Bekas Jembatan KA Citameng, Saksi Bisu Jalur Kereta Garut
- account_circle Redaksi Tigarut
- calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
- visibility 22
- print Cetak

TIGARUT.COM — Di tengah rimbunnya pepohonan dan perkampungan, sebuah jembatan rangka baja berwarna merah kecokelatan masih berdiri melintasi aliran Kali Citameng. Inilah bekas Jembatan Kereta Api Citameng, salah satu peninggalan jalur kereta api Cibatu–Garut.
Foto dokumentasi yang diambil pada 2016 ini memperlihatkan kondisi jembatan sebelum jalur tersebut kembali direaktivasi. Pada masa itu, sebagian besar jalur lama sudah tidak digunakan selama puluhan tahun.
Menurut dokumentasi Kereta Anak Bangsa, setelah melewati Halte Pasir Jengkol, jalur rel dahulu berlanjut menuju jembatan rangka baja di atas Kali Citameng. Setelah jembatan, rel kemudian menyeberangi Jalan Raya Pasir Jengkol–Wanaraja sebelum mencapai Stasiun Wanaraja.
Menariknya, nama Citameng memang tercatat dalam jaringan perkeretaapian lama. Data jalur mencatat posisi Citameng sekitar 5,8 km dari Stasiun Cibatu, berada di antara Pasir Jengkol dan Wanaraja.
Beberapa tahun kemudian, jembatan ini kembali menjadi bagian penting dalam proses reaktivasi jalur Cibatu–Garut. Pada 2019, rangkaian uji coba KAI melintasi jalur Cibatu–Wanaraja dan melewati Jembatan Citameng.
Kini, foto tahun 2016 tersebut menjadi sebuah catatan berharga: beginilah wajah peninggalan jalur kereta Garut sebelum kembali hidup.
Foto: dokumentasi Gurnito – Kereta Anak Bangsa
Tahun: 2016
Lokasi: Bekas Jembatan KA Citameng, jalur Cibatu–Wanaraja, Garut
Menurut Anda, apakah bentuk jembatan Citameng yang sekarang masih menyisakan bagian dari jembatan pada foto ini? Tulis pendapat atau kenangan Anda di kolom komentar.
Sumber:
Gurnito – Kereta Anak Bangsa, dokumentasi jalur Cibatu–Garut.
PT KAI – sejarah jalur kereta Cicalengka–Garut dan reaktivasi jalur Garut.
ANTARA – uji coba jalur Cibatu–Wanaraja dan Jembatan Citameng, 2019.
- Penulis: Redaksi Tigarut
- Sumber: GaroetTempoDoeloe

Saat ini belum ada komentar