memang ekspresi kelulusan setiap daerah berbeda-beda ada yang dinamakan samen, kenaikan bersama, wisuda, tapi intinya sama dalam rangka merayakan keceriaan, kebahagiaan, kemenangan. Dengan harapan dapat melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi.

Terkadang menyiksa luka yang begitu berat, dalam ketika ada seorang (beberapa) teman seangkatan yang tidak lulus, bahkan malah ditunda kelulusan akibat belum membayar SPP yang menunggak akibat tidak mampu melunasi administrasi sekolah.

Saat mencari dokumen samen, referensi pelengkap khazanah tradisi Sunda. Tiba-tiba Aa Akil datang, “Bah mana foto wisuda Aa kaya Kaka di koran, Ada kan?” Cag Ah!

IBN GHIFARIE, Pegiat kajian agama dan media di Institute for Religion and Future Analysis (IRFANI) Bandung.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • 5 Tradisi Unik Lebaran di Garut. Apa Aja?

    5 Tradisi Unik Lebaran di Garut. Apa Aja?

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 203
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Lebaran di Garut bukan sekadar momen saling memaafkan, tetapi juga ruang hidup bagi tradisi yang sarat makna. Di tengah suasana pegunungan yang sejuk dan budaya Sunda yang kental, masyarakat Garut merayakan Idulfitri dengan cara-cara khas yang diwariskan turun-temurun. Berikut lima tradisi unik Lebaran di Garut yang menarik untuk disimak:   1. Ngaliwet Bareng […]

  • Musrenbang Talegong: Fokus Pembangunan di Bidang Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur

    Musrenbang Talegong: Fokus Pembangunan di Bidang Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 302
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM, Talegong – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melakukan monitoring pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan dalam rangka Penyusunan RKPD Kabupaten Garut Tahun 2027, yang berlangsung di Aula Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut, Kamis (5/2/2026). Bupati Abdusy Syakur Amin menegaskan bahwa esensi pembangunan adalah meningkatkan kualitas hidup masyarakat agar lebih sehat, panjang umur, dan produktif. […]

  • Tips Optimasi Facebook untuk Creator dan Pemula

    Tips Optimasi Facebook untuk Creator dan Pemula

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Alimudin Garbiz, Share Creator
    • visibility 94
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — 🚨 JANGAN HERAN KALAU REELS KAMU SEPI!   Bisa jadi bukan karena kontenmu jelek. Bisa jadi… pengaturan Facebook-mu belum dioptimalkan! 😱   Ada beberapa pengaturan yang sering dilewatkan Creator, padahal layak dicek satu per satu.   🔥 6 PENGATURAN FACEBOOK YANG WAJIB KAMU CEK!   1️⃣ BUKA PELUANG KONTEN DITEMUKAN DARI LUAR FACEBOOK […]

  • Efek KDM, Kepala Daerah Lain Sering Dirujak Rakyatnya Sendiri

    Efek KDM, Kepala Daerah Lain Sering Dirujak Rakyatnya Sendiri

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • visibility 174
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Selamat datang di era baru, era di mana rakyat tak lagi bisu. Kepala daerah tak lagi bisa pura-pura tuli. Ini bukan sekadar perubahan gaya kepemimpinan. Ini revolusi mental pakai sandal jepit yang keras, cepat, dan langsung kena muka.   Sejak muncul gaya KDM, yang tiap ada masalah langsung turun, dobrak, beres di tempat, standar […]

  • Puncak Prestasi Seorang Muslim 

    Puncak Prestasi Seorang Muslim 

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
    • visibility 165
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Inilah Puncak Prestasi Seorang Muslim 1. Amal-amal kebaikannya lebih banyak dari dosa-dosa dan kesalahannya.   2. Tidak termasuk golongan yang amalnya banyak di hadapan manusia dan banyak menuai pujian manusia, tapi di akhirat hanya debu beterbangan karena tidak bermakna, yang pahalanya dilemparkan ke wajahnya sambil Allah berkata: “Cari pujian manusia dari amal-amalmu!! Kamu […]

  • Agama Langit dan Agama Bumi

    Agama Langit dan Agama Bumi

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 239
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Banyak ustadz menjelaskan agama oleh keharusan agama itu sendiri, bukan oleh batas kemampuan manusia mengamalkannya. Lain kata, mengajarkan agama di langit, bukan agama di bumi. Dalam bahasa Balqis Humaira, “masang ukuran kesalehannya ketinggian.” Akibatnya dua: Pertama, ajaran agama jadi tidak membumi. Agama jadi hanya teori, bukan praktek atau amal nyata. Agama disebut-sebut kemuliaan ajarannya […]

expand_less