Breaking News

Saatnya Akademisi Jadi Katalisator Pembangunan Desa

  • account_circle Redaksi Tigarut
  • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
  • visibility 285
  • print Cetak

TIGARUT.COM — Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri acara Penutupan Kegiatan Program Kuliah Kerja Nyata Gotong Royong Akademisi Bersinergi dan Berinovasi (KKN Gradasi) Tahun 2025, yang dilaksanakan di Halaman Gedung Pendopo Garut, Jalan Kabupaten, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis (8/1/2026).

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin menekankan bahwa kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat merupakan bagian penting dari visi membangun Kabupaten Garut yang maju, hebat, dan berkesinambungan. Ia menyoroti pentingnya akselerasi pembangunan mengingat Garut masih memiliki tantangan ketertinggalan yang cukup besar.

“Ya kita harus lebih daripada orang lain, kenapa? Karena kita pada kondisi yang masih tertinggal. Jadi kalau mobil maju mah kita tertinggal jauh, tidak ada pilihan lain kita harus meningkatkan kecepatan,” ungkapnya.

Bupati juga menggarisbawahi bahwa inti dari pembangunan sejatinya ada di desa. Dengan angka lulusan sarjana di Garut yang baru mencapai 3%, keterlibatan akademisi melalui KKN lintas disiplin ilmu menjadi solusi strategis.

“Dan menurut saya, bahwa semua pembagunan itu sejatinya ada di desa. Berarti gimana? Desa harus kita dorong, harus kita majukan. Dan siapa yang hebat? Di otak saya yang hebat itu adalah orang-orang yang memiliki pendidikan lebih dari orang lain,” ujarnya.

Koordinator KKN Gradasi, Gugun Geusan Akbar, melaporkan bahwa program tahun ini diikuti oleh mahasiswa yang tersebar di 25 desa selama empat hingga enam bulan. Durasi yang lebih panjang dibandingkan KKN reguler (1-2 bulan) terbukti memberikan ruang yang lebih luas bagi mahasiswa untuk memberikan dampak nyata.

“Mereka sangat merasakan manfaatnya, dan manfaat juga dirasakan oleh masyarakat desa dan aparatur desa. Sehingga kemudian mudah-mudahan ini sesuai dengan tagline-nya, KKN Gradasi ini berdampak kepada desa,” ungkapnya.

Meski demikian, Gugun memberikan catatan terkait perlunya peningkatan koordinasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah agar inisiasi program kedepannya lebih setara dan terintegrasi.

“Nah mudah-mudahan inisiasi yang setara juga dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Garut jadi bukan hanya sekedar membiayai tapi juga ikut berkontribusi terhadap berbagai hal,” jelas Gugun.

Salah satu keberhasilan nyata ditunjukkan oleh Kelompok 10 KKN Gradasi di Desa Pangauban, Kecamatan Cisurupan. Furqon, Ketua Kelompok 10 yang berasal dari Institut Teknologi Garut (ITG), menceritakan kolaborasi timnya yang terdiri dari berbagai perguruan tinggi di Kabupaten Garut.

Selama empat bulan mengabdi, mereka menjalankan berbagai program mulai dari kepemimpinan, etika pelayanan publik, administrasi, hingga pelatihan digital marketing dan edukasi kesehatan.

“Dan yang paling gong adalah kami membantu Desa Pangauban menjadi Juara di Sri Baduga Tingkat Provinsi Jawa Barat. Dan hadiahnya itu 9 Miliar, dan kami juga membantu acara Desa Pangauban yaitu se-Kabupaten Garut dan alhamdulilah itu juara 1,” katanya.

Di akhir acara, peserta memberikan masukan konstruktif bagi penyelenggaraan mendatang, terutama terkait efisiensi koordinasi kepanitiaan dan ketepatan waktu distribusi dukungan operasional bagi mahasiswa di lapangan.

“Kesannya disana Alhamdulillah warganya sangat antusias ketika kami melaksanakan kegiatan-kegiatan ataupun itu proker, kami selalu didukung oleh aparatur desa, karang taruna, dan warga di Desa Pangauban,” pungkasnya.

 

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Yuk Kenali Tokoh Intelektual, Raden Ayu Lasminingrat

    Yuk Kenali Tokoh Intelektual, Raden Ayu Lasminingrat

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 270
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Raden Dewi Sartika dikenal sebagai Pahlawan Nasional Wanita Indonesia dari Jawa Barat. Beliau dengan segenap hatinya memperjuangkan dunia pendidikan bagi kaum wanita untuk dapat menikmati rasanya bersekolah seperti kaum laki-laki. Namun, bukan hanya Raden Dewi Sartika yang telah berjasa memperjuangkan hak pendidikan bagi kaum wanita di Jawa Barat. Deri Eka Firman (Duta Bahasa […]

  • Demi Keadilan Karier PNS, Bupati Garut Dorong Manajemen Talenta BKN

    Demi Keadilan Karier PNS, Bupati Garut Dorong Manajemen Talenta BKN

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 124
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memimpin Apel Gabungan di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Senin (8/6/2026). Dalam arahannya, Bupati menyoroti pentingnya reformasi total dalam sistem kenaikan pangkat dan manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut. Bupati mengungkapkan bahwa dengan jumlah aparatur yang mencapai lebih […]

  • Nuzulul Qur’an di Garut

    Nuzulul Qur’an di Garut

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Momentum Memperkuat Iman dan Kebersamaan Umat TIGARUT.COM — Peringatan Nuzulul Qur’an menjadi salah satu momen penting bagi umat Islam di berbagai daerah, termasuk di Garut. Setiap memasuki pertengahan bulan suci Ramadan, masyarakat Garut memaknai peristiwa turunnya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW sebagai waktu untuk memperkuat keimanan sekaligus mempererat kebersamaan. Di berbagai masjid dan musala, peringatan Nuzulul […]

  • Jaga Stabilitas Harga Jelang Iduladha, Garut Gelar Gerakan Pangan Murah

    Jaga Stabilitas Harga Jelang Iduladha, Garut Gelar Gerakan Pangan Murah

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 131
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, meninjau langsung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak yang digelar di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Jumat (22/5/2026). Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif DKP yang mempertemukan langsung produsen pangan dengan masyarakat. Ia menyoroti potensi besar pelaku […]

  • Cuma Indonesia yang punya 4 “Choke Point” ini. Tapi So What?

    Cuma Indonesia yang punya 4 “Choke Point” ini. Tapi So What?

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Budhiana Kartawijaya, geopolitics enthusiast.
    • visibility 86
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Selama ini, ketika mendengar istilah choke point, pikiran kita langsung tertuju pada Selat Hormuz, Selat Malaka, atau Terusan Suez. Dalam geopolitik klasik, choke point adalah jalur sempit yang mengendalikan arus perdagangan dan energi dunia. Siapa yang menguasainya memiliki daya tawar yang sangat besar. Iran adalah contoh paling menarik. Negara itu tidak memiliki ekonomi sebesar […]

  • Wakil Bupati Garut Putri Karlina Targetkan PKL Naik Kelas

    Wakil Bupati Garut Putri Karlina Targetkan PKL Naik Kelas

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Wakil Bupati Garut Putri Karlina meninjau Garut Plaza di Jalan Guntur, Kecamatan Garut Kota (27/2/2026) untuk memastikan kesiapan Bazar Ramadan sekaligus merelokasi pedagang kaki lima dari Jalan Ahmad Yani ke dalam gedung guna menata kota dan menggerakkan ekonomi warga. Putri Karlina menemukan lantai dua pusat perbelanjaan tersebut masih didominasi ruang kosong yang belum dimanfaatkan secara […]

expand_less