Nah Ini Dia! 8 Pesona Papandayan, Gunung Api Ramah Pendaki
- account_circle Redaksi Tigarut
- calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
- print Cetak

Area Hutan Mati Papandayan dari kejauhan(Kompas.com/Luthfia Ayu Azanella)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TIGARUT.COM — Kawasan wisata alam Gunung Papandayan berada di Kecamatan Cisurupan. Kabupaten Garut, Jawa Barat. Dari pusat kota Garut, arahkan kendaraan menuju barat daya. Perjalanan sekitar satu jam dengan kendaraan bermotor. Gunung vulkanik ini terletak di antara dua desa, Sirnajaya dan Kramatwangi. Gunung ini merupakan salah satu tempat wisata unggulan di kabupaten yang terkenal dengan domba bertanduk panjangnya itu.
Pengunjung akan dikenakan retribusi sebesar Rp 20.000 pada hari biasa dan Rp 30.000 pada akhir pekan atau hari libur.
Sementara itu, jika kamu ingin berkemah di Papandayan perlu biaya tambahan sebesar Rp 35.000.
1. Trek pendakian yang ramah pendaki
Gunung Papandayan memiliki ketinggian 2.665 meter di atas permukaan air laut. Gunung ini pun terbilang ramah bagi wisatawan. Khususnya pengunjung yang tidak terbiasa dengan aktivitas pendakian. Hal itu karena jalur yang sudah tertata, sebagian sudah dibuat berundak menggunakan tatanan batu. Bahkan saat memasuki pintu pendakian, kamu akan disambut dengan jalan aspal halus sepanjang kurang lebih 500 meter yang begitu mudah untuk dilalui.
Tidak berhenti di situ, trek Papandayan tergolong banyak memiliki “bonus”, istilah di dunia pendakian untuk menyebut trek datar atau menurun di sebuah jalur pendakian. Apalagi ada warung dan toilet yang tersedia di sejumlah titik. Ini sangat membantu pengunjung yang letih, ingin makan, atau sekedar ingin buang air. Pengunjung pun tidak perlu repot membawa banyak perbekalan atau air mineral.
- Penulis: Redaksi Tigarut
- Sumber: 25 Agustus 2021, 21:24 WIB
