Nah Ini Dia! 5 Curug Indah dan Terkenal di Garut
- account_circle Redaksi Tigarut
- calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TIGARUT.COM — Garut dikenal bukan hanya sebagai kota dodol dan pegunungan, tetapi juga sebagai surga air terjun alami yang tersebar dari utara hingga selatan.
Curug-curug di Garut menawarkan pesona yang beragam: dari air terjun tinggi yang megah, aliran sungai bertebing eksotis, hingga lokasi tersembunyi yang masih sangat alami.
Keindahan ini menjadikan Garut destinasi favorit bagi pencinta alam, petualang, maupun wisatawan yang ingin sejenak menjauh dari hiruk-pikuk kota.
Garut memang surganya curug. Nah Ini dia! 5 curug terkenal di Garut yang paling sering dikunjungi dan wajib masuk daftar jalan-jalan:
- Curug Orok: Curug ini terletak di Kecamatan Cikajang. Air terjunnya tinggi dan deras, dikelilingi hutan pinus yang sejuk. Namanya unik karena suara airnya dipercaya mirip tangisan bayi.
- Curug Sanghyang Taraje: Curug ini salah satu ikon wisata Garut. Tingginya sekitar 80 meter dengan debit air besar. Lokasinya di Kecamatan Pakenjeng, cocok buat pencinta alam dan fotografi.
- Curug Jagapati: Berada di kawasan Bungbulang. Jalur menuju curug ini masih alami dan belum terlalu ramai. Jalur trekking-nya menantang, tapi pemandangannya sepadan dengan usaha.
- Curug Cihanyawar: Lokasinya dekat dengan pemukiman warga, sehingga aksesnya relatif mudah. Airnya jernih dan suasananya tenang—pas untuk healing ringan.
- Curug Leuwi Tonjong: Curug ini berupa aliran sungai dengan tebing batu hitam yang eksotis. Airnya berwarna kehijauan dan sering jadi spot favorit foto karena bentuk alamnya unik.
Keindahan curug-curug di Garut adalah bukti kekayaan alam yang masih terjaga dan layak dinikmati dengan penuh tanggung jawab.
Setiap curug memiliki karakter dan daya tariknya sendiri, menghadirkan pengalaman wisata yang tak sekadar menyegarkan tubuh, tetapi juga menenangkan pikiran.
Saat berkunjung, jangan lupa menjaga kebersihan dan menghormati alam agar pesona curug Garut tetap lestari untuk dinikmati generasi berikutnya.***
- Penulis: Redaksi Tigarut
- Editor: SAB
