Breaking News

Belajar Memahami Realita

  • account_circle Yayu Resti Purwitasari, Guru Bimbingan dan Konseling SMKN 1 Garut
  • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
  • visibility 149
  • print Cetak

TIGARUT.COM — Akhir-akhir ini lagi kepikiran lagi soal program BK…belum benar-benar disusun, masih di tahap mikir dan “nyicil latihan” sedikit-sedikit.

Dan di proses itu, saya malah keingat fase lama saya— fase yang terlalu terpaku pada “template”.

 

Dulu, setiap bikin program BK, rasanya semua aspek (ke-11 bidang itu) harus masuk, yang penting lengkap, yang penting sesuai format.

 

Hasil need assessment dari AKPD atau ATP jadi pegangan utama. Sementara harapan Kepala Sekolah, cerita wali kelas, data pelanggaran, kehadiran, sampai nilai rapor… hanya jadi pelengkap.

 

Kelihatannya rapi, tapi ternyata belum tentu relevan, karena begitu dijalankan, programnya terasa “hambarrrr”.

 

Seperti ada jarak antara apa yang direncanakan dengan apa yang sebenarnya dibutuhkan siswa.

Nah, di momen lagi mikir dan latihan kecil-kecilan ini, saya mulai coba ubah cara pandang.

 

Belum langsung duduk serius bikin program, tapi mulai ngumpulin “bahan baku” dulu pelan-pelan:

Nyoba baca lagi data kebutuhan siswa, bukan cuma dari angket, tapi dari cerita-cerita yang selama ini sering kita dengar.

 

✔️Intip legger nilai rapor atau hasil AKM/TKA deh kalau skrg , kira-kira di mana siswa paling butuh didampingi.

 

✔️Dengerin ulang keluhan wali kelas—yang kadang justru paling jujur menggambarkan kondisi lapangan.

 

✔️Sambil refleksi, sebenarnya sekolah kita lagi “butuh apa” sih sekarang? Program unggulannya apa?

 

✔️ curhatan bawel siswa, bu dikelasku banyak bgt yg bawa make-up, HP, bahasanya kasar,

 

Dari proses yang masih setengah matang ini, saya mulai ngerasa, ternyata nyusun program BK itu bukan langsung soal ngetik dokumen, tapi latihan memahami realita.

 

Latihan menyambungkan data dengan rasa.

Latihan biar program yang nanti dibuat nggak cuma “jadi”, tapi juga “kena”.

Karena pada akhirnya, kita bukan sekadar bikin administrasi, tapi sedang menyiapkan cara untuk mendampingi siswa dengan lebih tepat.

 

Bikin program itu memang sangaaaat berat dan melelahkan 😁 jadi saya mau bikin lebih sederhana aja dengan membuat prioritas-prioritas layanan..

 

Kalau bapak/ibu lagi di fase yang sama—masih mikir, masih nyicil, belum mulai full—

biasanya mulai dari mana dulu?

Yuk, sharing 👇

 

Disclaimer: Ini POV pribadi saya, bukan kebenaran mutlak. Silakan dimodifikasi atau di-crosscheck sesuai kondisi sekolah masing-masing

  • Penulis: Yayu Resti Purwitasari, Guru Bimbingan dan Konseling SMKN 1 Garut

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • 5 Alasan Domba Garut yang Harus Diketahui

    5 Alasan Domba Garut yang Harus Diketahui

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 64
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM – Domba Garut bukan sekadar hewan ternak. Bagi masyarakat Garut dan Jawa Barat, domba ini merupakan bagian dari identitas daerah, sumber ekonomi, sekaligus warisan genetik dan budaya yang terus dijaga. Domba Garut bahkan telah ditetapkan pemerintah sebagai salah satu rumpun domba lokal Indonesia yang memiliki kekayaan sumber daya genetik dan perlu dilindungi serta dilestarikan. […]

  • Pemkab Garut Apresiasi Exploring IPB 2026, Cetak SDM Unggul untuk Ketahanan Pangan Daerah

    Pemkab Garut Apresiasi Exploring IPB 2026, Cetak SDM Unggul untuk Ketahanan Pangan Daerah

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 309
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM, Garut Kota – Pemerintah Kabupaten Garut memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Himpunan Mahasiswa Garut Institut Pertanian Bogor (HIMAGA IPB) yang menyelenggarakan kegiatan Exploring IPB 2026. Acara yang berlangsung di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Sabtu (17/1/2026) ini bertujuan memperkenalkan dunia perkuliahan dan menjaring minat siswa SMA/SMK sederajat di Garut untuk melanjutkan studi ke salah […]

  • Longsor Tebing 70 Meter Tutup Akses Jalan di Garut Selatan

    Longsor Tebing 70 Meter Tutup Akses Jalan di Garut Selatan

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 184
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM  – Tebing setinggi sekitar 70 meter di Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut, longsor dan menutup akses jalan utama penghubung wilayah Garut selatan. Akibatnya, arus lalu lintas dari kedua arah tidak dapat melintas.   Peristiwa longsor terjadi pada Rabu malam (22/4/2026) setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Kondisi tanah yang labil memicu runtuhnya tebing hingga material […]

  • Shalatlah Allah yang Menjamin Rizki

    Shalatlah Allah yang Menjamin Rizki

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
    • visibility 127
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Suatu hari, seorang suami pulang ke rumah dan menemui istrinya setelah shalat isya. Ia menemukan anak-anaknya sudah pada tidur.   Dia bertanya kepada istrinya, “Apakah anak-anak sudah shalat?”   Istrinya berkata, “Di rumah tidak ada makanan dan aku mengasuh dan menyibukkan mereka sampai pada tertidur dan mereka belum shalat.”   “Bangunkanlah mereka…!” Kata suaminya […]

  • Pentingnya Peran Orang Tua Dampingi Anak dan Kembangkan Potensi Siswa

    Pentingnya Peran Orang Tua Dampingi Anak dan Kembangkan Potensi Siswa

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 106
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mendorong peran aktif orang tua dalam mendampingi anak pada masa awal sekolah sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan keluarga sekaligus mendukung tumbuh kembang generasi muda. Hal tersebut disampaikan saat memimpin Apel Gabungan di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Senin pagi (13/7/2026).   Dalam amanatnya, Bupati Garut memberikan […]

  • Misteri Tato di Tubuh Korban: Kunci Motif Perbuatan Taufik?

    Misteri Tato di Tubuh Korban: Kunci Motif Perbuatan Taufik?

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Nurul Indra, Mantan Jurnalis, Asisten Peneliti
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Misteri yang masih berputar-putar di kepalaku dari kasus Taufik Hidayat ini tentu saja soal MOTIF. Kenapa Taufik melakukan itu? Aku yakin, banyak dari kita juga penasaran. Karena semakin banyak detail kasus ini terungkap, semakin sulit dipahami dengan logika orang kebanyakan. Mengetahui motif Taufik ini sangat penting. Nanti aku kasih tahu apa saja hal penting itu, […]

expand_less