Breaking News
dark_mode

Perkuat Ekosistem UMKM yang Tangguh dan Fleksibel ala Wirahebat Batch 4

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TIGARUT.COM — Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri kegiatan Inaugurasi Program Wirahebat Batch 4 Tahun 2026 yang digelar di Amphitheater Ciplaz Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Senin (22/6/2026). Program ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat pondasi ekonomi lokal melalui pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Dalam sambutannya, Bupati Garut menerangkan bahwa tantangan ekonomi saat ini, baik di tingkat daerah maupun nasional, bergerak sangat dinamis. Oleh karena itu, inovasi menjadi harga mati dan daerah tidak boleh hanya bergantung pada industri produksi skala besar.

“Kenapa? karena beda karakter skala besar dan skala kecil. Skala kecil biasanya memiliki fleksibilitas yang tinggi dan bisa cepat sekali recovery (pulih), bisa maju serta bertahan. Namun, itu semua tergantung dari kemampuan unsur tersebut,” ujar Abdusy Syakur Amin.

Bupati mengkritisi program-program pemberdayaan yang selama ini sering dianggap kurang tepat sasaran karena hanya berorientasi pada pemberian bantuan materi atau modal dana semata. Menurutnya, pelaku UMKM membutuhkan modal yang paripurna, di mana modal dana harus diimbangi dengan modal kemauan yang kuat.

“Karena jadi wirausaha itu tidak gampang. Tidak ada orang langsung kaya, tapi perlu effort (usaha) yang sungguh-sungguh,” tegasnya.

Ia berharap, ke depan Kabupaten Garut dapat membangun kemandirian ekonomi bukan dari industri skala besar, melainkan melalui jaringan industri kecil yang solid. Satu kesatuan sinergitas ini diharapkan mampu menciptakan ruang pertukaran ilmu pengetahuan dan jaringan pembelajaran yang kuat.

“Sebab itu maka, saya berharap kegiatan ini akan menjadi semacam proses pembelajaran bagi kita semua,” tambah Bupati.

Pada kesempatan yang sama, Koordinator Wirahebat Batch 4, Ganjar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Garut serta Kepala Dinas Koperasi & UKM Kabupaten Garut, Hendra Siswara Gumilang, yang terus mengawal program inkubasi ini.

Ganjar menjelaskan bahwa Wirahebat didesain untuk mengubah paradigma bantuan UMKM konvensional menjadi sebuah ekosistem yang mandiri.

“Dimana yang namanya ekosistem tidak hanya berhenti di kegiatan formal atau simbolis, tapi ada keberlanjutan,” kata Ganjar.

Program yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi & UMKM Kabupaten Garut ini berfokus pada peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan kapasitas usaha. Ganjar juga menjamin transparansi dan efektivitas penyaluran stimulus dari pemerintah dari angkatan pertama hingga keempat.

“Jadi, kami pastikan dari angkatan 1 sampai dengan 4, amanah yang diberikan oleh Pemerintah dimana uang yang akan diberikan kepada teman-teman wirausaha ini, InsyaAllah tepat sasaran. Kenapa tetap sasaran? Karena kami ingin memastikan bahwa teman-teman pelaku usaha di Kabupaten Garut mereka harus berjuang dulu, maka di wirahebat kita buat prosesnya itu inkubasi kompetisi,” jelas Ganjar.

Di akhir sambutannya, Ganjar berpesan kepada para alumni Wirahebat agar mau mengabdi kembali ke masyarakat dengan menjadi mentor dan mengajak para pengusaha baru menuju gerbang kesuksesan.

Kepala Dinas Koperasi & UKM (Kadiskop UKM) Kabupaten Garut, Hendra Siswara Gumilang, dalam laporan kegiatannya menyampaikan bahwa seluruh rangkaian Wirahebat Batch 4 telah selesai dilaksanakan dengan baik. Ia membeberkan satu fakta menarik mengenai profil demografi peserta program ini.

“Ada satu hal menarik dari pengusaha Garut, di mana dari Batch 1 sampai dengan Batch 4 itu, sebanyak 75 persen pesertanya adalah Ibu-ibu,” ungkap Hendra.

Hendra juga menegaskan bahwa komitmen Pemerintah Kabupaten Garut dalam memberdayakan UMKM sangatlah luas dan lintas sektor. Program Wirahebat ini tidak hanya eksklusif berada di Dinas Koperasi & UMKM saja, melainkan juga diintegrasikan dan disinergikan di beberapa dinas terkait lainnya.

Acara inaugurasi ini ditutup dengan sesi Awarding (pemberian penghargaan) Wirahebat yang mengapresiasi para pelaku usaha terbaik lewat berbagai macam kategori, mulai dari kategori Wirahebat Berkembang, Ideasi, Inspiratif, Inovatif, Tangguh, hingga kategori Unggul.

Komentar

Rekomendasi

  • Tinjau Kebun Mawar Situhapa, Bupati Garut Dorong Pengembangan Wisata Berbasis Lingkungan

    Tinjau Kebun Mawar Situhapa, Bupati Garut Dorong Pengembangan Wisata Berbasis Lingkungan

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM, Samarang – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin melaksanakan monitoring objek wisata Kebun Mawar Situhapa Garut, yang berlokasi di Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Jum’at (16/1/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memantau langsung kondisi sektor pariwisata di awal tahun serta memastikan kesiapan sarana dan prasarana dalam menyambut wisatawan. Dalam kunjungannya, Bupati Garut didampingi oleh pengelola Kebun Mawar […]

  • Nuzulul Qur’an di Garut

    Nuzulul Qur’an di Garut

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    Momentum Memperkuat Iman dan Kebersamaan Umat TIGARUT.COM — Peringatan Nuzulul Qur’an menjadi salah satu momen penting bagi umat Islam di berbagai daerah, termasuk di Garut. Setiap memasuki pertengahan bulan suci Ramadan, masyarakat Garut memaknai peristiwa turunnya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW sebagai waktu untuk memperkuat keimanan sekaligus mempererat kebersamaan. Di berbagai masjid dan musala, peringatan Nuzulul […]

  • Jihad

    Jihad

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
    • 0Komentar

    Saya menemukan kutipan ini di sebuah postingan. Gak tahu, bener tidaknya itu ucapan Gus Baha. Saya ingin membahas kutipan itu.   Semua tahu dan sudah banyak dijelaskan, makna asli “jihad” adalah berjuang bersungguh-sungguh, mencurahkan segala potensi diri untuk mengatasi masalah dan kesulitan.   Kesulitan itu banyak bentuknya dari masalah diri sehari-hari hingga menaklukkan ketakutan memperjuangkan […]

  • Menjaga Ingatan, Merawat Kebanggaan: Membaca KH. Anwar Musaddad dari Mata Urang Garut

    Menjaga Ingatan, Merawat Kebanggaan: Membaca KH. Anwar Musaddad dari Mata Urang Garut

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Membaca buku KH. Anwar Musaddad: Ketua Kokesin dan Pendiri Hizbullah Priangan karya Iip D. Yahya (Lakpesdam PWNU Jawa Barat, 2025) bagi urang Garut bukan sekadar membaca biografi seorang tokoh. Buku ini terasa seperti membuka kembali lembar sejarah yang lama tersimpan di lemari ingatan daerah—bahwa dari tanah Garut pernah lahir seorang ulama dengan cakrawala perjuangan […]

  • MBG Bermanfaat atau Tidak? Dijawab, “Tidaaak!”

    MBG Bermanfaat atau Tidak? Dijawab, “Tidaaak!”

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Ini bukan kuis berhadiah. Bukan polling Instagram, apalagi voting dangdut. Ini panggung nyata Hari Buruh 1 Mei 2026, ketika satu pertanyaan sederhana berubah jadi komedi nasional yang bikin netizen nyeduh Koptagul sambil ketawa miring.   Ceritanya begini, wak! Di tengah lautan buruh yang jumlahnya bukan kaleng-kaleng, Presiden Prabowo Subianto tampil penuh percaya diri. Gesture […]

  • Program BK-mu Selama Ini Cuma Asumsi

    Program BK-mu Selama Ini Cuma Asumsi

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Yayu Resti Purwitasari, Guru Bimbingan dan Konseling SMKN 1 Garut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Lagi latihan bikin program BK yang insyaallah mendekati bener,, karena selama ini semua aspek pengen dimasukin akhirnya tidak terukur..   Kita mulai dari yang spesifik dulu 3 prioritas layanan, karena di sekolahku anak2nya kurang disiplin, nilainya pada jelek dan sopan santun yg kureng.. kita masukkan prioritas layanan 1. Kurang disiplin (tanggung jawab sosial) […]

expand_less