Breaking News
dark_mode

5 Uniknya Kirab Budaya Garut

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TIGARUT.COM — Sore itu, jalanan di Garut tak seperti biasanya. Riuh suara kendang bersahut dengan tawa anak-anak, sementara derap langkah peserta kirab perlahan memenuhi ruang kota.

Seorang anak kecil menarik tangan ayahnya, matanya berbinar, “Bah, ini kenapa ramai sekali?” Sang ayah tersenyum, “Ini kirab budaya, Nak—cara kita mengingat siapa kita, dari mana kita berasal.”

 

1. Perpaduan Tradisi dan Religiusitas
Kirab Budaya Garut bukan sekadar parade seni. Di dalamnya mengalir nilai-nilai religius yang kental—shalawat, doa, hingga simbol-simbol keislaman yang menyatu dalam arak-arakan. Tradisi tidak berdiri sendiri, ia berjalan beriringan dengan spiritualitas masyarakatnya.

2. Ragam Seni Tradisional yang Tetap Hidup
Penonton dimanjakan dengan beragam kesenian seperti Sisingaan, Reog, hingga Calung. Semua tampil dalam satu panggung terbuka, menegaskan bahwa budaya bukan hanya warisan, tapi juga kehidupan yang terus bergerak.

3. Partisipasi Warga yang Luar Biasa
Dari pelajar, komunitas seni, hingga masyarakat umum, semua terlibat. Kirab ini bukan milik segelintir orang, melainkan milik bersama. Jalanan berubah menjadi ruang perjumpaan, tempat semua orang punya peran.

4. Kostum Sarat Filosofi
Busana yang dikenakan peserta tak sekadar menarik secara visual. Setiap ornamen mengandung makna—tentang perjuangan, kearifan lokal, hingga pesan moral yang diwariskan dari generasi ke generasi.

5. Media Edukasi dan Daya Tarik Wisata
Kirab Budaya menjadi ruang belajar yang menyenangkan. Ia mengenalkan identitas lokal kepada generasi muda sekaligus menarik perhatian wisatawan untuk lebih dekat dengan Garut.

Kirab itu pun perlahan berlalu. Jalanan kembali seperti semula, tapi kesan yang ditinggalkan tak ikut pergi. Barangkali, di tengah arus zaman yang serba cepat, kirab budaya mengingatkan kita bahwa ada hal-hal yang tak boleh tergesa untuk dilupakan, akar, nilai, dan jati diri. Dan dari langkah-langkah yang berarak itu, Garut seperti sedang berbisik: budaya bukan hanya untuk dikenang, tapi untuk terus dihidupkan.

Komentar
  • Penulis: Tim Redaksi
  • Sumber: AI

Rekomendasi

  • 5 Rekomendasi Tempat Ngabuburit Instagramable di Garut

    5 Rekomendasi Tempat Ngabuburit Instagramable di Garut

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Menjelang waktu berbuka puasa, banyak masyarakat memanfaatkan waktu dengan ngabuburit atau menunggu adzan Magrib sambil berjalan-jalan. Di Kabupaten Garut, terdapat sejumlah tempat menarik yang tidak hanya nyaman untuk bersantai, tetapi juga memiliki spot foto yang Instagramable. Berikut lima rekomendasi tempat ngabuburit di Garut yang cocok untuk menikmati suasana sore sekaligus berburu foto menarik. 1. […]

  • Mengenal Surak Ibra: Seni Perlawanan yang Menggetarkan dari Garut 

    Mengenal Surak Ibra: Seni Perlawanan yang Menggetarkan dari Garut 

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Surak Ibra merupakan kesenian tradisional asli dari Kampung Sindangsari, Desa Cinunuk, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut. Lebih dari sekadar tarian, kesenian ini adalah simbol keberanian, solidaritas, dan perlawanan masyarakat Garut terhadap kolonialisme. Kesenian ini diciptakan oleh Raden Ibra Gadug sekitar tahun 1910. Pada masa itu, Surak Ibra digunakan sebagai alat diplomasi budaya untuk menyindir kesewenang-wenangan […]

  • Guru juga Manusia

    Guru juga Manusia

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Yayu Resti Purwitasari, Guru Bimbingan dan Konseling SMKN 1 Garut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM —   “Guru juga manusia.” Kalimat ini terdengar sederhana, tapi sering kali paling mudah dilupakan saat sebuah kasus pendidikan viral di media sosial.   Belakangan ini banyak orang membahas soal cara guru menegakkan disiplin, ada yang fokus pada kesalahan tindakannya, ada yang membela aturan sekolah, ada juga yang langsung menghakimi pribadi gurunya.   Menurutku, […]

  • 5 Rekomendasi Masjid untuk Shalat Tarawih di Garut

    5 Rekomendasi Masjid untuk Shalat Tarawih di Garut

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Di Garut, ada banyak masjid yang menjadi pilihan masyarakat untuk melaksanakan shalat tarawih saat Ramadan. Berikut lima masjid yang bisa kamu kunjungi:   1. Masjid Agung Garut – Berada di pusat kota dan menjadi salah satu lokasi utama tarawih dengan jamaah yang biasanya sangat ramai. 2. Masjid Wakaf Garut – Masjid yang cukup […]

  • Yuk Tingkatkan Disiplin dan Etos Kerja di Bulan Ramadan

    Yuk Tingkatkan Disiplin dan Etos Kerja di Bulan Ramadan

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melaksanakan salat tarawih pertama bulan Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Agung Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, pada Rabu malam (18/02/2026). Salat tarawih pertama di Masjid Agung Garut sendiri dipimpin oleh imam yaitu Ketua DKM Masjid Agung Garut, K.H Muhammad Sufina. Momen ini dimanfaatkan Bupati Garut untuk menyampaikan pesan […]

  • 5 Fakta Akhir dari SMKN 2 Garut

    5 Fakta Akhir dari SMKN 2 Garut

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Menjelang akhir tahun ajaran, suasana di SMKN 2 Garut selalu menghadirkan cerita menarik. Bukan hanya soal kelulusan, tetapi juga berbagai dinamika yang membentuk karakter siswa selama menempuh pendidikan. Dari kedisiplinan hingga kreativitas, ada banyak hal yang menjadi warna tersendiri di sekolah kejuruan favorit di Garut ini.   1. Momen Perpisahan Penuh Haru   Akhir […]

expand_less