Breaking News

HIMAPET UNIGA Sukses Gelar Pesta Patok UNIGA 2026, Domba dan Kambing Show Up

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
  • visibility 263
  • print Cetak

Pesta Patok UNIGA 2026 tidak hanya menjadi ajang kontes ternak, tetapi juga berperan sebagai sarana edukasi, promosi, dan pelestarian potensi ternak lokal unggulan. Acara ini menghadirkan berbagai kategori perlombaan yang menarik dan kompetitif, di antaranya Raja Kasep, Raja Petet, Raja Pedaging, Ratu Bibit, serta Eksibisi Jajalon yang menampilkan kualitas, performa, dan karakteristik terbaik dari ternak domba dan kambing.

Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan. Ratusan peternak dari berbagai wilayah hadir dengan membawa ternak terbaiknya, menjadikan Pesta Patok UNIGA 2026 sebagai ajang yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga penuh semangat kebersamaan. Kehadiran kategori lomba yang beragam diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas bibit, manajemen pemeliharaan, serta nilai ekonomi ternak domba dan kambing lokal.

Pesta Patok UNIGA 2026 turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Rektor Universitas Garut yang diwakili oleh Wakil Rektor IV, Ketua DPD HPDKI, Ketua DPC HPDKI, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Garut, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dekan Fakultas, Wakil Dekan I, II, dan III, Ketua Program Studi Peternakan, serta jajaran dosen Peternakan Universitas Garut. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi bukti nyata dukungan lintas sektor terhadap kemajuan peternakan daerah.

Ketua HIMAPET Universitas Garut, M. Nizzar Al Ghiffary, menyampaikan bahwa Pesta Patok UNIGA 2026 merupakan bentuk komitmen mahasiswa peternakan untuk hadir dan berkontribusi langsung di tengah masyarakat.

“Pesta Patok UNIGA 2026 bukan hanya sekadar ajang perlombaan, tetapi juga ruang kolaborasi antara mahasiswa, peternak, akademisi, dan pemerintah. Kami ingin menjadikan kegiatan ini sebagai sarana pembelajaran nyata sekaligus upaya menjaga dan mengembangkan potensi ternak lokal yang menjadi kebanggaan daerah,” ungkapnya.

Salah seorang peserta kontes, peternak asal Garut, turut menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan acara ini.“Pesta Patok UNIGA 2026 ini luar biasa. Penilaiannya profesional, acaranya tertib, dan kami sebagai peternak merasa benar-benar dihargai. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut setiap tahun,” ujarnya.

Testimoni serupa juga disampaikan oleh peserta kategori Ratu Bibit. “Ajang ini sangat penting bagi kami peternak bibit. Selain lomba, kami bisa saling bertukar ilmu dan pengalaman dengan peternak lain, juga belajar langsung dari akademisi,” ungkap salah satu peserta dengan penuh antusias.

Sementara itu, peserta Eksibisi Jajalon menilai kegiatan ini sebagai bentuk pelestarian tradisi dan budaya peternakan lokal.

“Eksibisi Jajalon bukan hanya hiburan, tapi juga identitas peternak Garut. Kami bangga bisa menampilkan ternak terbaik di acara sebesar ini,” tuturnya.

Ketua Program Studi Peternakan Universitas Garut dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi antara dunia akademik dan praktik lapangan.

“Kegiatan seperti Pesta Patok UNIGA 2026 sangat relevan dengan pengembangan kompetensi mahasiswa. Ini menjadi laboratorium lapangan yang nyata, sekaligus kontribusi akademik dalam meningkatkan kualitas dan keberlanjutan peternakan rakyat,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan pimpinan Universitas Garut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Pesta Patok UNIGA 2026 sebagai bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung sektor peternakan. Kolaborasi antara mahasiswa, peternak, pemerintah, dan akademisi dinilai menjadi kunci penting dalam membangun peternakan yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Melalui Pesta Patok UNIGA 2026, HIMAPET Universitas Garut bersama HPDKI berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin yang berkelanjutan, mempererat silaturahmi antarpeternak, meningkatkan kualitas ternak lokal, serta menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap dunia peternakan sebagai salah satu pilar penting pembangunan dan ketahanan pangan daerah.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Musrenbang Talegong: Fokus Pembangunan di Bidang Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur

    Musrenbang Talegong: Fokus Pembangunan di Bidang Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 300
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM, Talegong – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melakukan monitoring pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan dalam rangka Penyusunan RKPD Kabupaten Garut Tahun 2027, yang berlangsung di Aula Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut, Kamis (5/2/2026). Bupati Abdusy Syakur Amin menegaskan bahwa esensi pembangunan adalah meningkatkan kualitas hidup masyarakat agar lebih sehat, panjang umur, dan produktif. […]

  • 5 Uniknya Kejuaraan Renang Juara Ngojay Kadua 2026

    5 Uniknya Kejuaraan Renang Juara Ngojay Kadua 2026

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 91
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Kejuaraan Renang Juara Ngojay Kadua 2026 menjadi salah satu ajang olahraga yang menarik perhatian masyarakat. Digelar di GOR Akuatik Talaga Bodas, Kabupaten Garut, kompetisi ini tidak hanya menjadi arena adu kemampuan para atlet muda, tetapi juga menjadi wadah pembinaan dan pencarian bibit unggul cabang olahraga renang. Di balik kemeriahannya, terdapat sejumlah fakta menarik yang […]

  • Naasnya Nasib Jurnalisme Digital

    Naasnya Nasib Jurnalisme Digital

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 566
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Di masa lalu, jurnalisme memiliki satu keistimewaan yang nyaris tak tergugat: ia menjadi penjaga makna. Wartawan tidak sekadar melaporkan peristiwa, tetapi juga menata realitas—memilah fakta, memberi konteks, dan menyajikan makna kepada publik. Redaksi menjadi “gerbang kebenaran”, dan media massa berfungsi sebagai otoritas simbolik dalam ruang publik. Namun, di era jurnalisme digital dan media […]

  • 5 Sekolah Tertua di Garut yang Wajib Diketahui

    5 Sekolah Tertua di Garut yang Wajib Diketahui

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 59
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Garut bukan hanya kaya akan wisata alam dan kuliner, tetapi juga memiliki sejarah panjang dalam dunia pendidikan. Sejumlah sekolah di Kabupaten Garut telah berdiri sejak masa kolonial hingga awal kemerdekaan dan menjadi saksi perubahan zaman. Berikut 5 sekolah tua di Garut yang menarik untuk diketahui: 1. SMP Negeri 4 Garut — Berdiri sejak […]

  • Burayot dari Lélés Garut

    Burayot dari Lélés Garut

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle T. Bachtiar, Penulis dan Geolog
    • visibility 741
    • 0Komentar

      TIGARUT.COMM — MENYEBUT nama geografi Lélés di Kabupaten Garut, Jawa Barat, seolah identik dengan penganan manis khas Lélés, yaitu burayot. Disebut burayot karena bentuknya menyerupai kantung elastis sebesar buah sawo yang menggantung berat. Camilan ini bentuknya ngaburayot. Dibuat dari tepung beras dan gula merah/kawung. Camilan khas dari Kampung Kaum, Lèlès ini pada mulanya dirintis […]

  • 5 Tradisi Menjelang Bulan Ramadhan di Garut

    5 Tradisi Menjelang Bulan Ramadhan di Garut

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 315
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Masyarakat Garut memiliki beragam tradisi khas dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Tradisi-tradisi ini bukan hanya sebagai bentuk persiapan lahir dan batin, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga. Berikut lima tradisi yang masih banyak dilakukan di Garut menjelang Ramadhan. 1. Munggahan Munggahan merupakan tradisi makan bersama keluarga, kerabat, atau tetangga sebelum memasuki […]

expand_less