Nah Ini Dia! 8 Pesona Papandayan, Gunung Api Ramah Pendaki
- account_circle Redaksi Tigarut
- calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
- print Cetak

Area Hutan Mati Papandayan dari kejauhan(Kompas.com/Luthfia Ayu Azanella)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
6. Pemandangan gunung dan pegunungan
Berdiri di tepian pagar pembatas kawah Papandayan, menghadap ke arah timur, terbentang jajaran bukit Karacak yang indah. Tambahan pula adanya Gunung Cikurai dan Gunung Galunggung yang menjulang di antara pegunungan itu.
Di titik ini, kamu bisa menikmati tiga keindahan sekaligus yaitu area kawah di bagian bawah, Hutan Mati di belakang, dan panorama pegunungan tepat di hadapan mata.
7. Milky way
Langit malam saat cerah di atas Gunung Papandayan, begitu indah. Bintang-bintang bersinar terang dengan begitu jelas. Para pemburu fotografi akan sangat senang memainkan kameranya demi mendapatkan gambar sempurna yaitu indahnya hamparan bintang di langit Papandayan. Bintang-bintang inilah yang akan menemani perjalanan para pendaki yang melakukan perjalanan pada tengah malam hingga dini hari.
Bintang-bintang perlahan mulai menghilang digantikan dengan hangat dan kuning sinar matahari yang mulai menyembul sekitar pukul 05.30 WIB. Ada beberapa spot yang pas untuk untuk menikmati proses terbitnya matahari. Misalnya di Bukit Soni, Perkemahan Ghoober Hoet, dan Perkemahan Pondok Saladah.
8. Kolam air panas
Terakhir, adalah kolam air panas alami yang ada di kawasan Papandayan ini. Kolam air panas terletak di sekitar area parkiran kendaraan, tepatnya di belakang mushala. Pengunjung akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp 25.000 untuk bisa menikmati hangatnya air dari sumber alami di tengah sejuk hawa dataran tinggi.
- Penulis: Redaksi Tigarut
- Sumber: 25 Agustus 2021, 21:24 WIB
