Breaking News

Nah Ini Dia! 13 Fakta Menarik tentang Achdiat K. Mihardja

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
  • visibility 518
  • print Cetak

6. Keuntungan Pabrik

Setelah mendengar pemaparan utusan Balai Pustaka, Achdiat masuk ke rumahnya mengambil buku catatan keuangan pabriknya. Menir Satja hampir tidak percaya ketika melihat jumlah keuntungan bersih pabrik itu sebesar 150 gulden perbulan. Untuk ukuran zaman itu, penghasilan segitu lebih dari lumayan untuk sebuah keluarga muda yang baru punya anak satu.

7. Bekerja di Balai Pustaka

Meskipun enggan menjadi pegawai pemerintah yang penghasilannya lebih rendah dari keuntungan pabrik kue dan rotinya, Achdiat menerima juga tawaran tersebut. Ia menerima tawaran itu demi membahagiakan ibunya yang menginginkan anaknya menjadi ambtenar sebagaimana ayahnya.

Di Balai Pustaka, Achdiat ditempatkan di bagian Sunda. Tugasnya menyeleksi naskah yang masuk. Naskah yang lolos seleksi akan dimuat di majalah Parahiyangan atau diterbitkan sebagai buku.

8. Karya yang hilang

Selain menyeleksi naskah, Achdiat juga menulis sendiri karangan-karangan dalam bahasa Sunda. Salah satu yang pernah disusunnya adalah bunga rampai saduran cerita pantun Sunda yang terkenal, seperti Raden Mundinglaya di Kusumah dan Lutung Kasarung. Namun, ketika Jepang masuk dan menguasai Balai Pustaka, naskah itu hilang. Padahal, hanya tinggal naik cetak saja.

9. Menumpang di rumah H.B. Jassin

Setelah Jepang menjajah Indonesia, Achdiat keluar dari Balai Pustaka. Begitu pun ketika zaman Revolusi Kemerdekaan, ia tak berhubungan lagi dengan Balai Pustaka.

Saat terjadi Konverensi Meja Bundar di Belanda, Achdiat bersama istri dan ketiga anaknya yang kecil-kecil, turun dari daerah griliyawan di lereng Gunung Telaga Bodas. Ia pergi ke Jakarta. Di Jakarta, mereka sekeluarga tinggal di rumah H.B. Jassin di jalan Rasamala, Tanah Tinggi.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Cuma Indonesia yang punya 4 “Choke Point” ini. Tapi So What?

    Cuma Indonesia yang punya 4 “Choke Point” ini. Tapi So What?

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Budhiana Kartawijaya, geopolitics enthusiast.
    • visibility 88
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Selama ini, ketika mendengar istilah choke point, pikiran kita langsung tertuju pada Selat Hormuz, Selat Malaka, atau Terusan Suez. Dalam geopolitik klasik, choke point adalah jalur sempit yang mengendalikan arus perdagangan dan energi dunia. Siapa yang menguasainya memiliki daya tawar yang sangat besar.   Iran adalah contoh paling menarik. Negara itu tidak memiliki ekonomi […]

  • Haol Akbar Pesantren Fauzan: Pesantren Adalah Pilar Pembangunan Akhlak Masyarakat

    Haol Akbar Pesantren Fauzan: Pesantren Adalah Pilar Pembangunan Akhlak Masyarakat

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 301
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM, Sukaresmi – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, menghadiri acara Istighosah dan Doa Bersama dalam rangka Haol Akbar Pondok Pesantren Fauzan yang berlokasi di Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut,  Sabtu (24/1/2026). Nurdin Yana menyampaikan apresiasi mendalam kepada pimpinan pondok pesantren atas kontribusi besarnya dalam membantu program pemerintah. Menurutnya, keberadaan pesantren sangat krusial, terutama dalam […]

  • Nah Ini Dia! 5 Curug Indah dan Terkenal di Garut

    Nah Ini Dia! 5 Curug Indah dan Terkenal di Garut

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 293
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Garut dikenal bukan hanya sebagai kota dodol dan pegunungan, tetapi juga sebagai surga air terjun alami yang tersebar dari utara hingga selatan. Curug-curug di Garut menawarkan pesona yang beragam: dari air terjun tinggi yang megah, aliran sungai bertebing eksotis, hingga lokasi tersembunyi yang masih sangat alami. Keindahan ini menjadikan Garut destinasi favorit bagi […]

  • Gara-gara MBG, 13 Pondok Pesantren Kena Tipu

    Gara-gara MBG, 13 Pondok Pesantren Kena Tipu

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • visibility 133
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Baru juga kita bahas tiga WNI menipu di Tanah Suci, eh sekarang muncul episode baru, lebih lokal tapi efeknya global ke dompet. Ada 13 kiai dari 13 pondok pesantren di Jawa Barat kena tipu gara-gara program MBG. Ini bukan sekadar lanjutan cerita, ini sudah masuk season dua, Penipuan Naik Kelas.   Kalau ada yang […]

  • Menunggu Senja di Kota Intan: Catatan Ngabuburit dari Garut

    Menunggu Senja di Kota Intan: Catatan Ngabuburit dari Garut

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Web
    • visibility 220
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Menjelang magrib di Garut selalu ada rasa yang berbeda. Udara pegunungan yang sejuk pelan-pelan berubah hangat oleh keramaian langkah orang-orang yang menanti adzan. Ngabuburit di kota ini bukan sekadar menghabiskan waktu, tetapi seperti ritual kecil untuk menyapa senja dan diri sendiri. Di pelataran Garut Town Square, anak-anak berlari kecil, remaja duduk melingkar sambil bercanda, […]

  • 5 Pesona Garut yang Wajib Dikunjungi, dari Alam hingga Kuliner Legendaris

    5 Pesona Garut yang Wajib Dikunjungi, dari Alam hingga Kuliner Legendaris

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 78
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM – Garut selalu memiliki alasan untuk membuat siapa pun ingin kembali berkunjung. Dijuluki sebagai Swiss van Java, kabupaten di selatan Jawa Barat ini menawarkan perpaduan pesona alam, kekayaan budaya, hingga kuliner khas yang telah melegenda. Tak heran jika Garut menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam sekaligus merasakan hangatnya budaya […]

expand_less