Breaking News

Harlah NU ke-103 di Pasirwangi, Warga Nahdliyin Sinergi Bangun Daerah

  • account_circle Redaksi Tigarut
  • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
  • visibility 268
  • print Cetak
TIGARUT.COM, Pasirwangi – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut mengapresiasi peran strategis Nahdlatul Ulama (NU) sebagai garda terdepan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan merawat tradisi Islam yang moderat (wasathiyah). Hal ini disampaikan dalam peringatan Hari Lahir (Harlah) NU yang dilaksanakan di Lapangan Desa Pasirwangi, Kabupaten Garut, Jum’at (23/1/2026).

Staf Ahli Bupati Garut, Maskut Farid, yang hadir mewakili Pemerintah Daerah, menyampaikan bahwa tema Harlah tahun ini, “Bekerja Bersama Umat untuk Indonesia Maslahat, untuk Garut Hebat Maslahat”, sangat relevan dengan upaya percepatan pembangunan daerah di bidang pendidikan, ekonomi, dan pelayanan publik.

“Pemerintah Daerah menyadari bahwa peran NU tidak hanya di bidang keagamaan, tetapi juga sangat besar dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di pendidikan, kesehatan, dan penguatan nilai-nilai persatuan di masyarakat,” ujar Maskut dalam sambutannya.

Ia juga menekankan pentingnya peran NU sebagai benteng moral di era digital untuk menangkal isu provokatif dan hoaks.

“Di tengah tantangan zaman dan era digital, saya berharap NU tetap menjadi benteng moral bagi generasi muda dan terus konsisten memupuk semangat persatuan, menghindari isu provokatif, dan juga hal-hal yang bersifat hoaks,” tambahnya.

Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Garut, KH. Atjeng Abdul Wahid, menegaskan pentingnya inklusivitas dalam berorganisasi. Ia meminta seluruh pengurus di tingkat ranting, anak ranting, hingga Majelis Wakil Cabang (MWC) untuk tidak membuat sekat dengan masyarakat di luar NU.

“Nahdlatul Ulama mah kedah tiasa sasarengan (harus bisa bersama-sama), muhun (iya), sareng anu dipayuneun urang (dengan yang di depan kita), sareng anu dipengkereun urang (dengan yang di belakang kita), anu aya di palih kanan urang (yang ada di sebelah kanan kita), aya di palih kiri urang (ada di sebelah kiri kita), itu sami-sami saderek wargi urang (itu sama-sama saudara warga kita),” tegas Ketua PCNU Garut.

Ia menambahkan bahwa perbedaan adalah modal untuk fastabiqul khoirot (berlomba-lomba dalam kebaikan). Terkait rangkaian Harlah NU 100 Tahun versi Masehi di Kabupaten Garut, Ia menjelaskan bahwa kegiatan di Pasirwangi ini merupakan titik awal sebelum menuju rangkaian acara berikutnya.

“Dilanjut nanti tanggal 26 di SOR, sekaligus pembukaan Musyawarah Kerja dari per-MWC itu harus mengikuti 5 orang untuk mengikuti Musyawarah Kerja,” jelasnya.

PCNU Garut juga menginstruksikan kepada sekitar 2.800 kader yang telah lulus pendidikan dasar untuk hadir dalam Apel Kader yang akan digelar pada 29 Januari 2026 di Masjid Al Jabbar Mekarmukti. Terlebih, acara tersebut akan dihadiri oleh perwakilan dari Pengurus Besar (PB) maupun Pengurus Wilayah (PW) NU.

  • Penulis: Redaksi Tigarut
  • Editor: SAB

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Nah Ini Dia! 3 Oleh-oleh Produk Ekonomi Kreatif Garut Favorit

    Nah Ini Dia! 3 Oleh-oleh Produk Ekonomi Kreatif Garut Favorit

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 317
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Garut merupakan salah satu destinasi populer di Jawa Barat yang selalu dipenuhi wisatawan, pasalnya, Garut memang menawarkan ragam pilihan destinasi wisata. Panorama perbukitan yang indah, budaya yang kental, hingga sektor ekonomi kreatif yang mengagumkan, menjadi daya tarik utama kota yang dijuluki juga Swiss van Java ini. Kepopuleran Garut tentunya dipengaruhi juga oleh aksesnya yang […]

  • Gagasan KH Anwar Musaddad dalam Pendidikan Generasi Bangsa

    Gagasan KH Anwar Musaddad dalam Pendidikan Generasi Bangsa

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 545
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Kehadiran KH Anwar Musaddad di panggung sejarah Indonesia telah membawa spirit tersendiri. Ia dapat dipandang sebagai salah orang yang memiliki kontribusi besar dalam mencetak generasi bangsa. Melalui tangan dinginnya telah lahir sejumlah ulama, ilmuwan, politikus, dan birokrat. Kiprahnya tidak hanya di dalam negeri. Kapasitasnya sebagai tokoh juga diakui di luar negeri. Hal itu […]

  • 5 Kampus Terfavorit di Garut yang Wajib Diketahui

    5 Kampus Terfavorit di Garut yang Wajib Diketahui

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 46
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM – Garut bukan hanya memiliki destinasi wisata dan kuliner yang khas. Kota Intan juga terus berkembang sebagai salah satu kawasan pendidikan tinggi di Priangan Timur.   Sejumlah perguruan tinggi menawarkan pilihan program studi yang beragam, mulai dari pendidikan, teknologi, kesehatan, ekonomi, hukum hingga keislaman. Berdasarkan sejumlah rujukan perguruan tinggi di Garut pada 2026, berikut […]

  • Musrenbang Talegong: Fokus Pembangunan di Bidang Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur

    Musrenbang Talegong: Fokus Pembangunan di Bidang Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 300
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM, Talegong – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melakukan monitoring pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan dalam rangka Penyusunan RKPD Kabupaten Garut Tahun 2027, yang berlangsung di Aula Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut, Kamis (5/2/2026). Bupati Abdusy Syakur Amin menegaskan bahwa esensi pembangunan adalah meningkatkan kualitas hidup masyarakat agar lebih sehat, panjang umur, dan produktif. […]

  • Menjaga Warisan Alam: Menelusuri 5 Hutan Larangan di Garut yang Sarat Kearifan Lokal

    Menjaga Warisan Alam: Menelusuri 5 Hutan Larangan di Garut yang Sarat Kearifan Lokal

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Web
    • visibility 129
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Di tengah laju pembangunan dan perubahan tata guna lahan, masyarakat Garut masih menyimpan warisan budaya yang mengajarkan pentingnya menjaga alam. Salah satunya melalui keberadaan leuweung larangan atau hutan larangan, kawasan yang dijaga secara turun-temurun dan tidak boleh dieksploitasi sembarangan. Bagi masyarakat Sunda, hutan larangan bukan sekadar hamparan pepohonan. Kawasan ini merupakan ruang ekologis […]

  • Transportasi Garut dan Priangan Tempo Dulu

    Transportasi Garut dan Priangan Tempo Dulu

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Hevi Abu Fauzan, pecinta kereta api,
    • visibility 455
    • 0Komentar

    “Untuk kelima kalinya, saya melakukan perjalanan dari Tjitjalengka ke Garoet. Di sepanjang jalan pos lama, saya menyaksikan begitu banyak kuda yang menderita, kegelisahan dan kesengsaraan para penumpang;”[1] TIGARUT.COM — Satu dari sekian banyak jalur kereta api mati yang akan dihidupkan kembali oleh pemerintah di tahun 2019 ini adalah jalur antara Cibatu dan Garut. Dahulu, jalur […]

expand_less