Waspada Pungli di Pantai Garut Saat Libur Lebaran
- account_circle Redaksi Tigarut
- calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TIGARUT.COM — Libur Lebaran selalu membawa berkah bagi sektor wisata Garut, terutama kawasan pantai selatan seperti Sayang Heulang, Santolo, dan Rancabuaya. Namun di balik ramainya wisatawan, muncul persoalan klasik yang kembali viral: dugaan pungutan liar (pungli).
Dalam beberapa hari terakhir, keluhan wisatawan tentang tarif masuk yang tidak jelas kembali ramai di media sosial, bahkan menjadi perhatian aparat kepolisian dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Kasus yang paling banyak disorot terjadi di Pantai Sayang Heulang. Wisatawan mengaku membayar hingga Rp45 ribu, sementara karcis yang diterima hanya menunjukkan nominal lebih kecil.
Polemik ini memantik keresahan publik karena momen liburan yang seharusnya menyenangkan justru berubah menjadi pengalaman yang mengganggu rasa nyaman.
Meski belakangan Disparbud Jawa Barat menjelaskan bahwa angka tersebut merupakan akumulasi tiket dua orang dan parkir resmi, persoalan lemahnya komunikasi tarif tetap membuka ruang kesalahpahaman yang terasa seperti pungli.
Karena itu, wisatawan perlu lebih waspada. Bayarlah hanya di gerbang resmi, pastikan ada papan tarif, dan selalu minta karcis sebagai bukti pembayaran.
Hindari memberikan uang kepada oknum di jalur alternatif, area parkir liar, atau pihak yang tidak mengenakan identitas resmi. Jika menemukan pungutan mencurigakan, rekam atau foto seperlunya sebagai bukti, karena aparat dan pemerintah daerah justru meminta partisipasi publik untuk membantu penindakan.
Kabar baiknya, pengamanan di pantai selatan Garut saat Lebaran tahun ini juga diperketat. Brimob dan Satpolairud telah diterjunkan untuk menjaga keamanan wisatawan sekaligus mencegah premanisme dan pungli di kawasan wisata.
Langkah ini menjadi sinyal bahwa Garut serius menjaga citra destinasi unggulannya agar tetap aman, nyaman, dan ramah keluarga.
Pada akhirnya, liburan yang tenang lahir dari dua hal: kesadaran wisatawan untuk kritis dan ketegasan aparat memberantas pungli.
Jangan biarkan keindahan ombak selatan Garut ternoda oleh pungutan tak resmi. Waspada, simpan bukti tiket, dan nikmati libur Lebaran dengan rasa aman.
- Penulis: Redaksi Tigarut
- Sumber: AI
