Breaking News
dark_mode

5 Kaulinan Barudak di Tatar Sunda yang Sebentar Lagi Punah!

  • account_circle Redaksi Tigarut
  • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TIGARUT.COM — Suku Sunda memiliki beragam permainan tradisional unik yang dikenal dengan sebutan kaulinan barudak.
Berikut di bawah ini adalah 5 permainan tradisional Sunda yang populer: 

1. Cingciripit

Permainan ini biasanya dilakukan untuk menentukan siapa yang menjadi “kucing” atau penjaga dalam permainan selanjutnya.

Cara mainnya, para pemain melingkar dan meletakkan satu jari telunjuk di telapak tangan pemimpin sambil menyanyikan lagu “Cingciripit”. Saat lagu berakhir, pemain harus cepat menarik jarinya agar tidak tertangkap oleh tangan pemimpin yang mengepal tiba-tiba.

2. Oray-orayan

Dalam bahasa Sunda, oray berarti ular. Para pemain berbaris panjang sambil memegang pinggang teman di depannya, lalu meliuk-liuk mengikuti irama lagu layaknya ular yang sedang berjalan.

Ujung barisan biasanya berusaha mengejar “ekor” atau pemain paling belakang.

3. Perepet Jengkol

Permainan ini melatih keseimbangan dan kekompakan tim. Setidaknya tiga orang berdiri membelakangi satu sama lain, lalu salah satu kaki mereka dikaitkan hingga membentuk jalinan yang kuat.

Sambil bertepuk tangan dan melompat-lompat kecil berputar, mereka menyanyikan lagu khas agar tidak jatuh.

4. Endog-endogan

Secara harfiah berarti “telur-teluran”. Para pemain menumpuk kepalan tangan satu sama lain hingga menyerupai tumpukan telur.

Sambil bernyanyi, kepalan tangan paling bawah akan “pecah” atau dibuka satu per satu mengikuti lirik lagu hingga semua tangan terbuka.

5. Jajangkungan (Egrang)

Permainan ini menggunakan alat bantu berupa dua bilah bambu panjang yang diberi pijakan kaki. Pemain harus menjaga keseimbangan saat berjalan di atas bambu tersebut.

Di beberapa daerah, jajangkungan sering dilombakan dalam bentuk lari cepat menggunakan egrang.

Untuk melihat cara memainkannya secara visual, Anda dapat mencari video tutorial di YouTube Kaulinan Barudak atau membaca detail aturannya di Katalog Permainan Tradisional Wikibuku.***(AI)
Komentar
  • Penulis: Redaksi Tigarut
  • Editor: SAB

Rekomendasi

  • Mengapa Garut Dijuluki Kota Dodol? Ini Alasannya, Ya

    Mengapa Garut Dijuluki Kota Dodol? Ini Alasannya, Ya

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT,COM — Jika menyebut Garut, banyak orang Indonesia spontan menjawab: dodol. Bukan gunungnya dulu, bukan pantainya, apalagi macet jalurnya saat libur panjang. Julukan Garut Kota Dodol telah menjadi identitas kultural yang menempel kuat, bahkan lebih populer daripada slogan resmi daerah. Namun, julukan ini tidak muncul begitu saja. Ia lahir dari sejarah panjang industri rumahan, kreativitas […]

  • Nah Ini Dia! 5 Keutamaan Kopi yang Tumbuh di Lereng Gunung Papandayan

    Nah Ini Dia! 5 Keutamaan Kopi yang Tumbuh di Lereng Gunung Papandayan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Gunung Papandayan di Garut bukan hanya terkenal dengan panorama kawah dan padang edelweisnya, tetapi juga dengan kopi yang tumbuh di lereng-lerengnya. Kopi Papandayan memiliki karakter unik yang lahir dari perpaduan tanah vulkanik subur, udara sejuk pegunungan, dan tradisi petani lokal yang penuh dedikasi. Berikut adalah 5 keutamaan kopi dari Papandayan yang membuatnya layak […]

  • Membaca Manuver Gibran Menerima Mahasiswa di Tengah Aksi Demo

    Membaca Manuver Gibran Menerima Mahasiswa di Tengah Aksi Demo

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Kalian pasti membaca berita, Wapres Gibran menerima perwakilan mahasiswa di tengah aksi demo. Di tempat lain, tiga pembantu Prabowo malah diusir mahasiswa di Yogya. Sementara Prabowo belum ada statemen. Ada berspekulasi, Gibran sedang bermanuver untuk 2029. Mari kita kulik sambil seruput Koptagul, wak!   Senin, 15 Juni 2026. Saat ribuan mahasiswa turun ke kawasan […]

  • Dedi Mulyadi dan Wacana Bayar Jalan: Rakyat Jangan Terus Diperas

    Dedi Mulyadi dan Wacana Bayar Jalan: Rakyat Jangan Terus Diperas

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Alimudin Garbiz, Share Creator, Pemerhati Sosial Politik
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Dedi Mulyadi melempar wacana penghapusan pajak kendaraan bermotor lalu menggantinya dengan sistem bayar jalan provinsi. Sekilas terdengar modern dan inovatif. Dibungkus dengan istilah “keadilan”: siapa yang sering memakai jalan, dia yang lebih banyak membayar.   Tetapi rakyat tidak hidup dari istilah. Rakyat hidup dari pengeluaran sehari-hari.   Hari ini masyarakat sudah dibebani: harga sembako […]

  • Bukan Sekadar Baper

    Bukan Sekadar Baper

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Yayu Resti Purwitasari, Guru Bimbingan dan Konseling SMKN 1 Garut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Simpan dulu, praktek kemudian ☺   Tujuan Layanan (Siswa mampu…)   ✅Mengidentifikasi 3 tanda fisiologis tubuh saat marah, cemas, atau sedih. ✅Membedakan antara “merasa” dan “bertindak” – bahwa emosi boleh dirasakan, tapi perilaku bisa dipilih. ✅Mempraktikkan minimal satu teknik regulasi emosi (misal: 5-4-3-2-1 grounding atau Zona Kendali).   Alat dan Bahan yang Diperlukan […]

  • 5 SDIT Terbaik di Garut

    5 SDIT Terbaik di Garut

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    Referensi Orang Tua dalam Memilih Sekolah Dasar Islami   TIGARUT.COM – Minat masyarakat Kabupaten Garut terhadap pendidikan berbasis Islam Terpadu (IT) terus meningkat. Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) dinilai mampu mengintegrasikan pendidikan akademik dengan pembinaan karakter dan nilai-nilai keislaman sejak dini.   Berikut ini adalah 5 SDIT terbaik di Garut yang banyak menjadi rujukan orang […]

expand_less