Breaking News
dark_mode

Muhammad MBG Subianto

  • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
  • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Saking Ngefannya, Ibu Ini Kasih Nama Anaknya “Muhammad MBG Subianto”

TIGARUT.COM — Untuk menghibur fans Prancis yang baru saja disingkirkan Spanyol 2-0, ada baiknya baca narasi ini. Kalian boleh ngefan sama Mbappe. Tapi, ibu ini malah ngefan sama MBG dan Prabowo Subianto. Begitu anaknya lahir dinamai dengan Muhammad MBG Subianto. Simak narasinya sambil seruput Koptagul, wak!

 

Bayi laki-laki itu lahir pada Jumat, 10 Juli 2026, di Puskesmas Sapuran, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Beratnya 3,36 kilogram dengan panjang 50 sentimeter. Ukurannya masih bayi, tetapi namanya sudah terasa seperti singkatan program stategis nasional.

 

Hebatnya lagi, ia lahir lebih cepat dari perkiraan. Semestinya nongol 22 Juli, eh tanggal 10 sudah muncul duluan. Mungkin si bayi takut antre panjang. Atau mungkin ingin memastikan namanya keburu didaftarkan sebelum ada singkatan program pemerintah yang lebih panjang lagi.

 

Muhammad MBG Subianto merupakan anak ketiga pasangan Yuharni, 41 tahun, dan Ambon Yasin. Keduanya warga Dusun Prigi RT 05 RW 04, Desa Jolontoro, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo. Rumah mereka mendadak lebih terkenal dari warung bakso langganan warga.

 

Kalau ditanya kenapa namanya begitu, jawabannya sederhana. Ayahnya meminta nama Muhammad. Aman. Klasik. Penuh doa. Nah, bagian tengah mulai belok tajam.

 

MBG bukan inisial kakeknya. Bukan pula nama buyut dari garis keturunan Kerajaan Majapahit. MBG adalah singkatan Makan Bergizi Gratis, program pemerintah yang dianggap membawa berkah bagi keluarga.

 

Lalu datanglah penutup yang membuat nama itu terasa seperti trilogi. Subianto. Diambil dari nama Presiden Prabowo Subianto sebagai kenang-kenangan. Jadilah satu nama yang kalau dibaca lengkap, orang bisa mengira sedang membaca judul Peraturan Presiden.

 

Yuharni sendiri punya alasan yang sulit dibantah. Sejak 25 Agustus 2025, ia bekerja sebagai petugas pembersih ompreng alias pencuci wadah makanan di Sentra Pengolahan Pangan (SPPG) Wonosobo. Dari pekerjaannya itu, ia merasa kehidupan keluarganya berubah.

 

“Saya kerja di MBG ya, terus saya sangat suka dengan program itu. Sangat membantu bagi yang pengangguran itu bisa bekerja,” katanya saat ditemui di rumahnya, Senin, 13 Juli 2026.

 

Begitulah. Ada orang membalas jasa dengan ucapan terima kasih. Ada yang memasang spanduk. Ada pula yang lebih permanen, dijadikan nama anak. Strategi ini luar biasa. Selama anak itu hidup, program tersebut otomatis ikut hidup setiap kali guru mengabsen.

 

Nuan bayangkan hari pertama sekolah.

 

“Siapa yang belum hadir?”

 

“Pak, Muhammad MBG Subianto izin.”

 

Guru pun terdiam beberapa detik, memastikan itu nama murid, bukan daftar program prioritas nasional.

 

Warga sekitar tentu ikut tersenyum. Nama bayi itu cepat viral di media sosial. Netizen pun sibuk. Sebagian kagum, sebagian geleng kepala, sebagian lagi mulai membuka buku catatan, siapa tahu sebentar lagi muncul bayi bernama “Swasembada Pangan Saputra”, “Hilirisasi Putri”, atau “Koperasi Merah Putih Raharja”. Atau “Koptagul Febriansyah” ups.

 

Yang jelas, kehadiran Muhammad MBG Subianto membawa kebahagiaan bagi keluarganya. Orang tuanya berharap nama itu menjadi kenangan yang baik sekaligus doa agar sang anak tumbuh sehat, cerdas, dan bermanfaat bagi masyarakat.

 

Semoga saja kelak saat dewasa ia tidak bosan menjelaskan arti namanya setiap kali mengisi formulir. Karena di negeri ini, ternyata bukan cuma kebijakan yang bisa viral. Nama bayi pun bisa ikut rapat bersama sejarah.

 

Foto Ai hanya ilustrasi

 

 

Komentar
  • Penulis: Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar

Rekomendasi

  • Asyik Deh, Minat Baca Naik, Tapi Toko Buku, Kok, Sepi Ya!

    Asyik Deh, Minat Baca Naik, Tapi Toko Buku, Kok, Sepi Ya!

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle Sukron Abdilah
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Kalau kamu rajin baca berita edukasi atau diskusi literasi, belakangan ini ada kabar “menggembirakan”: minat baca masyarakat Indonesia meningkat! Asyik, kan? Tapi tunggu dulu — coba mampir ke toko buku di mal terdekat. Kamu mungkin akan menemukan pemandangan yang agak ironis: toko rapi, lampu hangat, rak penuh buku baru… tapi pembelinya bisa dihitung […]

  • Muhammadiyah Menyatakan, Program MBG Lebih Banyak Mudharat

    Muhammadiyah Menyatakan, Program MBG Lebih Banyak Mudharat

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Saya kaget, saat Muhammadiyah menyatakan, program MBG itu lebih banyak mudharatnya. Kalau ingat gerombolan Haji Dadan cs, ada benarnya. Berani kali ormas besar Islam ini ya. Tak takut kah sama Prabowo? Simak narasinya sambil seruput Koptagul, wak!   Publik tahu MBG, program kebanggaan Prabowo. Program yang dipromosikan seperti ramuan sakti campuran jamu, serum Avengers, […]

  • Nilai TKA Jangan Diposting?

    Nilai TKA Jangan Diposting?

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Yayu Resti Purwitasari, Guru Bimbingan dan Konseling SMKN 1 Garut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Mereka bilang, “Nilai TKA jangan diposting. Kasihan yang nilainya rendah.”   Sebagai guru, aku paham maksudnya. Tidak semua anak mendapat hasil sesuai harapan.   Tapi sebagai guru yang setiap hari melihat proses siswa, aku juga tahu ada anak-anak yang belajar sungguh-sungguh selama berbulan-bulan. Ada yang rela mengurangi waktu bermain, ada yang berkali-kali mengerjakan […]

  • Ternyata Setengah Asia Terang Berkat Batu Bara Kita, Anehnya Muncul Pemadaman Bergilir

    Ternyata Setengah Asia Terang Berkat Batu Bara Kita, Anehnya Muncul Pemadaman Bergilir

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Saya ingin melanjutkan tulisan berjudul “Gawat, PLN Akan Melakukan Pemadaman Bergilir.” Soalnya, banyak netizen dari Pulau Jawa melaporkan pemadangan listrik bergilir sudah dirasakan. Saya kira baru “akan” ternyata sudah berlangsung. Mari kita ungkap lebih dalam persoalan krisis energi listrik ini sambil seruput Koptagul, wak!   Kalau ada penghargaan Nobel untuk kategori paradoks paling spektakuler […]

  • Nah Ini Dia! 13 Fakta Menarik tentang Achdiat K. Mihardja

    Nah Ini Dia! 13 Fakta Menarik tentang Achdiat K. Mihardja

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Barangkali banyak anak sekarang yang tidak lagi mengenal nama Achdiat K. Mihardja. Namun, coba tanyakan kepada orangtua mereka. Pasti orang tua mereka mengenalnya sebagai pengarang novel Atheis yang sangat fenomenal di zamannya. Bahkan, novel itu pernah menjadi bacaan wajib di sekolah-sekolah di Malaysia. Dalam artikel yang ditulis Spoila menghadirkan beberapa fakta yang perlu […]

  • Spirit Kiai Wahab Hasbullah Relevan Perkuat Pesantren dan NKRI

    Spirit Kiai Wahab Hasbullah Relevan Perkuat Pesantren dan NKRI

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Kementerian Agama menegaskan pentingnya menghidupkan kembali spirit perjuangan KH. Abdul Wahab Hasbullah sebagai fondasi penguatan moderasi beragama, transformasi pesantren, dan penguatan kebangsaan di tengah tantangan sosial keagamaan saat ini.   Penegasan tersebut mengemuka dalam kegiatan bedah buku KH. Abdul Wahab Hasbullah: Pendiri NU Penggerak NKRI bertema The Mastermind of Movement: Mengupas Tuntas Seni […]

expand_less