Breaking News
dark_mode

Menunggu Senja di Kota Intan: Catatan Ngabuburit dari Garut

  • account_circle Redaksi Web
  • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TIGARUT.COM — Menjelang magrib di Garut selalu ada rasa yang berbeda. Udara pegunungan yang sejuk pelan-pelan berubah hangat oleh keramaian langkah orang-orang yang menanti adzan. Ngabuburit di kota ini bukan sekadar menghabiskan waktu, tetapi seperti ritual kecil untuk menyapa senja dan diri sendiri.

Di pelataran Garut Town Square, anak-anak berlari kecil, remaja duduk melingkar sambil bercanda, dan para orang tua berjalan santai menikmati sore. Di antara hiruk pikuk itu, kita belajar bahwa puasa bukan hanya menahan lapar, tetapi juga merawat kebersamaan. Setiap senyum dan sapaan terasa lebih tulus ketika semua sedang menunggu waktu yang sama.

Tak jauh dari sana, aroma gorengan dan kolak menyeruak dari Pasar Ceplak. Para pedagang sibuk melayani pembeli, tangan-tangan cekatan membungkus takjil dengan kertas cokelat atau plastik bening. Di tempat seperti ini, Ramadan terasa sangat membumi—hangat, sederhana, dan akrab. Kita diingatkan bahwa kebahagiaan sering kali hadir dalam hal-hal kecil: segelas es buah, sebungkus cilok, atau sekadar obrolan ringan sebelum berbuka.

Sementara itu, di sepanjang Jalan Ibrahim Adjie Garut, langit senja perlahan berubah warna. Siluet Gunung Guntur berdiri tenang, seolah menjadi saksi perjalanan waktu. Di sana, kita belajar tentang kesabaran. Gunung itu tak pernah tergesa, namun selalu hadir kokoh. Seperti puasa, yang mengajarkan kita untuk teguh dalam sunyi.

Bagi yang ingin ketenangan, air yang beriak pelan di Situ Bagendit menawarkan cermin refleksi. Angin yang menyapu permukaan danau membawa rasa syukur: bahwa dalam diam pun ada keindahan. Duduk memandang air menjelang magrib membuat hati terasa lebih lapang, seolah beban sehari-hari ikut hanyut bersama cahaya matahari yang perlahan tenggelam.

Dan di kawasan Cilopang, di kaki Gunung Guntur, udara pegunungan mengajarkan kita tentang jeda. Bahwa dalam hidup yang sering tergesa, ada ruang untuk berhenti, menarik napas, dan mensyukuri detik-detik yang berjalan. Ngabuburit di sana bukan soal tempatnya, melainkan soal perasaan pulang—pulang pada ketenangan.

Pada akhirnya, ngabuburit di Garut bukan sekadar menunggu waktu berbuka. Ia adalah perjalanan kecil menuju makna: tentang sabar, syukur, kebersamaan, dan harapan. Senja selalu datang tepat waktu, dan adzan magrib selalu menjadi penanda bahwa setiap penantian, seberat apa pun, akan menemukan ujungnya.

Komentar
  • Penulis: Redaksi Web
  • Sumber: AI

Rekomendasi

  • Datang, Curhat, Joget, Buka Baju, Pulang

    Datang, Curhat, Joget, Buka Baju, Pulang

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Nury Sybli, Alumni UIN Jakarta
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — “Don’t Judging” — Catatan Pagi dari Obrolan Anak SD   Pagi ini di sela-sela ribetnya siap berangkat sekolah, Ni Luh tiba-tiba nanya, “Mom, waktu aku bayi gendut ya?” “Iya… tapi cantik dan menggemaskan,” jawabku cepat.   Dia diam sebentar, lalu lanjut, “Nanti pas aku Junior High School, aku nggak tahu wajahku jadi gimana. […]

  • Ramadhan di Garut Tempo Dulu

    Ramadhan di Garut Tempo Dulu

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Web
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Ada masa ketika Ramadhan di Garut terasa berjalan lebih pelan. Waktu seakan memberi ruang bagi manusia untuk benar-benar merasakan hadirnya bulan suci, bukan sekadar melewatinya. Di kampung-kampung, udara pagi yang dingin dari kaki gunung menyambut orang-orang yang pulang dari sahur dengan langkah ringan dan hati yang tenang.   Masjid dan surau menjadi pusat kehidupan. […]

  • Tips Ngobrol dengan Siswa

    Tips Ngobrol dengan Siswa

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Awalnya saya pikir, makin pintar kita di depan siswa, makin mereka respek, nyatanya, yang sering terjadi malah sebaliknya: siswa jadi diam, defensif, dan cuma mengangguk tanpa benar-benar terbuka.   Saya baru sadar, di usia SMP SMA, yang mereka butuhkan bukan guru yang selalu benar, tapi guru yang mau turun level tanpa menurunkan wibawa. […]

  • Komitmen Garut Ciptakan SDM Unggul

    Komitmen Garut Ciptakan SDM Unggul

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, secara resmi menutup Pelatihan bagi Para Pencari Kerja Tahun 2026 sekaligus meninjau Gelar Karya Vokasi di Area UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Garut, Jalan Raya Samarang, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Kamis (16/4/2026). Program ini merupakan kolaborasi strategis antara Pemerintah Kabupaten Garut dengan Kementerian Ketenagakerjaan RI yang dirancang untuk […]

  • 5 SDIT Terbaik di Garut

    5 SDIT Terbaik di Garut

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    Referensi Orang Tua dalam Memilih Sekolah Dasar Islami   TIGARUT.COM – Minat masyarakat Kabupaten Garut terhadap pendidikan berbasis Islam Terpadu (IT) terus meningkat. Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) dinilai mampu mengintegrasikan pendidikan akademik dengan pembinaan karakter dan nilai-nilai keislaman sejak dini.   Berikut ini adalah 5 SDIT terbaik di Garut yang banyak menjadi rujukan orang […]

  • Harlah NU ke-103 di Pasirwangi, Warga Nahdliyin Sinergi Bangun Daerah

    Harlah NU ke-103 di Pasirwangi, Warga Nahdliyin Sinergi Bangun Daerah

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM, Pasirwangi – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut mengapresiasi peran strategis Nahdlatul Ulama (NU) sebagai garda terdepan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan merawat tradisi Islam yang moderat (wasathiyah). Hal ini disampaikan dalam peringatan Hari Lahir (Harlah) NU yang dilaksanakan di Lapangan Desa Pasirwangi, Kabupaten Garut, Jum’at (23/1/2026). Staf Ahli Bupati Garut, Maskut […]

expand_less