Breaking News
dark_mode

Bupati Garut Ajak Muslimat NU Berkolaborasi Atasi Permasalahan di Garut

  • account_circle Diskominfo Kab. Garut
  • calendar_month Senin, 29 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TIGARUT.COM, Tarogong Kaler – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri acara Konferensi Cabang (Konfercab) XII Pimpinan Cabang Muslimat Nahdatul Ulama (NU) Garut Tahun 2025 yang berlangsung di Pondok Pesantren Al-Huda, Jalan Otista, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Sabtu (27/12/2025).

Bupati Garut, menekankan bahwa kehadiran Muslimat NU memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menghadapi tantangan sosial yang kompleks di Kabupaten Garut, khususnya terkait kesejahteraan masyarakat dan sektor kesehatan.

Syakur memaparkan data krusial mengenai kondisi ekonomi warga. Ia mengungkapkan bahwa saat ini terdapat sekitar 317 ribu jiwa warga Garut yang masuk dalam kategori Desil 1 (kelompok kesejahteraan paling rendah).

“Satu itu adalah yang paling rendah, nah orang bisa dikategorikan Desil 1 kalau pertama, dia tidak punya aset, tidak punya rumah. Kedua dia rumahnya kalaupun ada itu rumah tidak layak huni, yang ketiga tidak punya akses terhadap sanitasi, tidak punya aset, kepala rumah tangganya pendidikannya kadang-kadang tidak lulus SD,” ujarnya.

Ia merinci bahwa jika dihitung dari Desil 1 hingga Desil 5, terdapat sekitar 1,8 juta warga yang masih memerlukan bantuan sosial karena kondisi ekonomi yang lemah.

“Dan tidak mungkin hanya pemerintah yang bekerja saja, pemerintah perlu partner-partner yang memiliki kemampuan untuk bisa bekerjasama,” lanjutnya.

Sebagai langkah konkret, Bupati Garut menginginkan agar pengurus Muslimat NU yang baru untuk mengintensifkan komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut. Ia berkomitmen akan menginstruksikan jajaran dinas terkait untuk bersinergi langsung dengan Muslimat NU dalam berbagai program pemberdayaan.

“Nah oleh sebab itu maka, saya berharap ke depan saya mohon bantuan dari pengurus yang baru, itu lebih intens lagi komunikasi dengan kita,” tambahnya.

Selain masalah ekonomi, Bupati Garut menitipkan pesan penting terkait isu kesehatan, khususnya Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Meski angka kematian bayi mulai menunjukkan penurunan, ia berharap Muslimat NU dapat membantu mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya fasilitas kesehatan.

“Gimana tugasnya adalah bagaimana bisa mendidik masyarakat agar kalau hamil itu ajak ke bidan, ajak ke puskesmas, suruh daftar nanti dikasih BPJS, nanti melahirkan gratis diperiksa semuanya,” jelas Bupati.

Menutup arahannya, Syakur berharap kepengurusan baru Muslimat NU Garut dapat terus menunjukkan eksistensinya melalui aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat bawah. ***‎(Foto: Moch Ahdiansyah/ Diskominfo Kab. Garut)

Komentar
  • Penulis: Diskominfo Kab. Garut

Rekomendasi

  • Inilah Makna Julukan Kota Pangirutan untuk Garut

    Inilah Makna Julukan Kota Pangirutan untuk Garut

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Garut Pangirutan merupakan salah satu julukan historis yang melekat pada Kabupaten Garut sejak masa lalu. Julukan ini tidak sekadar sebutan daerah, tetapi merekam perjalanan sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat Garut yang dikenal ulet, pekerja keras, dan menggantungkan hidup pada sektor pertanian serta sumber daya alam. Istilah Pangirutan berasal dari bahasa Sunda, dari kata […]

  • 5 Rumah Subsidi di Tarogong Kaler, Harga Mulai Rp150 Jutaan

    5 Rumah Subsidi di Tarogong Kaler, Harga Mulai Rp150 Jutaan

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Kebutuhan hunian terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kabupaten Garut terus meningkat. Di Kecamatan Tarogong Kaler, sejumlah pengembang menawarkan rumah subsidi dengan harga mulai Rp150 jutaan per unit. Berikut lima pilihan perumahan subsidi yang dapat menjadi alternatif bagi calon pembeli rumah pertama di wilayah Garut: Perumahan Bukit Dfayu Residence Berlokasi di Desa […]

  • Simpang Lima Garut, Persimpangan yang Lebih Tua dari Ingatan Warganya

    Simpang Lima Garut, Persimpangan yang Lebih Tua dari Ingatan Warganya

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Jika persimpangan bisa berbicara, Simpang Lima Garut mungkin sudah lelah bercerita. Setiap hari ia menelan klakson, langkah kaki, teriakan pedagang, dan deru mesin kendaraan. Namun sedikit yang tahu, persimpangan ini adalah salah satu saksi paling setia perjalanan sejarah Kota Garut. Jauh sebelum lampu lalu lintas berdiri dan kemacetan menjadi rutinitas, Simpang Lima sudah […]

  • Agama Langit dan Agama Bumi

    Agama Langit dan Agama Bumi

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Banyak ustadz menjelaskan agama oleh keharusan agama itu sendiri, bukan oleh batas kemampuan manusia mengamalkannya. Lain kata, mengajarkan agama di langit, bukan agama di bumi. Dalam bahasa Balqis Humaira, “masang ukuran kesalehannya ketinggian.” Akibatnya dua: Pertama, ajaran agama jadi tidak membumi. Agama jadi hanya teori, bukan praktek atau amal nyata. Agama disebut-sebut kemuliaan ajarannya […]

  • 5 Wisata Religi di Garut yang Sarat Sejarah dan Nilai Spiritual

    5 Wisata Religi di Garut yang Sarat Sejarah dan Nilai Spiritual

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Kabupaten Garut tidak hanya dikenal dengan keindahan alamnya, tetapi juga memiliki sejumlah destinasi wisata religi yang menjadi tujuan peziarah dan wisatawan dari berbagai daerah. Tempat-tempat ini menyimpan jejak sejarah penyebaran Islam, tradisi budaya, hingga warisan leluhur yang masih dijaga hingga saat ini.   Bagi Anda yang ingin melakukan perjalanan spiritual sekaligus mengenal sejarah […]

  • Sambut Lailatul Qadar, 5 Masjid di Garut yang Hidupkan I’tikaf 10 Malam Terakhir Ramadhan

    Sambut Lailatul Qadar, 5 Masjid di Garut yang Hidupkan I’tikaf 10 Malam Terakhir Ramadhan

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Sepuluh malam terakhir Ramadhan selalu menghadirkan suasana yang berbeda. Masjid-masjid mulai dipenuhi jamaah yang ingin menghidupkan malam dengan i’tikaf, qiyamul lail, tilawah Al-Qur’an, dan doa. Pada malam-malam inilah umat Islam berharap dipertemukan dengan Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan. Di Kabupaten Garut, sejumlah masjid menjadi tempat berkumpulnya jamaah yang ingin memaksimalkan […]

expand_less