Breaking News

Inilah Keindahan Curug Sanghyang Taraje di Balik Hutan Garut

  • account_circle Redaksi Web
  • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
  • visibility 258
  • print Cetak

TIGARUT.COM — Kabupaten Garut memang selalu menunjukkan pesona alamnya. Bentang alamnya unik, di utara terdiri dari pegunungan sedangkan selatan berhadapan dengan lautan. Gunung Papandayan dan berbagai pantainya yang menawan. Kota Dodol ini juga punya berbagai macam curug, salah satunya Curug Sanghyang Taraje.

Curug yang berada di Kampung Kombongan, Desa Pakenjeng, Kecamatan Pamulihan, Garut, Jawa Barat ini pesonanya selalu menawan. Debit airnya yang tinggi turut menyejukkan kompleks curug. Hawa sejuk, hijaunya rumput dan pepohonan dipecah derasnya Curug Sanghyang Taraje. Panorama dan kesejukannya selalu didambakan para penikmat air terjun.

Untuk menuju air terjun ini bukanlah hal mudah. Lokasinya yang berada di tengah hutan memerlukan sedikit perjuangan. Namun, semuanya tak menyurutkan langkah para wisatawan. Keasriannya bak surga tersembuyi di belantara hutan Garut.

Spot terbaik menikmati keindahan Curug Sanghyang Taraje adalah di tanah lapang samping curug. Namun kamu harus menempuh jalan berkelok di pegunungan. Jika telah sampai di Kecamatan Pamulihan, kamu harus semakin waspada saat berkendara. Jalan aspal berbatu akan membuat adrenalin perjalanan semakin menantang.

Bukit dan lembah mendominasi perjalanan menuju Curug. Rindangnya pepohonan seolah menjadi penghibur penat selama perjalanan. Tak jarang, tebing dan jurang akan kamu temui di sepanjang perjalanan. Medan yang menantang ditambah dengan sempitnya jalan. Akses jalan menuju Curug Sanghyang Taraje di Kecamatan Pamulihan, hanya bisa dilalui satu buah mobil.

Setelah sapai di tempat parkir, kamu harus menuruni jalan setapak berbatu. Kemudian kamu akan menemui jalan setapak rata. Saat itulah kamu akan segera mendengar gemuruh air berjatuhan dari kejauhan. Layaknya berada di sebuah lembah, Curug Sanghyag Taraje membelah hamparan bukit di depan jalan setapak. Panorama 170 derajat tebing terfokus pada keelokan Curug Sanghyang Taraje.

Gemuruh air berjatuhan menghasilkan hembusan yang menggoyangkan dedaunan. Gemricik cipratan airnya juga berhasil membasahi semua yang ada di kaki Curug Sanghyang Taraje. Berada di ketinggian 660 mdpl, curug setinggi 82 meter ini dengan megah menjulang. Penat perjalanan tuntas terbayarkan dengan kesejukan panorama Curug Sanghyang Taraje.

Gazebo mini, arena bermain telah tersedia sebagai penghilang penat saat perjalanan. Saat musim hujan, kamu dilarang dekat-dekat dengan kolam jatuhnya air terjun. Spot bermain air yang aman berada 5 hingga 10 meter dari curug. Di dekat jatuhnya air curug, nampak bendungan kecil yang dikelola warga. Bendungan kemudian mengalirkan air melewati sungai menuju ladang pertanian warga. Sedangkan di sampingnya berlanjutnya aliran anak sungai Sikandang.

Berada di perbukitan selatan Gunung Papandayan, membuat udara di sekitar Curug Sanghyang Taraje sejuk. Curug ini berada di aliran anak sungai Sikandang. Mata airnya berasal dari gabungan sungai di selatan Gunung Papandayan. Berbeda saat penghujan, saat kemarau debit air yang berkurang membuat aliran air lebih jernih.

Jika kamu ingin berlama-lama di curug ini sebaiknya kamu siapkan bekal tenda. Bermalam di samping curug ditemani gemuruh air akan menjadi pengalaman tak ada duanya. Saat mengunjungi Curug Sanghyang Taraje, pastikan kamu selalu menjaga kebersihan dan keasrian curug.

Kamu bisa mendatangi Taraje dengan menempuh 1.5 jam dari Kota Garut. Tiket masuknya hanya Rp 6 ribu per orang. Mushola, toilet, dan warung warga melengkapi kenyamanan curug. Fasilitas pendukung menjadikan Curug Sanghyang Taraje cocok dijadikan tujuan wisata keluarga. Dibalik rimbunnya pepohonan, keelokan Curug Sanghyang Taraje menjadi magnet tiap wisatawan.

 

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Cuma Indonesia yang punya 4 “Choke Point” ini. Tapi So What?

    Cuma Indonesia yang punya 4 “Choke Point” ini. Tapi So What?

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Budhiana Kartawijaya, geopolitics enthusiast.
    • visibility 87
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Selama ini, ketika mendengar istilah choke point, pikiran kita langsung tertuju pada Selat Hormuz, Selat Malaka, atau Terusan Suez. Dalam geopolitik klasik, choke point adalah jalur sempit yang mengendalikan arus perdagangan dan energi dunia. Siapa yang menguasainya memiliki daya tawar yang sangat besar. Iran adalah contoh paling menarik. Negara itu tidak memiliki ekonomi sebesar […]

  • Inilah Mitos Kejantanan Pria dan Sejarah Situ Sarkanjut

    Inilah Mitos Kejantanan Pria dan Sejarah Situ Sarkanjut

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 288
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Sebuah situ atau danau bernama Sarkanjut terkenal di Kabupaten Garut. Situ Sarkanjut kerap dikaitkan dengan mitos soal kejantanan pria. Situ Sarkanjut terletak di Kampung Sarkanjut, Desa Dungusiku, Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut. Lokasinya, berada sekitar 20 kilometer di arah Utara perkotaan Garut. Situ Sarkanjut, memang tak biasa. Namanya, tak lazim didengar dan terkesan jorok. […]

  • Yuk Tingkatkan Disiplin dan Etos Kerja di Bulan Ramadan

    Yuk Tingkatkan Disiplin dan Etos Kerja di Bulan Ramadan

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 205
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melaksanakan salat tarawih pertama bulan Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Agung Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, pada Rabu malam (18/02/2026). Salat tarawih pertama di Masjid Agung Garut sendiri dipimpin oleh imam yaitu Ketua DKM Masjid Agung Garut, K.H Muhammad Sufina. Momen ini dimanfaatkan Bupati Garut untuk menyampaikan pesan […]

  • Geopolitik Energi

    Geopolitik Energi

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Budhiana Kartawijaya, journalist
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Gagalnya “Energy Lockdown” Amerika Serikat: Mengapa Perang Iran dan Venezuela Tak Mampu Menjepit China? TIGARUT.COM — Perundingan damai AS-Iran masih berlangsung. Operation Epic Furry AS-Israel tampaknya gagal melumpuhkan Iran. Dari segi geopolitik energi, serangan ke Iran adalah langkah kedua Washington setelah sukses menekuk Venezuela untuk mengunci jalur energi China.   Washington berharap dengan melumpuhkan Venezuela dan […]

  • Spirit Kiai Wahab Hasbullah Relevan Perkuat Pesantren dan NKRI

    Spirit Kiai Wahab Hasbullah Relevan Perkuat Pesantren dan NKRI

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 142
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Kementerian Agama menegaskan pentingnya menghidupkan kembali spirit perjuangan KH. Abdul Wahab Hasbullah sebagai fondasi penguatan moderasi beragama, transformasi pesantren, dan penguatan kebangsaan di tengah tantangan sosial keagamaan saat ini.   Penegasan tersebut mengemuka dalam kegiatan bedah buku KH. Abdul Wahab Hasbullah: Pendiri NU Penggerak NKRI bertema The Mastermind of Movement: Mengupas Tuntas Seni […]

  • 5 Alasan Domba Garut yang Harus Diketahui

    5 Alasan Domba Garut yang Harus Diketahui

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 64
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM – Domba Garut bukan sekadar hewan ternak. Bagi masyarakat Garut dan Jawa Barat, domba ini merupakan bagian dari identitas daerah, sumber ekonomi, sekaligus warisan genetik dan budaya yang terus dijaga. Domba Garut bahkan telah ditetapkan pemerintah sebagai salah satu rumpun domba lokal Indonesia yang memiliki kekayaan sumber daya genetik dan perlu dilindungi serta dilestarikan. […]

expand_less