5 Fakta Voice of Baceprot, Band Metal Perempuan asal Garut yang Mendunia
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month 14 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TIGARUT.COM – Kabupaten Garut selama ini dikenal sebagai daerah yang kaya akan pesona alam, kuliner, dan budaya. Namun, di balik julukan tersebut, Garut juga melahirkan talenta musik yang mampu mengharumkan nama Indonesia di panggung internasional. Salah satunya adalah Voice of Baceprot (VoB), band metal perempuan yang sukses membuktikan bahwa mimpi besar dapat diraih dari sebuah daerah.
Dengan karakter musik yang khas dan lirik yang sarat pesan sosial, Voice of Baceprot berhasil menarik perhatian penikmat musik dari berbagai negara. Berikut lima fakta menarik tentang band metal perempuan asal Garut yang mendunia tersebut.
1. Berawal dari Garut dan Dibentuk Sejak 2014
Voice of Baceprot dibentuk pada 2014 di Kabupaten Garut. Band ini beranggotakan Firda Marsya Kurnia sebagai vokalis sekaligus gitaris, Widi Rahmawati pada bass, dan Euis Siti Aisyah sebagai drummer. Ketiganya mulai bermusik sejak masih duduk di bangku sekolah di bawah bimbingan guru mereka, Ersa Eka Susila Satia atau yang akrab disapa Abah Erza.
Dari ruang latihan sederhana di Garut, mereka terus mengasah kemampuan hingga dikenal sebagai salah satu band metal Indonesia yang diperhitungkan di dunia.
2. Nama “Baceprot” Berasal dari Bahasa Sunda
Nama Baceprot berasal dari bahasa Sunda yang berarti “berisik”, “cerewet”, atau “ribut”. Nama tersebut dipilih untuk menggambarkan karakter musik mereka yang keras, penuh energi, dan berani menyuarakan gagasan.
Penggunaan istilah Sunda juga menjadi identitas yang memperkenalkan budaya Garut kepada masyarakat internasional, sekaligus menunjukkan kebanggaan mereka terhadap daerah asal.
3. Musik Metal yang Membawa Pesan Sosial
Voice of Baceprot tidak hanya memainkan musik metal. Lagu-lagu mereka juga mengangkat berbagai isu penting seperti pendidikan, lingkungan hidup, kesetaraan perempuan, hak asasi manusia, hingga kebebasan berekspresi.
Melalui karya-karyanya, VoB membuktikan bahwa musik dapat menjadi media untuk menyampaikan kritik sosial sekaligus mengajak masyarakat lebih peduli terhadap berbagai persoalan di sekitarnya.
4. Tampil di Festival Musik Bergengsi Dunia
Perjalanan Voice of Baceprot telah membawa mereka tampil di berbagai negara, termasuk Eropa, Amerika Serikat, dan Australia. Salah satu pencapaian terbesar mereka adalah tampil di Festival Glastonbury di Inggris, salah satu festival musik paling bergengsi di dunia.
Kehadiran mereka di berbagai panggung internasional mendapat apresiasi luas karena mampu mematahkan stereotip sekaligus menunjukkan kualitas musisi Indonesia di kancah global.
5. Menjadi Kebanggaan Garut dan Inspirasi Generasi Muda
Meski telah dikenal dunia, Voice of Baceprot tetap membawa nama Garut dalam setiap perjalanan kariernya. Mereka menjadi inspirasi bagi banyak anak muda bahwa keberhasilan tidak ditentukan oleh asal daerah, melainkan oleh semangat belajar, kerja keras, konsistensi, dan keberanian untuk berkarya.
Kisah perjalanan VoB menjadi bukti bahwa Garut memiliki potensi besar di bidang seni dan budaya. Prestasi mereka juga menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan bakat serta percaya diri menampilkan karya terbaik hingga ke tingkat internasional.
Voice of Baceprot bukan sekadar band metal perempuan. Mereka adalah simbol keberanian, kreativitas, dan semangat anak muda Garut yang berhasil menembus batas negara. Kiprah mereka membuktikan bahwa karya yang lahir dari daerah mampu bersaing di panggung dunia tanpa harus meninggalkan identitas lokal. Semoga semakin banyak generasi muda Garut yang terinspirasi untuk terus berkarya, berprestasi, dan membawa nama daerahnya menuju pentas internasional.
- Penulis: Tim Redaksi
- Sumber: AI
