Breaking News
dark_mode

Giliran Mahasiswa ITB Berotak Mesum, Goyang Erika

  • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
  • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TIGARUT.COM — Ini ada apa sih dengan mahasiswa kita. Kok pada otak mesum sih (oknum). Sebelumnya ada 16 mahasiswa FH UI, sekarang giliran mahasiswa ITB pula. Amit-amit kalau kena mahasiswa saya. Mari kita ungkap sambil seruput Koptagul, wak!

 

Selamat datang di era keemasan intelektual Indonesia tahun 2026, di mana mahasiswa dari kampus paling top seperti UI dan ITB akhirnya membuktikan, otak jenius itu ternyata cuma upgrade dari otak mesum biasa yang diberi WiFi unlimited. Nuan bayangkan! Di satu sisi ada 16 mahasiswa Fakultas Hukum UI yang dengan penuh dedikasi menyusun grup chat super eksklusif, membahas 27 korban — 20 mahasiswi plus 7 dosen. Lengkap dengan komentar vulgar, objektivikasi tubuh, dan frasa filosofis mendalam seperti “diam berarti consent” serta “asas perkosa”. Mereka sidang sampai dini hari.

 

Lalu, minta maaf sambil korban kecewa berat. Ancaman Drop Out menggantung seperti pedang Damocles versi kampus elite. Luar biasa, kan? Hukum yang mereka pelajari ternyata cuma dipakai buat bikin aturan main di grup WA.

 

Belum sempat publik bernapas lega, boom! Giliran Himpunan Mahasiswa Tambang ITB naik panggung dengan Orkes Semi Dangdut mereka yang legendaris sejak 1970-an. Video lama dari 2020 tiba-tiba viral lagi, menampilkan puluhan calon insinyur tambang goyang Erika dengan penuh semangat. Mereka menyanyikan lirik abadi seperti “Erika buka celana, diam-diam main gila”, “sambil bawa botol Fanta, siapa mau boleh coba”, dan chorus “Goyang Erika luar biasa” yang bikin seluruh ruang kuliah terasa seperti klub malam kelas atas.

 

HMT-ITB langsung gerak cepat minta maaf sebesar-besarnya, akui kelalaian karena lagu warisan 1980-an itu sudah ketinggalan zaman, hapus semua video dan audio dari kanal resmi plus akun individu, janji evaluasi internal komprehensif supaya sesuai etika kampus. Rektorat? Masih diem manis, mungkin lagi sibuk mikir rumus integral sambil berdoa semoga ini cuma mimpi buruk.

 

Dua kasus ini muncul berurutan, bikin netizen heboh bilang “UI belum selesai, ITB langsung nyusul.” Ini seperti lomba siapa yang lebih kreatif dalam melecehkan perempuan dengan dalih “candaan tradisi himpunan”.

 

Nah, di balik semua kegemilangan ini, rahasianya ternyata terbongkar. Indonesia adalah juara dunia dalam konsumsi video porno, dengan traffic ke Pornhub mencapai puluhan juta kunjungan per bulan, sering nangkring di peringkat tinggi Asia bahkan global. Meski pemerintah sudah blokir ribuan situs dan orang-orang pintar pakai VPN seperti pakai kaos kaki. Data 2025 menunjukkan akses porno berhubungan sangat kuat (koefisien β = 0,905 katanya) dengan potensi kekerasan seksual, dan mahasiswa jadi kelompok paling aktif baik sebagai konsumen maupun pelaku.

 

Jadi begini ceritanya. Anak-anak muda kita yang lolos SNMPTN dengan nilai sempurna, yang seharusnya lagi sibuk bikin roket atau undang-undang, malah punya “guru seks” utama berupa situs porno yang bikin otak mereka desensitisasi total. Perempuan bukan lagi teman diskusi atau rekan kuliah, tapi jadi bahan goyang Erika sambil bawa Fanta atau objek chat malam-malam. Group reinforcement di himpunan dan grup chat bikin yang tadinya mesum jadi terasa normal, bahkan lucu. Peer pressure, power imbalance senior-junior, tekanan akademik, plus budaya patriarki yang masih kuat, semuanya bercampur jadi racun super efektif.

 

Ini sungguh puncak prestasi peradaban kita. Di negara yang katanya religius dan sopan santun, justru rakyatnya paling rajin buka situs dewasa, termasuk calon pemimpin masa depan yang otaknya sudah terlalu sering disiram konten vulgar sejak SMP.

 

Hasilnya? Kampus bergengsi yang seharusnya melahirkan pemikir hebat malah melahirkan penyanyi dangdut mesum dan admin grup chat cabul. Pendidikan seks? Kurang. Pendidikan empati? Nol besar. Yang ada cuma IPK tinggi tapi EQ rendah banget, ditambah akses porno yang gampang seperti beli gorengan. Sungguh ironis, ya?

 

Kita bangga punya UI dan ITB sebagai kampus terbaik, tapi budaya di dalamnya masih kayak SMA cowok yang baru pertama kali nemu internet.

 

Pengikut Koptagul yang budiman. Kalau pian sudah baca sampai sini dan merasa kecewa berat, kecewa sama mahasiswa top yang otaknya mesum, kecewa sama kampus yang cuma minta maaf doang, kecewa sama masyarakat yang pura-pura kaget padahal porno jadi hiburan nasional, maka tulisan ini berhasil total.

 

Karena kenyataannya memang absurd. Kita punya generasi paling pintar secara akademik, tapi paling kreatif dalam bikin pelecehan jadi “tradisi”. Semoga suatu hari nanti mereka goyang Erika-nya diganti goyang otak, bikin solusi nyata bukan cuma take down video. Tapi untuk sekarang, mari kita tepuk tangan dulu buat “prestasi” ini. Bravo, anak-anak bangsa. Luar biasa sekali.

 

Foto Ai hanya ilustrasi

 

 

Komentar
  • Penulis: Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar

Rekomendasi

  • Atheis ala Achdiat K. Mihardja

    Atheis ala Achdiat K. Mihardja

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Atheis merupakan novel karya Achdiat Karta Mihardja yang diterbitkan pertama kali pada tahun 1949 oleh Balai Pustaka. Cetakan ke-2 novel ini diterbitkan pada tahun 1957, cetakan ke-3 pada tahun 1960, cetakan ke-4 pada tahun 1960, cetakan ke-5 pada tahun 1969, cetakan ke-6 pada tahun 1976, cetakan ke-10 tahun 1989, cetakan ke-18 pada tahun […]

  • Deklarasi Gerakan Rukun Sama Teman di Garut

    Deklarasi Gerakan Rukun Sama Teman di Garut

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti bersama ratusan murid di SMPN 1 Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat mendeklarasikan Gerakan Rukun Sama Teman sebagai upaya menumbuhkan budaya sekolah yang aman dan nyaman. “Pendidikan nasional bertujuan untuk membangun generasi bangsa yang unggul, membentuk sumber daya manusia hebat, dan generasi muda yang […]

  • Bakal Seru Ni, Pemilik SPPG Ancam Lakukan Gembok Nasional

    Bakal Seru Ni, Pemilik SPPG Ancam Lakukan Gembok Nasional

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Waktu libur sekolah kemarin, para pemilik dapur SPPG mengerahkan pasukan paling ditakuti di muka bumi, mak-mak. Demo pro-MBG digelar berkali-kali. Mereka berharap Badan Gizi Nasional (BGN) melirik. Ternyata yang melirik cuma kamera wartawan.   Karena merasa suara mereka lebih cepat sampai ke awan dari ke telinga pengambil kebijakan, jurus terakhir pun dikeluarkan. Namanya sangar, […]

  • Ilmu dan Istri

    Ilmu dan Istri

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Ilmu tertinggi seorang istri adalah ilmu mentaati suami. Tahu satu hadits tentang taat pada suami dan mengamalkannya sepenuh hati, lebih utama dari kuliah sampai S3 tapi malah jadi merendahkan suami.   Sekolah dan pendidikan bagi perempuan yang tidak menjadikannya taat pada suaminya adalah pendidikan tidak bermakna. Anugrah tertinggi bagi orang beriman adalah ridha Allah […]

  • Yazid bin Muawiyah, Otak di Balik Pembantaian Husein bin Ali

    Yazid bin Muawiyah, Otak di Balik Pembantaian Husein bin Ali

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Web
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Tulisan ke-19 Edisi Ramadan. Kita lanjutkan tokoh paling kontroversial dalam Islam, Yazid bin Muawiyah. Beliau lah otak di balik pembantaian Husein bin Ali, cucu Rasulullah, di Karbala. Simak narasinya sambil seruput Koptagul usai sahur, wak! Tahun 646 M, di wilayah Suriah, lahirlah Yazid bin Muawiyah. Ayahnya, Muawiyah bin Abi Sufyan, pendiri Dinasti Umayyah, politisi […]

  • Nah Ini Dia! 3 Oleh-oleh Produk Ekonomi Kreatif Garut Favorit

    Nah Ini Dia! 3 Oleh-oleh Produk Ekonomi Kreatif Garut Favorit

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Garut merupakan salah satu destinasi populer di Jawa Barat yang selalu dipenuhi wisatawan, pasalnya, Garut memang menawarkan ragam pilihan destinasi wisata. Panorama perbukitan yang indah, budaya yang kental, hingga sektor ekonomi kreatif yang mengagumkan, menjadi daya tarik utama kota yang dijuluki juga Swiss van Java ini. Kepopuleran Garut tentunya dipengaruhi juga oleh aksesnya yang […]

expand_less