Breaking News

5 Sekolah Tertua di Garut yang Wajib Diketahui

  • account_circle Redaksi Tigarut
  • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
  • visibility 58
  • print Cetak

TIGARUT.COM — Garut bukan hanya kaya akan wisata alam dan kuliner, tetapi juga memiliki sejarah panjang dalam dunia pendidikan. Sejumlah sekolah di Kabupaten Garut telah berdiri sejak masa kolonial hingga awal kemerdekaan dan menjadi saksi perubahan zaman.

Berikut 5 sekolah tua di Garut yang menarik untuk diketahui:

1. SMP Negeri 4 Garut — Berdiri sejak 1910

SMPN 4 Garut menjadi salah satu sekolah yang disebut sebagai sekolah tertua di Kabupaten Garut. Sekolah ini tercatat berdiri pada 1 Januari 1910, jauh sebelum Indonesia merdeka.

Keberadaannya menjadi bagian penting dari perjalanan pendidikan formal di Garut. Lebih dari satu abad kemudian, sekolah ini masih menjadi bagian dari denyut pendidikan masyarakat Garut.

2. SD Negeri 1 Jati — Memiliki jejak sejarah sejak awal 1900-an

SDN 1 Jati di Kecamatan Tarogong Kaler juga memiliki sejarah panjang. Data sekolah mencatat tanggal pendirian 28 Juni 1936, tetapi mencantumkan bahwa sekolah telah beroperasi sejak 1 Januari 1910.

Perbedaan pencatatan tersebut menunjukkan bahwa sejarah sebuah sekolah tidak selalu sama dengan tanggal legal pendiriannya. Karena itu, SDN 1 Jati layak disebut sebagai salah satu lembaga pendidikan bersejarah di Garut.

3. Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Garut — Jejak pendidikan sejak 1920

Sejarah pendidikan Garut juga tidak bisa dilepaskan dari pendidikan berbasis keagamaan. MIN 1 Garut memiliki perjalanan sejarah yang panjang dan bahkan menjadi objek penelitian khusus mengenai sejarah madrasah ibtidaiyah negeri pertama di Kabupaten Garut pada periode 1920–2015.

Keberadaannya menunjukkan bahwa tradisi pendidikan agama telah menjadi bagian penting dari perkembangan masyarakat Garut sejak masa sebelum kemerdekaan.

4. SMA Negeri 1 Garut — SMA negeri pertama di Kabupaten Garut

SMAN 1 Garut memiliki posisi istimewa dalam sejarah pendidikan menengah Garut. Sekolah ini merupakan SMA pertama yang didirikan di Kabupaten Garut, yakni pada 1958 dengan nama SMA Negeri Garut.

Awalnya kegiatan belajar mengajar berlangsung di SGBN II Garut, Sukaregang. Pada 1968, sekolah kemudian berpindah ke Jalan Haurpanggung yang kini menjadi Jalan Merdeka No. 91.

5. SMP Negeri 1 Leles — Tonggak pendidikan Garut Utara

SMPN 1 Leles berdiri pada 1958 dan dikenal sebagai salah satu sekolah tertua di wilayah Garut Utara.

Sekolah ini menjadi tonggak perkembangan pendidikan bagi masyarakat Leles, Kadungora, Leuwigoong, Cibiuk, dan daerah sekitarnya. Selama puluhan tahun, SMPN 1 Leles telah melahirkan banyak generasi yang kemudian berkiprah di berbagai bidang.

Dari Sekolah, Kita Membaca Sejarah Garut

Kelima sekolah tersebut memperlihatkan bahwa perjalanan pendidikan Garut telah berlangsung panjang. Ada sekolah yang jejaknya bahkan ditarik hingga masa kolonial, ada pula yang tumbuh pada awal kemerdekaan.

Sekolah-sekolah tua itu bukan sekadar tempat belajar. Di dalamnya tersimpan cerita tentang perubahan zaman, perjuangan masyarakat mendapatkan pendidikan, serta lahirnya generasi demi generasi urang Garut.

Merawat sekolah bersejarah berarti merawat ingatan tentang bagaimana pendidikan dan masyarakat Garut tumbuh dari masa ke masa.

  • Penulis: Redaksi Tigarut
  • Sumber: AI

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Makam Bungarungkup Cibatu: Jejak Karuhun di Kaki Gunung Singkup

    Makam Bungarungkup Cibatu: Jejak Karuhun di Kaki Gunung Singkup

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 58
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Di wilayah Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, terdapat sebuah tempat yang dikenal masyarakat sebagai kawasan makam keramat Bungarungkup. Tempat ini berada di Kampung Bungarungkup, Desa Girimukti, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut. Keberadaan Bungarungkup juga tercatat dalam dokumen resmi pemerintah daerah sebagai salah satu lokasi yang direncanakan untuk pengembangan wisata religius.   Nama Bungarungkup juga mempunyai kaitan […]

  • Mendidik dengan Kelembutan

    Mendidik dengan Kelembutan

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Yayat Rohayati, M.Pd
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Mendidik dengan kelembutan merupakan pendekatan yang menekankan kasih sayang, kesabaran, dan empati dalam proses pendidikan. Teori humanistic learning dari Carl Rogers menekankan bahwa setiap anak memiliki potensi berkembang bila ia merasa diterima, dihargai, dan dipahami. Dalam konteks anak usia Madrasah Tsanawiyah (MTs), fase remaja awal yang sedang mencari jati diri, kelembutan guru dan orang tua […]

  • Saatnya Nikmati Keindahan Danau Putih dan Khasiat Air Belerang Talaga Bodas

    Saatnya Nikmati Keindahan Danau Putih dan Khasiat Air Belerang Talaga Bodas

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 248
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Bupati Garut, Abdusy Syakur, melakukan monitoring langsung ke objek wisata Taman Wisata Alam (TWA) Talaga Bodas di Desa Sukamenak, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Sabtu (03/01/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau kondisi fasilitas serta memastikan kelancaran arus wisata di awal tahun 2026. Didampingi Camat Wanaraja, Fahmi Fauzi, dan Kepala Desa Sukamenak, Osin Hasanudin, Bupati […]

  • Tips Ngobrol dengan Siswa

    Tips Ngobrol dengan Siswa

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 290
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Awalnya saya pikir, makin pintar kita di depan siswa, makin mereka respek, nyatanya, yang sering terjadi malah sebaliknya: siswa jadi diam, defensif, dan cuma mengangguk tanpa benar-benar terbuka.   Saya baru sadar, di usia SMP SMA, yang mereka butuhkan bukan guru yang selalu benar, tapi guru yang mau turun level tanpa menurunkan wibawa. […]

  • Takzim pada Kyai

    Takzim pada Kyai

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
    • visibility 139
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Saya takzim pada Pak Kyai ini. Self-awareness, tahu diri, meneduhkan dan memanusiawikan diri. Fokusnya ke diri. Begitu pun semestinya dengan semua ormas Islam. Banyak dari kita suka sok-sok an, ingin memperbaiki ini itu, padahal mungkin kebanyakan kita hanya menitipkan diri untuk hidup didalamnya dan justru kitalah yang diuntungkan oleh organisasi itu. Kalau semua […]

  • 5 Konsekuensi Bila Jabar Berganti Nama Menjadi Tatar Sunda atau Pasundan

    5 Konsekuensi Bila Jabar Berganti Nama Menjadi Tatar Sunda atau Pasundan

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
    • visibility 108
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Sebagai warisan dan identitas budaya, orang Sunda pasti suka kesundaan disebutkan sebagai nama propinsi ketimbang “Jawa Barat” sebagai warisan administrasi kolonial. Saya saja suka walaupun bukan Sunda pituin alias blasteran Sunda-Makasaar, apalagi yang Sunda asli.   Tapi, mengganti nama Provinsi Jawa Barat menjadi Provinsi Tatar Sunda atau Provinsi Pasundan memiliki konsekuensi yang luas, bukan […]

expand_less