Breaking News

Inilah Mitos Kejantanan Pria dan Sejarah Situ Sarkanjut

  • account_circle Redaksi Tigarut
  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • visibility 289
  • print Cetak

TIGARUT.COM — Sebuah situ atau danau bernama Sarkanjut terkenal di Kabupaten Garut. Situ Sarkanjut kerap dikaitkan dengan mitos soal kejantanan pria.

Situ Sarkanjut terletak di Kampung Sarkanjut, Desa Dungusiku, Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut. Lokasinya, berada sekitar 20 kilometer di arah Utara perkotaan Garut.

Situ Sarkanjut, memang tak biasa. Namanya, tak lazim didengar dan terkesan jorok. Bukan tanpa alasan. Kanjut, dalam bahasa Sunda berarti penis atau alat vital pria. Maka tak heran jika danau kecil dengan ukuran sekitar dua hektare itu kerap dikait-kaitkan dengan mitos perihal kejantanan pria.

Menurut informasi yang dihimpun, awal mula Sarkanjut berasal dari cerita mitos seorang sesepuh kampung tersebut yang mendapat bisikan gaib saat tengah bertarung dengan Belanda.

Sesepuh itu dibisiki untuk memegang kemaluannya tiga kali untuk membuat masyarakat kampung tersebut selamat dan menang. Kemudian warga setempat diceritakan selamat dan terhindar dari pasukan Belanda.

Lantas, seberapa besar kebenaran mitos tersebut? Saat berbincang dengan Herman (58), salah seorang sesepuh Kampung Sarkanjut.

Menurut Herman, cerita awal mula Situ Sarkanjut terjadi di zaman dahulu kala. Cerita bermula dari kedatangan seorang pemuka agama, bernama Mbah Sura Adipraja.

Mbah Sura, kata Herman, yang saat itu menjadi seorang pejabat setingkat camat di kawasan Cianjur, menolak untuk memberikan upeti kepada Belanda. “Beliau kemudian hijrah ke Garut dan datang ke wilayah ini,” kata Herman.

Kemudian, setelah itu kata Herman, dengan kesaktiannya, Mbah Sura kemudian membuat sebuah danau dibantu masyarakat setempat dan dinamai Situ Sarkanjut. “Ditambak sendiri kemudian dibantu oleh masyarakat,” katanya.

Perihal nama Sarkanjut sendiri, kata Herman, bukan berasal dari alat vital pria. Melainkan dari kanjut yang berarti tempat untuk menyimpan.

“Kanjut itu tempat untuk menyimpan. Jadi, dulu di daerah sini dijadikan wilayah untuk mengurus benda pusaka. Benda pusaka itu kemudian dikanjuti atau diberi tempat,” ungkap Herman.

Sejarah Situ Sarkanjut yang diungkap Herman, juga diamini oleh Warjita, salah seorang sejarawan asal Garut. Warjita mengatakan, cerita tersebut konon terjadi di sekitar abad 17 atau 18. “Memang hasil penelusuran yang saya lakukan juga demikian. Itu ceritanya terjadi di sekitar abad ke-17 atau ke-18,” kata Warjita

Warjita mengatakan sejarah terbentuknya Situ Sarkanjut berkorelasi dengan salah seorang tokoh bernama Mbah Sura Adipraja.

Situ Sarkanjut sendiri kemudian berkembang dan jadi seperti sekarang. Saat ini, selain dipakai untuk memancing oleh masyarakat, Situ Sarkanjut jadi lumbung air untuk mengaliri area persawahan masyarakat.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Singkat Saja, Inilah Sejarah Berdirinya Kabupaten Garut

    Singkat Saja, Inilah Sejarah Berdirinya Kabupaten Garut

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 391
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Melansir laman resmi garutkab.go.id, sejarah Kabupaten Garut berawal dari pembubaran Kabupaten Limbangan pada tahun 1811 oleh Daendels dengan alasan produksi kopi dari daerah Limbangan menurun hingga titik paling rendah nol dan bupatinya menolak perintah menanam nila (indigo). Pada tanggal 16 Pebruari 1813, Letnan Gubernur di Indonesia yang pada waktu itu dijabat oleh Raffles, telah […]

  • Ritel Fesyen Sungguh Sangat Menarik Hati

    Ritel Fesyen Sungguh Sangat Menarik Hati

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Tedi Taufiqrahman, Penulis Leupas
    • visibility 244
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Baca laporan dari McKinsey tentang masa depan industri retail fashion 2026 memang sangat menarik. Berbekal laporan yang kaya gini saja, biasanya bikin orang jadi paling tahu masa depan. Paling pintar bernubuat. Dan kita sebagai orang paling bisa berdecak kagum; Oh ya? Akan seperti itu? Tahun kemarin, 2024 saya dengar ada seseorang meramalkan bahwa […]

  • Si Kabayan Jadi Pewarta Media Online

    Si Kabayan Jadi Pewarta Media Online

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 250
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Si Kabayan ayeuna geus gaya, bajuna mah kaos oblong tapi maké rompi loba saku nu aya tulisan “PERS” badag pisan dina tonggongna. Gawéna jadi wartawan di média online “Tigarut.com”. Isuk-isuk, manéhna geus disidék ku dununganana, Redaktur nu galakna leuwih-leuwih ti Abah. “Kabayan! Mana warta dinten ayeuna? Urang peryogi berita anu viral, anu matak klik-un […]

  • Tingkatkan Mutu Pendidikan, Garut Gandeng UPI Latih 400 Pendidik

    Tingkatkan Mutu Pendidikan, Garut Gandeng UPI Latih 400 Pendidik

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Web
    • visibility 71
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan melalui penguatan kompetensi tenaga pendidik. Salah satu langkah yang disiapkan ialah menggandeng Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) untuk memberikan pelatihan kepada 400 pendidik guna memperkuat kemampuan, khususnya di bidang literasi dan numerasi. Hal tersebut disampaikan Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, saat menghadiri sekaligus memberikan arahan dalam […]

  • 2 Kelompok Kritis Sekarang

    2 Kelompok Kritis Sekarang

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • visibility 115
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Kita perhatikan, sekarang ini ada dua kelompok kritis dalam panggung politik nasional yang sedang berlangsung. Pertama, kelompok kritis pada kebijakan-kebijakan pemerintah dan program-program Presiden Prabowo, seperti soal MBG, melemahnya rupiah dll. Kelompok kritis ini murni suara rakyat sebagai kontrol kekuasaan. Kedua, kelompok kritis yang melihat bahwa kritik-kritik pada pemerintah bukan lagi kritik pada program […]

  • Waspada Pungli di Pantai Garut Saat Libur Lebaran

    Waspada Pungli di Pantai Garut Saat Libur Lebaran

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 161
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Libur Lebaran selalu membawa berkah bagi sektor wisata Garut, terutama kawasan pantai selatan seperti Sayang Heulang, Santolo, dan Rancabuaya. Namun di balik ramainya wisatawan, muncul persoalan klasik yang kembali viral: dugaan pungutan liar (pungli). Dalam beberapa hari terakhir, keluhan wisatawan tentang tarif masuk yang tidak jelas kembali ramai di media sosial, bahkan menjadi perhatian […]

expand_less