Breaking News
dark_mode

Nah Ini Dia! 6 Tradisi Imlek yang Masih Dilestarikan Masyarakat

  • account_circle Redaksi Tigarut
  • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TIGARUT.COM — Perayaan Tahun Baru Imlek kembali disambut meriah oleh masyarakat Tionghoa di berbagai daerah di Indonesia. Momentum pergantian tahun dalam kalender lunar ini bukan hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga sarat makna budaya dan nilai kebersamaan. Berikut enam tradisi Imlek yang masih dilestarikan hingga kini.

1. Membersihkan dan Menghias Rumah

Menjelang Imlek, masyarakat biasanya melakukan tradisi bersih-bersih rumah. Kegiatan ini melambangkan pembuangan kesialan dan membuka jalan bagi keberuntungan di tahun yang baru. Setelah itu, rumah dihias dengan pernak-pernik bernuansa merah seperti lampion dan hiasan bertuliskan huruf keberuntungan.

2. Pertunjukan Barongsai dan Liong

Atraksi Tari Barongsai dan Tari Liong menjadi bagian yang paling dinantikan saat Imlek. Pertunjukan ini dipercaya membawa keberuntungan sekaligus mengusir energi negatif. Biasanya, barongsai tampil di pusat perbelanjaan, klenteng, hingga ruang publik.

3. Tradisi Angpao

Angpao atau amplop merah berisi uang diberikan oleh mereka yang telah menikah kepada anak-anak dan anggota keluarga yang belum menikah. Warna merah pada amplop melambangkan kebahagiaan, kemakmuran, dan keberuntungan.

4. Makan Malam Bersama Keluarga

Malam sebelum Imlek diisi dengan makan malam bersama keluarga besar. Tradisi ini menjadi simbol persatuan dan keharmonisan. Hidangan seperti ikan, kue keranjang, dan jeruk mandarin memiliki makna filosofis berupa harapan akan kelimpahan rezeki dan kehidupan yang manis.

5. Menyalakan Petasan dan Kembang Api

Suara petasan dan gemerlap kembang api turut memeriahkan suasana pergantian tahun. Secara tradisional, bunyi petasan dipercaya mampu mengusir roh jahat dan membawa suasana baru yang penuh semangat.

6. Sembahyang dan Doa

Sebagian masyarakat Tionghoa melaksanakan sembahyang di rumah maupun di klenteng sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur serta memanjatkan doa untuk kesehatan, keselamatan, dan rezeki di tahun mendatang.

Perayaan Imlek bukan sekadar pesta tahunan, melainkan momen refleksi, mempererat tali keluarga, serta menumbuhkan harapan baru bagi kehidupan yang lebih baik.

Komentar
  • Penulis: Redaksi Tigarut
  • Sumber: AI

Rekomendasi

  • 5 Fakta Akhir dari SMKN 2 Garut

    5 Fakta Akhir dari SMKN 2 Garut

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Menjelang akhir tahun ajaran, suasana di SMKN 2 Garut selalu menghadirkan cerita menarik. Bukan hanya soal kelulusan, tetapi juga berbagai dinamika yang membentuk karakter siswa selama menempuh pendidikan. Dari kedisiplinan hingga kreativitas, ada banyak hal yang menjadi warna tersendiri di sekolah kejuruan favorit di Garut ini.   1. Momen Perpisahan Penuh Haru   Akhir […]

  • Lima Sila sebagai Lima Luka

    Lima Sila sebagai Lima Luka

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Yudi Latif, Direktur Reform Institute
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Saudaraku, Pancasila tidak terancam oleh mereka yang membencinya. Ia lebih terluka oleh mereka yang mengaku paling mencintainya.   Setiap 1 Juni, kita mengenang kelahirannya. Namun jarang memeriksa nasibnya.   Pancasila terpajang di dinding; korupsi berakar dalam sistem. Pancasila dibacakan dalam upacara; keadilan mengantre di pintu kuasa. Pancasila menjadi slogan pidato; rakyat kerap hanya […]

  • Mengenal Negeri yang Melahirkan Banyak Jenius Islam (1)

    Mengenal Negeri yang Melahirkan Banyak Jenius Islam (1)

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Di masa kejayaan Islam dulu banyak melahirkan ilmuwan hebat. Pikiran kalian pasti ilmuwan itu banyak berasal dari Timur Tengah. Ternyata, negeri penghasil para jenius Islam zaman itu, berasal dari Uzbekistan. Negeri yang dicukur Porgugal 5-0 di Piala Dunia. Oh iya, Prancis baru saja mencukur Norwegia 4-1, lalu Irak dibantai Senegal 5-0. Mari kita ungkap […]

  • Nah Ini Dia! 6 Keunikan Domba Cibuluh Garut Tampil Beda

    Nah Ini Dia! 6 Keunikan Domba Cibuluh Garut Tampil Beda

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Domba Cibuluh Garut semakin dikenal sebagai salah satu domba unggulan lokal yang memiliki ciri khas berbeda dibandingkan domba pada umumnya. Berasal dari wilayah Cibuluh, Kabupaten Garut, domba ini tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga memiliki keunikan tersendiri yang membuatnya diminati peternak dan pecinta domba aduan.   Berikut enam keunikan Domba Cibuluh Garut:   […]

  • Giliran Mahasiswa ITB Berotak Mesum, Goyang Erika

    Giliran Mahasiswa ITB Berotak Mesum, Goyang Erika

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Ini ada apa sih dengan mahasiswa kita. Kok pada otak mesum sih (oknum). Sebelumnya ada 16 mahasiswa FH UI, sekarang giliran mahasiswa ITB pula. Amit-amit kalau kena mahasiswa saya. Mari kita ungkap sambil seruput Koptagul, wak!   Selamat datang di era keemasan intelektual Indonesia tahun 2026, di mana mahasiswa dari kampus paling top seperti […]

  • Malam Jumat Kita Bahas Hamil di Luar Nikah

    Malam Jumat Kita Bahas Hamil di Luar Nikah

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Kita ketemu lagi dengan malam Jumat. Kelambunya jangan dipasang dulu. Inilah malam punya banyak nama panggilan. Ada menyebut malam penuh berkah. Ada yang menyebut malam sunnah Rasul. Saatnya membaca Surah Alkahfi. Ada juga menyebut malam ketika diplomasi tingkat tinggi antara dua pihak yang telah memiliki stempel halal biasanya meningkat tajam. Bahasa kerennya hubungan bilateral. […]

expand_less