Breaking News
dark_mode

Mendidik dengan Kelembutan

  • account_circle Yayat Rohayati, M.Pd
  • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mendidik dengan kelembutan merupakan pendekatan yang menekankan kasih sayang, kesabaran, dan empati dalam proses pendidikan. Teori humanistic learning dari Carl Rogers menekankan bahwa setiap anak memiliki potensi berkembang bila ia merasa diterima, dihargai, dan dipahami.

Dalam konteks anak usia Madrasah Tsanawiyah (MTs), fase remaja awal yang sedang mencari jati diri, kelembutan guru dan orang tua berperan penting dalam membentuk kepercayaan diri serta karakter.

Landasan ini juga diperkuat oleh teori perkembangan Erik Erikson, yang menyebutkan bahwa remaja berada pada tahap identity vs role confusion, sehingga dukungan penuh kasih akan memudahkan mereka menemukan arah hidup yang positif.

Hasil penelitian terkini menunjukkan bahwa pola komunikasi positif dan penuh kelembutan berpengaruh signifikan pada motivasi belajar anak. Misalnya, studi dari Journal of Educational Psychology (2022) mengungkap bahwa siswa yang merasa didukung secara emosional lebih termotivasi untuk terlibat aktif dalam pembelajaran digital.

Hal ini semakin relevan di era teknologi, ketika anak MTs banyak bersentuhan dengan gawai dan platform pembelajaran daring.

Kelembutan dalam mendidik bukan berarti menurunkan kedisiplinan, tetapi menggabungkan kontrol dengan kasih sayang, sehingga anak tidak merasa tertekan tetapi tetap bertanggung jawab dalam mengelola waktu belajar dan penggunaan teknologi.

Dalam praktiknya, mendidik dengan kelembutan di era digital dapat diwujudkan melalui pembiasaan komunikasi yang menghargai perasaan siswa, penggunaan teknologi pendidikan yang interaktif namun tetap diawasi, serta pemberian arahan dengan bahasa yang membangun.

Guru dan orang tua dapat memanfaatkan media sosial atau aplikasi pembelajaran sebagai sarana mendekatkan diri kepada anak, bukan sekadar memberi tugas.

Dengan pendekatan ini, anak usia MTs akan merasa dihargai sekaligus dibimbing, sehingga tumbuh kesadaran untuk belajar secara mandiri dan bijak menggunakan teknologi. Kelembutan yang dikombinasikan dengan penguasaan digital akan melahirkan generasi cerdas, berakhlak, dan adaptif terhadap tantangan zaman.

Penulis: Yayat Rohayati, M.Pd / Wakil Kepala Bagian Humas MTs YPK Cijulang

Komentar

Rekomendasi

  • Yazid bin Muawiyah, Otak di Balik Pembantaian Husein bin Ali

    Yazid bin Muawiyah, Otak di Balik Pembantaian Husein bin Ali

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Web
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Tulisan ke-19 Edisi Ramadan. Kita lanjutkan tokoh paling kontroversial dalam Islam, Yazid bin Muawiyah. Beliau lah otak di balik pembantaian Husein bin Ali, cucu Rasulullah, di Karbala. Simak narasinya sambil seruput Koptagul usai sahur, wak! Tahun 646 M, di wilayah Suriah, lahirlah Yazid bin Muawiyah. Ayahnya, Muawiyah bin Abi Sufyan, pendiri Dinasti Umayyah, politisi […]

  • Pemkab Garut Apresiasi Exploring IPB 2026, Cetak SDM Unggul untuk Ketahanan Pangan Daerah

    Pemkab Garut Apresiasi Exploring IPB 2026, Cetak SDM Unggul untuk Ketahanan Pangan Daerah

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM, Garut Kota – Pemerintah Kabupaten Garut memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Himpunan Mahasiswa Garut Institut Pertanian Bogor (HIMAGA IPB) yang menyelenggarakan kegiatan Exploring IPB 2026. Acara yang berlangsung di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Sabtu (17/1/2026) ini bertujuan memperkenalkan dunia perkuliahan dan menjaring minat siswa SMA/SMK sederajat di Garut untuk melanjutkan studi ke salah […]

  • Pasangan Abadi

    Pasangan Abadi

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Alimudin Garbiz, Share Creator, Pemerhati Sosial Politik
    • 0Komentar

    Anies Baswedan – Dedi Mulyadi, Duet Rasional Menuju Pilpres 2029 TIGARUT.COM — Menjelang Pemilihan Presiden 2029, berbagai spekulasi mengenai figur dan pasangan calon mulai menjadi perbincangan publik. Dalam dinamika tersebut, muncul satu kombinasi yang menarik untuk dikaji secara rasional dan objektif, yakni duet antara Anies Baswedan dan Dedi Mulyadi. Pasangan ini dinilai memiliki fondasi yang cukup […]

  • Maksud Pidato Bung Karno, Kita “Bukan Bangsa Tempe”! 07.09 Play Button

    Maksud Pidato Bung Karno, Kita “Bukan Bangsa Tempe”!

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Sukron Abdilah
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Ada satu pidato Bung Karno yang sampai kini masih bikin saya senyum kecut tiap kali lihat tahu goreng di warkop kampus. Tahun 1963, di depan para buruh tani dan rakyat kecil, Soekarno dengan lantang berkata: “Bangsa Indonesia bukan bangsa tempe!” Kalimat itu meledak seperti petir di siang bolong. Tapi lucunya, kalau diucapkan di […]

  • Cisewu Geger, DPMD Jabar Beberkan Kronologi Video Intimidasi Keluarga Kades Panggalih ke Warga

    Cisewu Geger, DPMD Jabar Beberkan Kronologi Video Intimidasi Keluarga Kades Panggalih ke Warga

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut kembali geger. Bila sebelumnya karena patung harimau yang lucu viral pada 2017 lalu, kini gegara viralnya video diduga keluarga kepala desa yang mengintimidasi seorang warga karena mengeluhkan jalan yang tak kunjung diperbaiki. Dimana Holis Muhlisin (31) diintimidasi diduga oleh keluarga Kades Panggalih Wahyu usai memviralkan kritik jalan rusak. Dinas […]

  • Merawat Makna

    Merawat Makna

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Teddy Yusuf, Penulis Lepas
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Bagi kita, ada batas yang perlu dijaga: pemaknaan boleh berkembang, tetapi praktik yang sudah menjadi tradisi kolektif tidak otomatis bisa dibatalkan hanya oleh satu tafsir; dari sebuah pemaknaan baru. Tradisi ibadah itu lahir dari akumulasi waktu; tidak datang ujug ujug, tapi dari pembacaan teks yang panjang, praktik “urf generasi awal, lalu dilanjutkan dengan penerimaan […]

expand_less