Breaking News
dark_mode

Jalur Berkelok dan Menanjak, 5 Tips Aman dan Nyaman Melintasi Pegunungan Garut Selatan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TIGARUT.COM — Garut Selatan menyimpan pesona alam yang memikat. Hamparan perbukitan hijau, lembah yang menawan, hingga pantai selatan yang eksotis menjadi daya tarik bagi wisatawan maupun para perantau yang hendak pulang kampung. Namun, keindahan tersebut kerap diiringi tantangan berupa jalan pegunungan yang berkelok, menanjak, dan menurun tajam.

Bagi pengendara, melintasi jalur pegunungan bukan sekadar soal sampai tujuan, tetapi juga tentang menjaga keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya. Karena itu, diperlukan persiapan dan kehati-hatian agar perjalanan tetap aman dan nyaman. Berikut lima tips yang dapat diterapkan saat melintasi jalur pegunungan di Garut Selatan.

1. Pastikan Kondisi Kendaraan Prima

Sebelum berangkat, periksa kondisi rem, ban, lampu, oli, dan sistem pendingin kendaraan. Jalur pegunungan menuntut performa kendaraan yang lebih optimal dibanding jalan datar. Rem yang tidak berfungsi dengan baik atau ban yang mulai aus dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama saat melewati turunan panjang dan tikungan tajam.

2. Kendalikan Kecepatan dan Jaga Jarak Aman

Godaan untuk memacu kendaraan di jalan yang tampak lengang sering kali muncul. Padahal, tikungan di jalur pegunungan sering menyimpan titik buta yang membatasi pandangan pengemudi. Menjaga kecepatan tetap stabil dan memberikan jarak aman dengan kendaraan di depan menjadi langkah penting untuk mengantisipasi kondisi yang tidak terduga.

3. Gunakan Gigi Rendah Saat Menanjak dan Menurun

Saat menghadapi tanjakan maupun turunan, manfaatkan gigi rendah untuk membantu mengontrol laju kendaraan. Teknik ini dapat mengurangi beban kerja rem sehingga lebih aman, terutama ketika melewati turunan panjang. Mengandalkan rem secara terus-menerus berisiko menyebabkan rem panas dan kehilangan daya cengkeram.

4. Waspadai Cuaca dan Kondisi Jalan

Kabut, hujan, atau jalan yang licin sering menjadi bagian dari perjalanan di kawasan pegunungan. Jika cuaca memburuk, nyalakan lampu utama dan kurangi kecepatan. Hindari manuver mendadak yang dapat membuat kendaraan kehilangan kendali. Selain itu, waspadai kemungkinan adanya longsoran kecil, batu jatuh, atau genangan air di beberapa titik jalan.

5. Istirahat Jika Tubuh Mulai Lelah

Perjalanan panjang dengan medan yang menuntut konsentrasi tinggi dapat menyebabkan kelelahan lebih cepat. Jika mata mulai terasa berat atau fokus berkurang, sebaiknya berhenti sejenak di tempat yang aman untuk beristirahat. Kondisi tubuh yang bugar sangat menentukan kemampuan pengemudi dalam mengambil keputusan saat berkendara.

Melintasi jalur pegunungan Garut Selatan sesungguhnya dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan. Selain menawarkan tantangan, kawasan ini juga menyuguhkan panorama alam yang sulit ditemukan di tempat lain.

Dengan mempersiapkan kendaraan, menjaga konsentrasi, serta mengutamakan keselamatan, perjalanan tidak hanya menjadi lebih aman dan nyaman, tetapi juga memberi kesempatan untuk menikmati setiap lekuk keindahan alam yang terbentang di sepanjang perjalanan.

Komentar
  • Penulis: Tim Redaksi
  • Sumber: AI

Rekomendasi

  • Ayo Tetap Bekerja dan Jaga Konsistensi

    Ayo Tetap Bekerja dan Jaga Konsistensi

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, memimpin Apel Gabungan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut yang berlangsung di Lapang Apel Sekretariat Daerah, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (16/3/2026).   Apel gabungan ini menjadi pertemuan tatap muka terakhir sebelum diberlakukannya kebijakan kerja fleksibel menjelang hari raya.   Sekda Nurdin Yana menyampaikan bahwa mulai […]

  • Suka dan Cinta

    Suka dan Cinta

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Yudi Latif, Direktur Reform Institute
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Saudaraku, apa bedanya “aku menyukaimu” dan “aku mencintaimu”?   Ketika engkau menyukai bunga, kau petik ia sekejap—rupanya memikat, semerbaknya kau hirup diam-diam, lalu ia gugur bersama waktu yang engkau abaikan.   Ketika engkau mencintai bunga, kau sirami ia setiap hari, kau rawat tanahnya, kau jaga akarnya, kau temani tumbuhnya—dan dari kuncup yang perlahan merekah, […]

  • Nah Ini Dia! 6 Tradisi Imlek yang Masih Dilestarikan Masyarakat

    Nah Ini Dia! 6 Tradisi Imlek yang Masih Dilestarikan Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Perayaan Tahun Baru Imlek kembali disambut meriah oleh masyarakat Tionghoa di berbagai daerah di Indonesia. Momentum pergantian tahun dalam kalender lunar ini bukan hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga sarat makna budaya dan nilai kebersamaan. Berikut enam tradisi Imlek yang masih dilestarikan hingga kini. 1. Membersihkan dan Menghias Rumah Menjelang Imlek, masyarakat biasanya […]

  • Hasan Mustofa: Penghulu, Pujangga, dan Jiwa Sunda yang Berpikir

    Hasan Mustofa: Penghulu, Pujangga, dan Jiwa Sunda yang Berpikir

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Di tanah Garut yang dingin dan subur oleh doa serta kabut, lahirlah seorang lelaki yang kelak menjadi jembatan antara langit spiritual Islam dan bumi budaya Sunda. Namanya Raden Haji Hasan Mustofa—lebih dikenal sebagai Hasan Mustofa, seorang penghulu, ulama, sekaligus pujangga yang menulis dengan hati dan berpikir dengan akar. Ia tidak lahir sebagai tokoh […]

  • Dua Sejoli Tua Digrebek Warga Lagi Gituan di Toilet Masjid

    Dua Sejoli Tua Digrebek Warga Lagi Gituan di Toilet Masjid

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Kenapa sih selalu ketemu soal gituan. Belum hilang kisah kiyai yang jadi predator anak di bawah umur, muncul lagi kasus baru tak kalah hebohnya. Dua sejoli udah bangkotan, eh malah bercocok tanam di toilet masjid. Duh, negeriku. Simak narasinya sambil seruput Koptagul, wak!   Sebuah video memperlihatkan aksi penggerebekan aksi mesum seorang bapak dan […]

  • 8 Tips Aman Lewat Tanjakan Panganten Garut. Simak Baik-baik Ya!

    8 Tips Aman Lewat Tanjakan Panganten Garut. Simak Baik-baik Ya!

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Tanjakan Panganten di Garut dikenal sebagai salah satu jalur pegunungan paling menantang. Jalan curam, tikungan tajam, jurang di sisi jalan, serta kabut yang sering turun bikin pengendara wajib ekstra waspada. Biar perjalanan tetap aman, perhatikan tips berikut ini. 1. Pastikan Kendaraan dalam Kondisi Prima Sebelum melintas, cek rem, kopling, ban, dan mesin. Untuk […]

expand_less