Breaking News
dark_mode

HIMAPET UNIGA Sukses Gelar Pesta Patok UNIGA 2026, Domba dan Kambing Show Up

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pesta Patok UNIGA 2026 tidak hanya menjadi ajang kontes ternak, tetapi juga berperan sebagai sarana edukasi, promosi, dan pelestarian potensi ternak lokal unggulan. Acara ini menghadirkan berbagai kategori perlombaan yang menarik dan kompetitif, di antaranya Raja Kasep, Raja Petet, Raja Pedaging, Ratu Bibit, serta Eksibisi Jajalon yang menampilkan kualitas, performa, dan karakteristik terbaik dari ternak domba dan kambing.

Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan. Ratusan peternak dari berbagai wilayah hadir dengan membawa ternak terbaiknya, menjadikan Pesta Patok UNIGA 2026 sebagai ajang yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga penuh semangat kebersamaan. Kehadiran kategori lomba yang beragam diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas bibit, manajemen pemeliharaan, serta nilai ekonomi ternak domba dan kambing lokal.

Pesta Patok UNIGA 2026 turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Rektor Universitas Garut yang diwakili oleh Wakil Rektor IV, Ketua DPD HPDKI, Ketua DPC HPDKI, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Garut, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dekan Fakultas, Wakil Dekan I, II, dan III, Ketua Program Studi Peternakan, serta jajaran dosen Peternakan Universitas Garut. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi bukti nyata dukungan lintas sektor terhadap kemajuan peternakan daerah.

Ketua HIMAPET Universitas Garut, M. Nizzar Al Ghiffary, menyampaikan bahwa Pesta Patok UNIGA 2026 merupakan bentuk komitmen mahasiswa peternakan untuk hadir dan berkontribusi langsung di tengah masyarakat.

“Pesta Patok UNIGA 2026 bukan hanya sekadar ajang perlombaan, tetapi juga ruang kolaborasi antara mahasiswa, peternak, akademisi, dan pemerintah. Kami ingin menjadikan kegiatan ini sebagai sarana pembelajaran nyata sekaligus upaya menjaga dan mengembangkan potensi ternak lokal yang menjadi kebanggaan daerah,” ungkapnya.

Salah seorang peserta kontes, peternak asal Garut, turut menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan acara ini.“Pesta Patok UNIGA 2026 ini luar biasa. Penilaiannya profesional, acaranya tertib, dan kami sebagai peternak merasa benar-benar dihargai. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut setiap tahun,” ujarnya.

Testimoni serupa juga disampaikan oleh peserta kategori Ratu Bibit. “Ajang ini sangat penting bagi kami peternak bibit. Selain lomba, kami bisa saling bertukar ilmu dan pengalaman dengan peternak lain, juga belajar langsung dari akademisi,” ungkap salah satu peserta dengan penuh antusias.

Sementara itu, peserta Eksibisi Jajalon menilai kegiatan ini sebagai bentuk pelestarian tradisi dan budaya peternakan lokal.

“Eksibisi Jajalon bukan hanya hiburan, tapi juga identitas peternak Garut. Kami bangga bisa menampilkan ternak terbaik di acara sebesar ini,” tuturnya.

Ketua Program Studi Peternakan Universitas Garut dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi antara dunia akademik dan praktik lapangan.

“Kegiatan seperti Pesta Patok UNIGA 2026 sangat relevan dengan pengembangan kompetensi mahasiswa. Ini menjadi laboratorium lapangan yang nyata, sekaligus kontribusi akademik dalam meningkatkan kualitas dan keberlanjutan peternakan rakyat,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan pimpinan Universitas Garut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Pesta Patok UNIGA 2026 sebagai bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung sektor peternakan. Kolaborasi antara mahasiswa, peternak, pemerintah, dan akademisi dinilai menjadi kunci penting dalam membangun peternakan yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Melalui Pesta Patok UNIGA 2026, HIMAPET Universitas Garut bersama HPDKI berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin yang berkelanjutan, mempererat silaturahmi antarpeternak, meningkatkan kualitas ternak lokal, serta menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap dunia peternakan sebagai salah satu pilar penting pembangunan dan ketahanan pangan daerah.

Komentar
  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi

  • Mendidik dengan Kelembutan

    Mendidik dengan Kelembutan

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Yayat Rohayati, M.Pd
    • 0Komentar

    Mendidik dengan kelembutan merupakan pendekatan yang menekankan kasih sayang, kesabaran, dan empati dalam proses pendidikan. Teori humanistic learning dari Carl Rogers menekankan bahwa setiap anak memiliki potensi berkembang bila ia merasa diterima, dihargai, dan dipahami. Dalam konteks anak usia Madrasah Tsanawiyah (MTs), fase remaja awal yang sedang mencari jati diri, kelembutan guru dan orang tua […]

  • Inilah Pengurus PWRI 2026-2031, Bupati Garut: Pensiun Bukan Halangan Berkontribusi bagi Bangsa

    Inilah Pengurus PWRI 2026-2031, Bupati Garut: Pensiun Bukan Halangan Berkontribusi bagi Bangsa

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM, Garut Kota – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, secara resmi mengukuhkan Pengurus Persatuan Wreda Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Garut Masa Bakti Tahun 2026-2031. Prosesi pengukuhan yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis (22/1/2026). Bupati Abdusy Syakur Amin menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada para pensiunan Aparatur Sipil Negara […]

  • Shalatlah Allah yang Menjamin Rizki

    Shalatlah Allah yang Menjamin Rizki

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Suatu hari, seorang suami pulang ke rumah dan menemui istrinya setelah shalat isya. Ia menemukan anak-anaknya sudah pada tidur.   Dia bertanya kepada istrinya, “Apakah anak-anak sudah shalat?”   Istrinya berkata, “Di rumah tidak ada makanan dan aku mengasuh dan menyibukkan mereka sampai pada tertidur dan mereka belum shalat.”   “Bangunkanlah mereka…!” Kata suaminya […]

  • Asyik! Garut Siapkan Jalur Mudik Lintas Selatan

    Asyik! Garut Siapkan Jalur Mudik Lintas Selatan

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Untuk melayani dan demi kelancaran arus mudik, Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar) segera melakukan perbaikan infrastruktur jalan Singajaya-Cibalong yang menghubungkan dengan jalur lintas selatan Jabar. Langkah ini diambil untuk memudahkan masyarakat dalam berbagai aktivitas pendidikan dan perekonomian seperti pendistribusian hasil pertanian dan pariwisata.   “Itu l salah satu jalur prioritas pengembangan wilayah […]

  • Naasnya Nasib Jurnalisme Digital

    Naasnya Nasib Jurnalisme Digital

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Di masa lalu, jurnalisme memiliki satu keistimewaan yang nyaris tak tergugat: ia menjadi penjaga makna. Wartawan tidak sekadar melaporkan peristiwa, tetapi juga menata realitas—memilah fakta, memberi konteks, dan menyajikan makna kepada publik. Redaksi menjadi “gerbang kebenaran”, dan media massa berfungsi sebagai otoritas simbolik dalam ruang publik. Namun, di era jurnalisme digital dan media […]

  • Datang, Curhat, Joget, Buka Baju, Pulang

    Datang, Curhat, Joget, Buka Baju, Pulang

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Nury Sybli, Alumni UIN Jakarta
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — “Don’t Judging” — Catatan Pagi dari Obrolan Anak SD   Pagi ini di sela-sela ribetnya siap berangkat sekolah, Ni Luh tiba-tiba nanya, “Mom, waktu aku bayi gendut ya?” “Iya… tapi cantik dan menggemaskan,” jawabku cepat.   Dia diam sebentar, lalu lanjut, “Nanti pas aku Junior High School, aku nggak tahu wajahku jadi gimana. […]

expand_less