Breaking News

Yuk Kenali Tokoh Intelektual, Raden Ayu Lasminingrat

  • account_circle Redaksi Tigarut
  • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
  • visibility 269
  • print Cetak

TIGARUT.COM — Raden Dewi Sartika dikenal sebagai Pahlawan Nasional Wanita Indonesia dari Jawa Barat. Beliau dengan segenap hatinya memperjuangkan dunia pendidikan bagi kaum wanita untuk dapat menikmati rasanya bersekolah seperti kaum laki-laki.

Namun, bukan hanya Raden Dewi Sartika yang telah berjasa memperjuangkan hak pendidikan bagi kaum wanita di Jawa Barat. Deri Eka Firman (Duta Bahasa Provinsi Jawa Barat) dalam acara Ngamumule Basa Sunda di Programa 4 RRI Bandung mengatakan bahwa ada sosok tokoh wanita Jawa Barat sebelum Raden Dewi Sartika.

Sosok perempuan yang gigih memperjuangkan pendidikan bagi kaum istri, yaitu Raden Ayu Lasminingrat. Raden Ayu Lasminingrat merupakan tokoh perempuan Sunda yang berkiprah dalam dunia pendidikan.

Lahir di Garut pada 29 Maret 1854, Ia adalah putri dari Penghulu Besar Limbangan Raden Muhamad Musa. Menurut Deri, Raden Ayu Lasminingrat, pada saat itu mendapatkan pendidikan formal dari seorang Belanda yang tinggal di Garut. Tak heran beliau sangat fasih dalam menggunakan bahasa Belanda.

Ia telah menerjemahkan dan menerbitkan beberapa karya, diantaranya adalah Tjarita Erman, Warnasari jilid 1 & 2. Raden Ayu Lasminingrat menikah dengan Bupati Garut  R.A.A Wiratanudatar VII dan berkiprah dalam dunia pendidikan di daerah Garut.

Jejak Lasminingrat masih dapat dilihat dari sekolah hasil perjuangannya, yang kini masih berdiri di salah satu sudut Kota Garut. Bangunan sekolah itu oleh pemerintah provinsi telah ditetapkan sebagai salah satu bangunan yang dilindungi atau termasuk kategori Bangunan Cagar Budaya di Kota Garut.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • 5 Konsekuensi Bila Jabar Berganti Nama Menjadi Tatar Sunda atau Pasundan

    5 Konsekuensi Bila Jabar Berganti Nama Menjadi Tatar Sunda atau Pasundan

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
    • visibility 108
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Sebagai warisan dan identitas budaya, orang Sunda pasti suka kesundaan disebutkan sebagai nama propinsi ketimbang “Jawa Barat” sebagai warisan administrasi kolonial. Saya saja suka walaupun bukan Sunda pituin alias blasteran Sunda-Makasaar, apalagi yang Sunda asli.   Tapi, mengganti nama Provinsi Jawa Barat menjadi Provinsi Tatar Sunda atau Provinsi Pasundan memiliki konsekuensi yang luas, bukan […]

  • Liburan ke Kebun Teh Cisaruni? Jangan Lewatkan 5 Aktivitas Ini!

    Liburan ke Kebun Teh Cisaruni? Jangan Lewatkan 5 Aktivitas Ini!

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Web
    • visibility 55
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM – Kebun Teh Cisaruni di Kecamatan Cikajang menjadi salah satu destinasi wisata alam yang menawarkan udara sejuk, panorama hijau, dan suasana tenang khas pegunungan Garut. Selain menikmati keindahan hamparan tanaman teh, pengunjung juga bisa mencoba berbagai aktivitas seru yang membuat liburan semakin berkesan. Berikut lima aktivitas yang sayang untuk dilewatkan saat berkunjung ke Kebun […]

  • Jejak Kereta Api Cibatu Garut

    Jejak Kereta Api Cibatu Garut

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Hevi Abu Fauzan, pecinta kereta api,
    • visibility 440
    • 0Komentar

    “Saya ingin mengembalikan budaya naik kereta. Saya ingin Jawa Barat seperti Eropa, masyarakat ke mana-mana bisa naik kereta karena nyaman dan terintegrasi,” – Ridwan Kamil, Gubernur Provinsi Jawa Barat[1]. TIGARUT.COM — Jalur kereta api antara Cibatu dan Garut merupakan salah satu jalur yang diaktifkan kembali oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan PT Kereta Api Indonesia (PT […]

  • Menunggu Senja di Kota Intan: Catatan Ngabuburit dari Garut

    Menunggu Senja di Kota Intan: Catatan Ngabuburit dari Garut

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Web
    • visibility 219
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Menjelang magrib di Garut selalu ada rasa yang berbeda. Udara pegunungan yang sejuk pelan-pelan berubah hangat oleh keramaian langkah orang-orang yang menanti adzan. Ngabuburit di kota ini bukan sekadar menghabiskan waktu, tetapi seperti ritual kecil untuk menyapa senja dan diri sendiri. Di pelataran Garut Town Square, anak-anak berlari kecil, remaja duduk melingkar sambil bercanda, […]

  • Akhirnya Kepala BGN Kena Batunya, Dicopot Prabowo

    Akhirnya Kepala BGN Kena Batunya, Dicopot Prabowo

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • visibility 112
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Indonesia sering juga dijuluki negeri MBG. Sebab, ada saja berita atau isu terkait makanan bergizi gratis yang muncul di media. Salah satu pemicunya, komentar Kepala BGN yang sering kontroversi. Mungkin sudah kena batunya, akhirnya CEO MBG atau Presiden kita, Prabowo mencopot dari jabatannya. Simak narasinya sambil seruput Koptagul, wak!   Dadan Hindayana, Kepala Badan […]

  • Nah Ini Dia! 5 Cara Nyeduh Kopi dari Garut

    Nah Ini Dia! 5 Cara Nyeduh Kopi dari Garut

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 280
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Kopi Garut, khususnya dari wilayah pegunungan seperti Papandayan, Cikuray, dan Kamojang, dikenal memiliki profil rasa buah (fruity) dan aroma yang kuat. Berikut adalah 5 cara menyeduh kopi Garut untuk hasil maksimal di tahun 2026:  1. Metode Tubruk (Tradisional) Cara paling sederhana untuk menikmati keaslian rasa kopi Garut.  Takaran: 1–2 sdm kopi bubuk halus/medium untuk […]

expand_less