Breaking News
dark_mode

Nah Ini Dia! 5 Rekomendasi Buku Filsafat Stoik yang Terbit di Indonesia

  • account_circle Redaksi Tigarut
  • calendar_month Senin, 29 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TIGARUT.COM — Di tengah kehidupan modern yang penuh distraksi, kecemasan, dan tekanan sosial—dari target karier, algoritma media sosial, hingga tuntutan menjadi “sukses” versi siapa pun—filsafat Stoik kembali menemukan momentumnya. Stoikisme tidak menawarkan pelarian dari realitas, melainkan cara berdamai dengan realitas tanpa kehilangan martabat dan kejernihan berpikir.

Kabar baiknya, beberapa karya penting Stoik kini telah diterjemahkan dan diterbitkan secara resmi di Indonesia, membuat filsafat yang lahir lebih dari dua ribu tahun lalu ini terasa sangat dekat dengan problem manusia hari ini.

Berikut 5 rekomendasi buku filsafat Stoik yang telah terbit di Indonesia dan layak dibaca—baik oleh pemula maupun pembaca filsafat yang lebih serius.

  1. Meditations (Renungan-Renungan) – Marcus Aurelius

Terbit dalam berbagai edisi terjemahan Bahasa Indonesia

Buku ini sering disebut sebagai “kitab sunyi” Stoikisme. Meditations bukanlah buku filsafat sistematis, melainkan catatan pribadi Marcus Aurelius, seorang kaisar Romawi yang menulis untuk menenangkan dirinya sendiri. Di sinilah keistimewaannya: pembaca seperti mengintip dialog batin seorang pemimpin dunia yang bergulat dengan kekuasaan, kematian, ego, dan tanggung jawab moral.

Dalam edisi terjemahan Indonesia, Meditations sering diberi judul Renungan-Renungan, dan banyak diterbitkan ulang karena tingginya minat pembaca. Isinya singkat, padat, dan aforistik. Tidak ada ceramah panjang, hanya kalimat-kalimat tajam yang memaksa kita berhenti sejenak dan merenung.

Gagasan utama Stoik—tentang menerima takdir, membedakan hal yang berada dalam kendali dan yang tidak, serta hidup selaras dengan akal—mengalir konsisten di setiap halaman. Buku ini sangat cocok dibaca perlahan, bahkan satu-dua paragraf per hari, seperti wirid intelektual.

Komentar
  • Penulis: Redaksi Tigarut
  • Editor: SAB

Rekomendasi

  • Asyiknya Ngabuburit di Cimanuk Garut

    Asyiknya Ngabuburit di Cimanuk Garut

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Menjelang waktu berbuka puasa, kawasan Cimanuk selalu dipadati warga yang ingin menikmati suasana sore Ramadan. Sungai yang membelah kota ini menjadi salah satu titik favorit untuk ngabuburit bersama keluarga, sahabat, maupun komunitas. Hamparan tepian sungai yang kini lebih tertata membuat masyarakat nyaman duduk santai sambil menikmati semilir angin sore. Anak-anak tampak bermain, remaja berburu […]

  • Ngangon, Kurikulum Langit dari Universitas Padang Rumput

    Ngangon, Kurikulum Langit dari Universitas Padang Rumput

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Dadan Rusmana, Wakil Rektor I UIN Bandung
    • 0Komentar

    Pada halaqah kali ini, sepenggal kilas balik mengingatkan pada tradisi “ngangon” (menggembala) yang biasa dijalankan anak-anak pedesaan mala lalu. Mungkin kebiasaan ini masih dijalankan oleh anak-anak masa kini. Kebiasaan ini yang nampak “rendahan” dan “sederhana”, namun makna di baliknya memiliki enigma berharga yang kokoh dan solid. Kadang kita lupa, “ngangon” itu merupakan kurikulum pendidikan paling […]

  • Sengkarut Dunia Pendidikan

    Sengkarut Dunia Pendidikan

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Yudi Latif, Cendekiawan dan Budayawan
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Versi lebih lengkap yang dimuat Kompas Online, kompas.id, Kompas, Kamis, 21 Mei 2026   Problem utama pembangunan pendidikan di Indonesia adalah kesenjangan antara voices (apa yang disuarakan) dan choices (apa yang dipilih sebagai kebijakan). Semua orang bersepakat menyuarakan peran penting pendidikan bagi kemajuan bangsa. Namun, pilihan kebijakan yang diterapkan rezim pendidikan justru acap […]

  • Si Kabayan Jadi Pewarta Media Online

    Si Kabayan Jadi Pewarta Media Online

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Si Kabayan ayeuna geus gaya, bajuna mah kaos oblong tapi maké rompi loba saku nu aya tulisan “PERS” badag pisan dina tonggongna. Gawéna jadi wartawan di média online “Tigarut.com”. Isuk-isuk, manéhna geus disidék ku dununganana, Redaktur nu galakna leuwih-leuwih ti Abah. “Kabayan! Mana warta dinten ayeuna? Urang peryogi berita anu viral, anu matak klik-un […]

  • Cekungan Berair yang Tersebar Luas Itu Bernama Sarkanjut 12.39 Play Button

    Cekungan Berair yang Tersebar Luas Itu Bernama Sarkanjut

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle T. Bachtiar, Penulis dan Geolog
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Ketika membahas tentang toponimi, ada saja yang menanyakan secara langsung, atau berkomentar dalam media sosial, walau topik yang dibahas berjauhan dengan yang ditanyakan tersebut. Pertanyaannya itu kalau disingkat begini. Mengapa ada nama tempat yang vulgar, tidak senonoh, bahkan terasa cabul. Penanya mencontohkan toponim Sarkanjut di Kabupaten Garut, yang menurut pandangannya toponim itu tidak sopan, karena berhubungan dengan […]

  • 5 Uniknya Kejuaraan Renang Juara Ngojay Kadua 2026

    5 Uniknya Kejuaraan Renang Juara Ngojay Kadua 2026

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Kejuaraan Renang Juara Ngojay Kadua 2026 menjadi salah satu ajang olahraga yang menarik perhatian masyarakat. Digelar di GOR Akuatik Talaga Bodas, Kabupaten Garut, kompetisi ini tidak hanya menjadi arena adu kemampuan para atlet muda, tetapi juga menjadi wadah pembinaan dan pencarian bibit unggul cabang olahraga renang. Di balik kemeriahannya, terdapat sejumlah fakta menarik yang […]

expand_less