Breaking News

Hasan Mustofa: Penghulu, Pujangga, dan Jiwa Sunda yang Berpikir

  • account_circle Redaksi Tigarut
  • calendar_month Senin, 29 Des 2025
  • visibility 753
  • print Cetak

TIGARUT.COM — Di tanah Garut yang dingin dan subur oleh doa serta kabut, lahirlah seorang lelaki yang kelak menjadi jembatan antara langit spiritual Islam dan bumi budaya Sunda. Namanya Raden Haji Hasan Mustofa—lebih dikenal sebagai Hasan Mustofa, seorang penghulu, ulama, sekaligus pujangga yang menulis dengan hati dan berpikir dengan akar.

Ia tidak lahir sebagai tokoh besar. Seperti banyak anak Sunda lainnya, Hasan Mustofa tumbuh dalam tradisi pesantren, kitab kuning, dan bahasa ibu yang mengalir lembut di lidah. Namun sejak dini, pikirannya tak pernah puas hanya dengan hafalan. Ia bertanya, merenung, dan—yang paling jarang—menuliskan kegelisahannya dalam bahasa Sunda, bahasa rakyat, bahasa rasa.

Penghulu yang Tak Sekadar Menghulu

Sebagai penghulu, Hasan Mustofa adalah pejabat agama resmi di masa kolonial. Ia menikahkan, memimpin ritual, menafsirkan hukum Islam untuk masyarakat. Namun di balik jubah formal itu, ada jiwa yang terus berdialog: antara syariat dan makna, antara teks dan konteks, antara Islam dan Sunda.

Ia tidak melihat agama sebagai palu pemukul budaya, melainkan sebagai cahaya yang bisa menyinari tradisi. Bagi Hasan Mustofa, menjadi Muslim tidak berarti berhenti menjadi Sunda. Justru di sanalah Islam menemukan rumahnya: di bahasa, di peribahasa, di rasa hormat pada alam dan sesama.

Hasan Mustofa menulis bukan untuk populer, melainkan untuk jujur. Karyanya banyak berbentuk guguritan, pupuh, dan prosa reflektif dalam bahasa Sunda. Di sanalah ia menyelipkan filsafat hidup, tasawuf, dan kritik sosial—tanpa teriak, tanpa marah, tapi menghunjam pelan.

Ia berbicara tentang Tuhan dengan metafora alam: air, gunung, angin, dan tanah. Ia menulis tentang manusia sebagai makhluk yang sering lupa pulang. Dalam karyanya, Sunda bukan sekadar etnis, melainkan cara berpikir—lembut tapi dalam, sederhana tapi tajam.

  • Penulis: Redaksi Tigarut
  • Editor: SAB

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Dusun Deliek, Nostalgia Garut Tempo Dulu

    Dusun Deliek, Nostalgia Garut Tempo Dulu

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 276
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Suasana zaman dulu atau Jadul, selalu dirindukan oleh berbagai kalangan. Jika ingin bernostalgia dengan suasana jadul di Garut, yuk coba datang ke tempat yang satu ini. Nama tempatnya Dusun Deliek. Berlokasi di Jalan Raya Karangpawitan-Wanaraja, Nomor 64, Kecamatan Karangpawitan, Garut. Sekitar 15 menit jarak tempuhnya, dari pusat kota jika berkendara menggunakan motor atau […]

  • 5 Cara Jitu Cegah Kebakaran Hutan di Garut, Warga Harus Waspada!

    5 Cara Jitu Cegah Kebakaran Hutan di Garut, Warga Harus Waspada!

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 33
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Memasuki musim kemarau, masyarakat Kabupaten Garut perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Cuaca panas, kondisi tanah yang kering, serta banyaknya rumput dan semak yang mudah terbakar dapat membuat api cepat menjalar.   Kebakaran hutan bukan hanya menghanguskan pepohonan. Habitat satwa dapat rusak, kualitas udara terganggu, lahan pertanian terancam, bahkan api […]

  • Simpang Lima Garut, Persimpangan yang Lebih Tua dari Ingatan Warganya

    Simpang Lima Garut, Persimpangan yang Lebih Tua dari Ingatan Warganya

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 368
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Jika persimpangan bisa berbicara, Simpang Lima Garut mungkin sudah lelah bercerita. Setiap hari ia menelan klakson, langkah kaki, teriakan pedagang, dan deru mesin kendaraan. Namun sedikit yang tahu, persimpangan ini adalah salah satu saksi paling setia perjalanan sejarah Kota Garut. Jauh sebelum lampu lalu lintas berdiri dan kemacetan menjadi rutinitas, Simpang Lima sudah […]

  • Yuk Kenali Tokoh Intelektual, Raden Ayu Lasminingrat

    Yuk Kenali Tokoh Intelektual, Raden Ayu Lasminingrat

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 270
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Raden Dewi Sartika dikenal sebagai Pahlawan Nasional Wanita Indonesia dari Jawa Barat. Beliau dengan segenap hatinya memperjuangkan dunia pendidikan bagi kaum wanita untuk dapat menikmati rasanya bersekolah seperti kaum laki-laki. Namun, bukan hanya Raden Dewi Sartika yang telah berjasa memperjuangkan hak pendidikan bagi kaum wanita di Jawa Barat. Deri Eka Firman (Duta Bahasa […]

  • Jejak Kereta Api Cibatu Garut

    Jejak Kereta Api Cibatu Garut

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Hevi Abu Fauzan, pecinta kereta api,
    • visibility 440
    • 0Komentar

    “Saya ingin mengembalikan budaya naik kereta. Saya ingin Jawa Barat seperti Eropa, masyarakat ke mana-mana bisa naik kereta karena nyaman dan terintegrasi,” – Ridwan Kamil, Gubernur Provinsi Jawa Barat[1]. TIGARUT.COM — Jalur kereta api antara Cibatu dan Garut merupakan salah satu jalur yang diaktifkan kembali oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan PT Kereta Api Indonesia (PT […]

  • Sambut Lailatul Qadar, 5 Masjid di Garut yang Hidupkan I’tikaf 10 Malam Terakhir Ramadhan

    Sambut Lailatul Qadar, 5 Masjid di Garut yang Hidupkan I’tikaf 10 Malam Terakhir Ramadhan

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 263
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Sepuluh malam terakhir Ramadhan selalu menghadirkan suasana yang berbeda. Masjid-masjid mulai dipenuhi jamaah yang ingin menghidupkan malam dengan i’tikaf, qiyamul lail, tilawah Al-Qur’an, dan doa. Pada malam-malam inilah umat Islam berharap dipertemukan dengan Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan. Di Kabupaten Garut, sejumlah masjid menjadi tempat berkumpulnya jamaah yang ingin memaksimalkan […]

expand_less