Breaking News

Nah Ini Dia! 5 Fakta Unik Kampung Amsterdam di Garut

  • account_circle Redaksi Tigarut
  • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
  • visibility 260
  • print Cetak

TIGARUT.COM — Deretan fakta unik Kampung Amsterdam di Garut ini tidak boleh kamu lewatkan. Berada di kaki Gunung Cikuray, Kampung Amsterdam ini menyimpan bukti sejarah kehidupan bangsa Belanda di Kabupaten Garut.

Kini, Kampung Amsterdam ini masuk dalam jajaran obyek wisata favorit yang ada di Kabupaten Garut. Simak fakta unik Kampung Amsterdam di Garut berikut ini.

Fakta Unik Kampung Amsterdam

1. Objek Wisata

Kampung Amsterdam merupakan salah satu objek wisata baru di Kabupaten Garut yang tengah digandrungi oleh wisatawan. Berada di kaki Gunung Cikuray, objek wisata ini memiliki keindahan alam khas pegunungan serta udara yang sejuk.

Sejak mulai dikelola pada 2016 lalu, pihak pengelola Kampung Amsterdam menyulap sedikit area perkebunan teh yang berada di depan kampung untuk dijadikan tempat beristirahat oleh para wisatawan yang datang.

Terdapat beberapa balai, seperti balai pohon serta balai berbentuk perahu yang bisa dimanfaatkan sebagai objek berswafoto.

2. Peninggalan Belanda

Di Kampung Amsterdam ini memiliki sekitar 12 rumah yang dihuni oleh 24 orang warga. Uniknya, rumah yang ditempati tersebut merupakan rumah peninggalan Belanda yang belum pernah direnovasi.

Rumah-rumah tersebut berdiri di tanah seluas 7 hektar dan dibangun semi permanen dengan perpaduan bilik rajutan kayu dan tembok.

Rata-rata bangunan bekas Belanda di Kampung Amsterdam ini dibuat tahun 1913, meski begitu beberapa diantaranya masih berfungsi dengan baik. Selain itu rumah, terdapat pula saluran air sepanjang 300 meter di tempat ini.

3. Dihuni Keturunan Belanda

Tak hanya bangunannya, jejak peninggalan Belanda juga bisa kita ketahui dari para penghuninya. Di Kampung Amsterdam ini dihuni oleh penduduk keturunan Belanda.

Hal ini diketahui saat seorang YouTuber membagikan keseruannya saat membagikan Kampung Amsterdam ini. Di sana, YouTuber tersebut disambut oleh dua wanita lanjut usia keturunan Belanda.

4. Lokasi

Kampung Amsterdam ini berada di Kawasan Perkebunan Teh Dayeuh Manggung. Lokasinya berjarak sekitar 19 kilometer dari pusat Kota Garut. Jarak tempuh dari pusat kota menuju ke kampung ini membutuhkan waktu sekitar 45 menit perjalanan menggunakan kendaraan motor maupun mobil.

5. Hal yang Bisa Dilakukan

Banyak hal yang bisa kamu lakukan saat mengunjungi Kampung Amsterdam ini. Diantaranya adalah berkemah, hiking, hingga tracking. Kampung Amsterdam ini sangat cocok untuk liburan dengan budget minim karena tiket masuknya hanya Rp5.000/orang.

Nah, itulah lima fakta unik kampung Amsterdam yang berada di Garut, Jawa Barat.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Tau Gak Sih? Ada 5 Pondok Pesantren Terbaik di Garut

    Tau Gak Sih? Ada 5 Pondok Pesantren Terbaik di Garut

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 488
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM –Kabupaten Garut dikenal sebagai salah satu daerah di Jawa Barat yang memiliki tradisi pendidikan Islam yang kuat. Banyak pondok pesantren berdiri dan berkembang dengan kualitas pendidikan yang baik, baik dalam bidang keagamaan maupun pendidikan formal. Berikut ini adalah lima pondok pesantren terbaik di Garut yang memiliki reputasi baik dan banyak diminati masyarakat.   1. […]

  • Merawat Harapan

    Merawat Harapan

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Dewi Susilawati Sofyan, Guru di Garut
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Setiap hari yang berganti, selalu saja ada cerita. Kadang datang membawa kebahagiaan, kadang menghadirkan ujian. Ada masalah yang terasa ringan, ada pula yang begitu berat hingga membuat dada sesak. Namun, jangan biarkan hati kehilangan harapan. Tenanglah… karena setiap masalah yang Allah izinkan hadir, selalu Allah siapkan pula jalan keluarnya. Tidak ada satu pun ujian yang […]

  • 5 Alasan Voice of Baceprot Kritik Jalan Banjarwangi-Singajaya Garut

    5 Alasan Voice of Baceprot Kritik Jalan Banjarwangi-Singajaya Garut

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 55
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM – Voice of Baceprot (VoB) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kampung halaman. Band metal asal Singajaya, Garut, tersebut pernah menyoroti kondisi infrastruktur jalan Banjarwangi-Singajaya yang rusak dan dinilai membahayakan pengguna jalan. Kritik VoB menarik perhatian karena disampaikan oleh putri daerah yang telah membawa nama Garut hingga panggung internasional. Berikut lima alasan mengapa persoalan jalan Banjarwangi-Singajaya […]

  • Budak Pontianak, Veddriq Persembahkan Juara Dunia untuk Negeri Ini

    Budak Pontianak, Veddriq Persembahkan Juara Dunia untuk Negeri Ini

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • visibility 84
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Akhirnya ada juga kabar yang bikin rakyat Indonesia tersenyum lebar. Biasanya tiap buka berita, yang menyapa lebih dulu bukan atlet, melainkan wajah-wajah para koruptor. Bahkan ada bosan, “Bang, tak ada berita lain ya, selain korupsi.” Tapi, yang ini patut membuat kalian bangga. Tiga atlet panjat dinding kita juara dunia. Salah satunya, budak Pontianak. Saya […]

  • Om Zein, Jangan Buka Lagi Aib yang Sudah Allah Tutupi

    Om Zein, Jangan Buka Lagi Aib yang Sudah Allah Tutupi

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Adrian | Perdana.Asia
    • visibility 98
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Tidak banyak pejabat yang berani meminta maaf. Karena itu, sikap Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau Om Zein yang menyampaikan permohonan maaf patut dihargai.   Beliau juga telah menjelaskan bahwa lagu Lalaki Langit, Lalanang Bejat merupakan refleksi atas masa lalunya, bukan dimaksudkan untuk merendahkan perempuan. Penjelasan itu penting agar publik memahami konteks lahirnya lagu […]

  • Antara Bisa Membaca Kitab dan Layak Menjadi Pewaris Pondok

    Antara Bisa Membaca Kitab dan Layak Menjadi Pewaris Pondok

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Lubab Zaman, Pemilik Channel Drama @lindtivi
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Prompt:   Modal bisa baca kitab, sudah sah jadi “pewaris pondok”. Karena sealim-alimnya calon kiai, sia-sia saja mengajar kitab kalau masih “translit Jawa sentris”. Maka, dengarkan ketika “anak kiai” mulai mengajar kitab! Pertama, apakah hanya fokus translit? Kedua, apakah bisa menerjemahkan dalam bahasa lisannya sendiri? Ketiga, tanpa melihat kitab, apakah mampu menyampaikan matan-matan kitab?   […]

expand_less