Breaking News

Rak Buku Versus Rak Barbell, Jadi Mahasiswa Berkeringat dengan Kata

  • account_circle Sukron Abdilah
  • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
  • visibility 1.325
  • print Cetak

TIGARUT.COM — Aku dulu mengira pencerahan hidup hanya bisa ditemukan di antara tumpukan buku tebal di perpustakaan kampus. Tempat itu suci—udara dingin, suara langkah pelan, dan kadang wangi kopi sachet dari tas teman yang sembunyi-sembunyi nyeduh di pojokan. Aku betah berlama-lama di sana, bukan karena rajin, tapi karena perpustakaan adalah satu-satunya tempat di kampus yang punya colokan listrik melimpah dan Wi-Fi lancar.

Namun suatu hari, hidupku berubah gara-gara sebuah buku yang kubaca di rak psikologi populer: The Power of Habit karya Charles Duhigg. Isinya tentang bagaimana kebiasaan kecil bisa mengubah hidup. Awalnya aku baca setengah hati, tapi bab demi bab mulai terasa menampar, terutama bagian tentang “keputusan otomatis” yang bisa mengarahkan masa depan kita. Aku yang waktu itu hobi rebahan setelah kuliah mulai berpikir, “Mungkin kebiasaan rebahan ini tidak akan membuatku lebih berotot maupun tercerahkan.”

Dari situlah, tanpa niat yang benar-benar bulat, aku memutuskan mencoba hal yang paling kutakuti setelah ujian statistik: pergi ke gym.

Pertama kali melangkah ke gym kampus, aku merasa seperti mahasiswa baru yang salah masuk ruang sidang skripsi. Semua orang tampak tahu apa yang mereka lakukan. Ada yang ngangkat barbell seperti lagi memindahkan dosa umat manusia, ada juga yang selfie dengan ekspresi serius tapi caption-nya nanti pasti: “no pain, no gain 💪.”

Aku datang dengan sepatu pinjaman dari sepupu dan baju olahraga yang sudah mulai pudar. Pelatih di sana, seorang abang berotot dengan senyum menakutkan, bertanya, “Mau latihan apa, bro?”

Aku menjawab dengan polos, “Yang gak terlalu berat, Bang. Tapi bisa bikin six pack minggu depan.”

Dia tertawa. Aku ikut tertawa, tapi lebih karena gugup dan ingin pulang.

Setelah lima menit di treadmill, aku sadar satu hal penting: ternyata membaca buku di perpustakaan dan membaca detak jantung sendiri di monitor treadmill adalah dua bentuk literasi yang sama-sama membutuhkan konsentrasi tinggi. Bedanya, kalau di perpustakaan kita bisa rebahan di kursi empuk, di gym rebahannya menyakitkan dan disaksikan banyak orang.

  • Penulis: Sukron Abdilah
  • Editor: SAB

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • 5 Kampus Terbaik di Garut, Pilihan Pendidikan Tinggi untuk Generasi Masa Depan

    5 Kampus Terbaik di Garut, Pilihan Pendidikan Tinggi untuk Generasi Masa Depan

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 109
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Kabupaten Garut tidak hanya dikenal sebagai daerah wisata dan kuliner, tetapi juga sebagai salah satu pusat pendidikan tinggi di wilayah Priangan Timur. Sejumlah perguruan tinggi di Garut terus berkembang dengan menghadirkan program studi unggulan, peningkatan akreditasi, serta berbagai prestasi akademik yang membanggakan.   Bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan tanpa harus jauh […]

  • Garut Sabet Penghargaan dari Bea Cukai Tasikmalaya

    Garut Sabet Penghargaan dari Bea Cukai Tasikmalaya

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 245
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut memimpin apel gabungan yang berlangsung di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (2/2/2026). Dalam kegiatan ini, dilakukan Pemberian Penghargaan Kategori Baik Pelayanan dan Pengawasan Bea Cukai Tipe Madya Pabean Type C. Penyerahan dilakukan langsung oleh Kepala Kantor Bea Cukai Tasikmalaya, […]

  • Situs Kabuyutan Ciburuy di Garut, Tempat Tokoh “Ngelmu”

    Situs Kabuyutan Ciburuy di Garut, Tempat Tokoh “Ngelmu”

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 330
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Kabuyutan Ciburuy. Situs ini bukan sembarang situs. Situs yang merupakan peninggalan jaman Prabu Siliwangi yang kemudian dilanjutkan oleh anaknya yaitu Prabu Kiyan Santang, dulunya merupakan tempat khusus bagi orang-orang berilmu tinggi. Secara administrasi Situs Kabuyutan Ciburuy terletak Desa Pamalayan, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut. Lokasinya berada di titik koordinat 7° 17′ 18″ S, 107° 49′ 43″ E. Di daerah […]

  • 5 Gunung Terkenal di Garut, Daya Tarik Wisata Alam dan Pendakian

    5 Gunung Terkenal di Garut, Daya Tarik Wisata Alam dan Pendakian

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 461
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Kabupaten Garut dikenal sebagai salah satu daerah di Jawa Barat yang kaya akan pesona alam pegunungan. Deretan gunung yang mengelilingi wilayah ini tidak hanya menawarkan panorama indah, tetapi juga menjadi tujuan favorit para pendaki dan wisatawan. Berikut lima gunung terkenal di Garut yang memiliki daya tarik tersendiri. 1. Gunung Cikuray Gunung Cikuray merupakan […]

  • Tips Optimasi Facebook untuk Creator dan Pemula

    Tips Optimasi Facebook untuk Creator dan Pemula

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Alimudin Garbiz, Share Creator
    • visibility 98
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — 🚨 JANGAN HERAN KALAU REELS KAMU SEPI!   Bisa jadi bukan karena kontenmu jelek. Bisa jadi… pengaturan Facebook-mu belum dioptimalkan! 😱   Ada beberapa pengaturan yang sering dilewatkan Creator, padahal layak dicek satu per satu.   🔥 6 PENGATURAN FACEBOOK YANG WAJIB KAMU CEK!   1️⃣ BUKA PELUANG KONTEN DITEMUKAN DARI LUAR FACEBOOK […]

  • Nah Ini Dia! 6 Tradisi Imlek yang Masih Dilestarikan Masyarakat

    Nah Ini Dia! 6 Tradisi Imlek yang Masih Dilestarikan Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 222
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Perayaan Tahun Baru Imlek kembali disambut meriah oleh masyarakat Tionghoa di berbagai daerah di Indonesia. Momentum pergantian tahun dalam kalender lunar ini bukan hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga sarat makna budaya dan nilai kebersamaan. Berikut enam tradisi Imlek yang masih dilestarikan hingga kini. 1. Membersihkan dan Menghias Rumah Menjelang Imlek, masyarakat biasanya […]

expand_less