Breaking News

Nah Ini Dia! 8 Pesona Papandayan, Gunung Api Ramah Pendaki

  • account_circle Redaksi Tigarut
  • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
  • visibility 641
  • print Cetak

4. Padang edelweis

Selanjutnya, kamu bisa menemukan hamparan padang edelweis di Gunung Papandayan. Edelweis paling banyak terdapat di Tegal Alun. Tegal Alun adalah puncak dari Papandayan. Namun, kawasan ini merupakan kawasan terlarang untuk didatangi karena alasan keselamatan.

Meskipun tidak mencapai puncak, kamu tetap bisa menyaksikan bunga abadi yang terdapat di anatara Pondok Saladah dan Hutan Mati. Pohon edelweis di kawasan ini tidak sebanyak edelweis yang ada di puncak. Namun, hal itu tidak mengurangi pesona edelweis Papandayan.

5. Hutan mati

Ini merupakan ikon khas dan spot wajib dikunjungi di Gunung Papandayan. Hutan mati dipenuhi dengan pohon-pohon cantigi yang sudah mati. Batang-batang kering yang tersisa justru menciptakan keindahan tersendiri. Hutan mati terletak di atas kawah utama Gunung Papandayan.

Dari sini, Gunung Cikurai yang ada di sebelah Utara Papandayan, malu-malu terlihat dari balik ranting-ranting pohon kering. Hampir semua pendaki berhenti di area ini untuk mengambil gambar dan mengabadikan momen bersama teman-temannya di Papandayan.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • 5 Tips Jitu agar Tidak Terseret Ombak di Pantai Karang Papak Garut

    5 Tips Jitu agar Tidak Terseret Ombak di Pantai Karang Papak Garut

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Web
    • visibility 58
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Pantai Karang Papak di Kecamatan Cikelet, Garut, menjadi salah satu tujuan wisata pesisir yang menarik. Namun, keindahan pantai tetap perlu diimbangi kewaspadaan. Apalagi, pada Maret 2026, empat wisatawan sempat terseret ombak di Pantai Karangpapak dan berhasil diselamatkan petugas Polairud. Berikut lima tips penting bagi wisatawan: 1. Jangan memaksakan berenang saat ombak besar Kenali […]

  • Menjaga Warisan Alam: Menelusuri 5 Hutan Larangan di Garut yang Sarat Kearifan Lokal

    Menjaga Warisan Alam: Menelusuri 5 Hutan Larangan di Garut yang Sarat Kearifan Lokal

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Web
    • visibility 132
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Di tengah laju pembangunan dan perubahan tata guna lahan, masyarakat Garut masih menyimpan warisan budaya yang mengajarkan pentingnya menjaga alam. Salah satunya melalui keberadaan leuweung larangan atau hutan larangan, kawasan yang dijaga secara turun-temurun dan tidak boleh dieksploitasi sembarangan. Bagi masyarakat Sunda, hutan larangan bukan sekadar hamparan pepohonan. Kawasan ini merupakan ruang ekologis […]

  • Mengapa Garut Dijuluki Kota Dodol? Ini Alasannya, Ya

    Mengapa Garut Dijuluki Kota Dodol? Ini Alasannya, Ya

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 552
    • 0Komentar

    TIGARUT,COM — Jika menyebut Garut, banyak orang Indonesia spontan menjawab: dodol. Bukan gunungnya dulu, bukan pantainya, apalagi macet jalurnya saat libur panjang. Julukan Garut Kota Dodol telah menjadi identitas kultural yang menempel kuat, bahkan lebih populer daripada slogan resmi daerah. Namun, julukan ini tidak muncul begitu saja. Ia lahir dari sejarah panjang industri rumahan, kreativitas […]

  • Mengenal Taufik Hidayat, Lelaki Paling Kejam Abad Ini

    Mengenal Taufik Hidayat, Lelaki Paling Kejam Abad Ini

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • visibility 102
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Kita lanjutkan cerita Taufik Hidayat yang ini (bukan yang itu). Saya sudah beberkan kekejaman monster berwajah manusia ini sebelumnya. Sekarang, ada baiknya kita mengenal psikopat ini lebih dalam lagi. Simak narasinya sambil seruput Koptagul, wak!   Taufik Hidayat, monster berwajah manusia berusia 30 tahun. Ia lahir 14 Juni 1996 di Bandung. Ia telah mengubah […]

  • Mengenal Surak Ibra: Seni Perlawanan yang Menggetarkan dari Garut 

    Mengenal Surak Ibra: Seni Perlawanan yang Menggetarkan dari Garut 

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 364
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Surak Ibra merupakan kesenian tradisional asli dari Kampung Sindangsari, Desa Cinunuk, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut. Lebih dari sekadar tarian, kesenian ini adalah simbol keberanian, solidaritas, dan perlawanan masyarakat Garut terhadap kolonialisme. Kesenian ini diciptakan oleh Raden Ibra Gadug sekitar tahun 1910. Pada masa itu, Surak Ibra digunakan sebagai alat diplomasi budaya untuk menyindir kesewenang-wenangan […]

  • 213, Garut Pangirutan yang Berkemajuan

    213, Garut Pangirutan yang Berkemajuan

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Sukron Abdilah, Ideapreneur dan Penulis
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Saya lahir di Garut pada 1982, tahun ketika televisi masih hitam putih di banyak rumah dan kabut pagi turun seperti doa yang belum selesai. Garut, bagi saya, bukan sekadar koordinat geografis, melainkan kumpulan ingatan: bau tanah basah selepas hujan, suara pedagang di pasar, dan irama hidup yang bergerak pelan tapi pasti. Di usia 213 tahun, […]

expand_less