Breaking News
dark_mode

Inilah Mitos Kejantanan Pria dan Sejarah Situ Sarkanjut

  • account_circle Redaksi Tigarut
  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TIGARUT.COM — Sebuah situ atau danau bernama Sarkanjut terkenal di Kabupaten Garut. Situ Sarkanjut kerap dikaitkan dengan mitos soal kejantanan pria.

Situ Sarkanjut terletak di Kampung Sarkanjut, Desa Dungusiku, Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut. Lokasinya, berada sekitar 20 kilometer di arah Utara perkotaan Garut.

Situ Sarkanjut, memang tak biasa. Namanya, tak lazim didengar dan terkesan jorok. Bukan tanpa alasan. Kanjut, dalam bahasa Sunda berarti penis atau alat vital pria. Maka tak heran jika danau kecil dengan ukuran sekitar dua hektare itu kerap dikait-kaitkan dengan mitos perihal kejantanan pria.

Menurut informasi yang dihimpun, awal mula Sarkanjut berasal dari cerita mitos seorang sesepuh kampung tersebut yang mendapat bisikan gaib saat tengah bertarung dengan Belanda.

Sesepuh itu dibisiki untuk memegang kemaluannya tiga kali untuk membuat masyarakat kampung tersebut selamat dan menang. Kemudian warga setempat diceritakan selamat dan terhindar dari pasukan Belanda.

Lantas, seberapa besar kebenaran mitos tersebut? Saat berbincang dengan Herman (58), salah seorang sesepuh Kampung Sarkanjut.

Menurut Herman, cerita awal mula Situ Sarkanjut terjadi di zaman dahulu kala. Cerita bermula dari kedatangan seorang pemuka agama, bernama Mbah Sura Adipraja.

Mbah Sura, kata Herman, yang saat itu menjadi seorang pejabat setingkat camat di kawasan Cianjur, menolak untuk memberikan upeti kepada Belanda. “Beliau kemudian hijrah ke Garut dan datang ke wilayah ini,” kata Herman.

Kemudian, setelah itu kata Herman, dengan kesaktiannya, Mbah Sura kemudian membuat sebuah danau dibantu masyarakat setempat dan dinamai Situ Sarkanjut. “Ditambak sendiri kemudian dibantu oleh masyarakat,” katanya.

Perihal nama Sarkanjut sendiri, kata Herman, bukan berasal dari alat vital pria. Melainkan dari kanjut yang berarti tempat untuk menyimpan.

“Kanjut itu tempat untuk menyimpan. Jadi, dulu di daerah sini dijadikan wilayah untuk mengurus benda pusaka. Benda pusaka itu kemudian dikanjuti atau diberi tempat,” ungkap Herman.

Sejarah Situ Sarkanjut yang diungkap Herman, juga diamini oleh Warjita, salah seorang sejarawan asal Garut. Warjita mengatakan, cerita tersebut konon terjadi di sekitar abad 17 atau 18. “Memang hasil penelusuran yang saya lakukan juga demikian. Itu ceritanya terjadi di sekitar abad ke-17 atau ke-18,” kata Warjita

Warjita mengatakan sejarah terbentuknya Situ Sarkanjut berkorelasi dengan salah seorang tokoh bernama Mbah Sura Adipraja.

Situ Sarkanjut sendiri kemudian berkembang dan jadi seperti sekarang. Saat ini, selain dipakai untuk memancing oleh masyarakat, Situ Sarkanjut jadi lumbung air untuk mengaliri area persawahan masyarakat.

Komentar

Rekomendasi

  • Nah Ini Dia! 6 Tradisi Imlek yang Masih Dilestarikan Masyarakat

    Nah Ini Dia! 6 Tradisi Imlek yang Masih Dilestarikan Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Perayaan Tahun Baru Imlek kembali disambut meriah oleh masyarakat Tionghoa di berbagai daerah di Indonesia. Momentum pergantian tahun dalam kalender lunar ini bukan hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga sarat makna budaya dan nilai kebersamaan. Berikut enam tradisi Imlek yang masih dilestarikan hingga kini. 1. Membersihkan dan Menghias Rumah Menjelang Imlek, masyarakat biasanya […]

  • Musrenbang Talegong: Fokus Pembangunan di Bidang Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur

    Musrenbang Talegong: Fokus Pembangunan di Bidang Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM, Talegong – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melakukan monitoring pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan dalam rangka Penyusunan RKPD Kabupaten Garut Tahun 2027, yang berlangsung di Aula Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut, Kamis (5/2/2026). Bupati Abdusy Syakur Amin menegaskan bahwa esensi pembangunan adalah meningkatkan kualitas hidup masyarakat agar lebih sehat, panjang umur, dan produktif. […]

  • Efek MBG Makin Dahsyat, Siswa SMK Pun Berani Kritik Presiden

    Efek MBG Makin Dahsyat, Siswa SMK Pun Berani Kritik Presiden

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Di sebuah semesta alternatif bernama Republik Kenyang Raya, ada satu hukum alam yang baru saja ditemukan para ilmuwan dari cabang Fisika Teoritis cabang warteg. Semakin sering anak sekolah makan gratis, semakin tinggi level roasting-nya. Hukum ini mulai menyaingi Hukum Newton. Bedanya, kalau Newton jatuhnya apel, kalau ini jatuhnya wibawa pejabat.   Fenomena ini disebut […]

  • Amerika Kalah dalam Systemic War?

    Amerika Kalah dalam Systemic War?

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Budhiana Kartawijaya, geopolitics enthusiast.
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Siapa pemenang perang ini? AS-Israel? Atau Iran? Menurut saya, pertanyaan hitam-putih seperti itu didasarkan pada asumsi bahwa perang adalah sesuatu yang langsung (direct), satu atau dua front, dan simetri. Taktik perang langsung untuk meraih strategi. Siapa yang kalah di medan front tempur (battle), dia kalah juga di peperangan (war).   Tapi sekarang ini perang […]

  • Asyik! Garut Siapkan Jalur Mudik Lintas Selatan

    Asyik! Garut Siapkan Jalur Mudik Lintas Selatan

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Untuk melayani dan demi kelancaran arus mudik, Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar) segera melakukan perbaikan infrastruktur jalan Singajaya-Cibalong yang menghubungkan dengan jalur lintas selatan Jabar. Langkah ini diambil untuk memudahkan masyarakat dalam berbagai aktivitas pendidikan dan perekonomian seperti pendistribusian hasil pertanian dan pariwisata.   “Itu l salah satu jalur prioritas pengembangan wilayah […]

  • Umrah Akbar Santri Angkatan Ke-5 Ma’had Darul Arqam Garut

    Umrah Akbar Santri Angkatan Ke-5 Ma’had Darul Arqam Garut

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Ma’had Darul Arqam Muhammadiyah Daerah Garut kembali menyelenggarakan umrah akbar santri angkatan ke-5. Umrah akbar merupakan program unggulan Ma’had Darul Arqam yang dikhususkan untuk santri yang bisa menuntaskan pendidikannya selama 6 tahun. Jamaah yang diberangkatkan tahun ini sejumlah 221 orang, terdiri dari 88 orang santri putra, 97 orang santri putri dan 36 orang […]

expand_less