Breaking News

Asyiknya Festival Layang-Layang di Garut, Langit Papandayan Dipenuhi Warna dari Berbagai Negara

  • account_circle Redaksi Tigarut
  • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
  • visibility 142
  • print Cetak

TIGARUT.COM– Langit biru di kaki Gunung Papandayan berubah menjadi panggung raksasa yang dipenuhi warna-warni layang-layang. Festival Layang-Layang Internasional Garut 2026 menghadirkan suasana meriah yang memadukan keindahan alam pegunungan, kreativitas seni, dan semangat persahabatan antarbangsa.

 

Digelar di kawasan Agrowisata Tepas Papandayan, Kecamatan Cisurupan, festival ini menjadi magnet bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Peserta dari sedikitnya 13 negara hadir membawa layang-layang dengan berbagai bentuk unik, mulai dari naga, gurita raksasa, burung, kupu-kupu hingga karakter artistik yang menghiasi langit Garut.

 

Tak hanya menjadi tontonan, festival ini juga menjadi ruang pertemuan budaya sekaligus memperkenalkan potensi wisata Garut kepada dunia.

 

1. Langit Papandayan Jadi Galeri Layang-Layang Raksasa

 

Pemandangan langit yang dipenuhi layang-layang berukuran besar menjadi daya tarik utama festival. Setiap peserta menampilkan desain khas negaranya, sehingga pengunjung dapat menikmati pertunjukan udara yang jarang ditemui dalam kehidupan sehari-hari.

 

Ketika angin pegunungan berembus, puluhan layang-layang menari di udara, menciptakan panorama yang memukau sekaligus menjadi hiburan bagi seluruh keluarga.

 

2. Keindahan Alam Menambah Keseruan Festival

 

Berbeda dengan festival layang-layang yang umumnya berlangsung di kawasan pantai, Garut menawarkan pengalaman berbeda. Latar Gunung Papandayan, udara yang sejuk, serta hamparan kebun hijau membuat suasana festival terasa semakin nyaman.

 

Keindahan alam tersebut menjadi alasan banyak pengunjung betah berlama-lama menikmati setiap atraksi yang ditampilkan.

 

3. Surga bagi Pecinta Fotografi dan Konten Digital

 

Festival ini menghadirkan banyak sudut menarik untuk berfoto. Perpaduan langit biru, layang-layang warna-warni, dan panorama pegunungan menghasilkan pemandangan yang sangat fotogenik.

 

Tidak sedikit pengunjung yang mengabadikan momen tersebut untuk dibagikan melalui media sosial sebagai bentuk promosi wisata Garut.

 

4. Menggerakkan UMKM dan Pariwisata Garut

 

Ramainya pengunjung membawa berkah bagi para pelaku usaha lokal. Pedagang kuliner, pengrajin, pengelola homestay, hingga pelaku transportasi memperoleh manfaat dari meningkatnya jumlah wisatawan selama festival berlangsung.

 

Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa sebuah event wisata mampu memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat sekitar.

 

5. Membawa Nama Garut ke Panggung Internasional

 

Keikutsertaan peserta dari berbagai negara menjadi bukti bahwa Garut semakin dikenal sebagai destinasi wisata yang mampu menyelenggarakan kegiatan bertaraf internasional.

 

Festival ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi media promosi budaya, alam, dan keramahan masyarakat Garut kepada dunia. Dengan dukungan semua pihak, Festival Layang-Layang Internasional Garut berpotensi menjadi agenda wisata tahunan yang dinanti wisatawan setiap tahun.

 

Menikmati Garut dari Langit

 

Festival Layang-Layang Internasional Garut menghadirkan pengalaman yang sulit dilupakan. Langit yang dipenuhi aneka bentuk layang-layang, udara sejuk Papandayan, serta semangat kebersamaan para peserta menjadi perpaduan yang menghadirkan pesona tersendiri.

 

Bagi wisatawan yang ingin menikmati Garut dengan cara berbeda, festival ini menjadi pilihan yang layak masuk dalam daftar agenda wisata. Bukan hanya menyaksikan layang-layang beterbangan, tetapi juga menikmati keindahan alam, budaya, dan keramahan masyarakat yang menjadi identitas Kabupaten Garut.

 

  • Penulis: Redaksi Tigarut
  • Sumber: AI

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Akhirnya Kepala BGN Kena Batunya, Dicopot Prabowo

    Akhirnya Kepala BGN Kena Batunya, Dicopot Prabowo

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • visibility 114
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Indonesia sering juga dijuluki negeri MBG. Sebab, ada saja berita atau isu terkait makanan bergizi gratis yang muncul di media. Salah satu pemicunya, komentar Kepala BGN yang sering kontroversi. Mungkin sudah kena batunya, akhirnya CEO MBG atau Presiden kita, Prabowo mencopot dari jabatannya. Simak narasinya sambil seruput Koptagul, wak!   Dadan Hindayana, Kepala Badan […]

  • Gali Potensi, PASI Garut Gelar Invitasi Kejuaraan Atletik se-Jabar

    Gali Potensi, PASI Garut Gelar Invitasi Kejuaraan Atletik se-Jabar

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 146
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri kegiatan Pembukaan Invitasi Kejuaraan Atletik se-Jawa barat, yang dilaksanakan di Stadion Dalem Bintang SOR RAA Adiwijaya, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Sabtu (23/5/2026). Bupati Garut menekankan pentingnya penyelenggaraan kompetisi secara rutin sebagai langkah strategis dalam menjaring bibit-bibit unggulan. Ajang yang menjadi wadah bagi para atlet muda ini […]

  • Yuk Tingkatkan Disiplin dan Etos Kerja di Bulan Ramadan

    Yuk Tingkatkan Disiplin dan Etos Kerja di Bulan Ramadan

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 206
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melaksanakan salat tarawih pertama bulan Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Agung Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, pada Rabu malam (18/02/2026). Salat tarawih pertama di Masjid Agung Garut sendiri dipimpin oleh imam yaitu Ketua DKM Masjid Agung Garut, K.H Muhammad Sufina. Momen ini dimanfaatkan Bupati Garut untuk menyampaikan pesan […]

  • Bedug Lebaran di Tatar Pasundan

    Bedug Lebaran di Tatar Pasundan

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Dadan Rusmana, Wakil Rektor I UIN Bandung
    • visibility 182
    • 0Komentar

    “Syiar tak lagi semata diukur dari seberapa keras pelantang suara memekakkan telinga, melainkan dipindahkan ke dalam relung dada yang paling sunyi. Di Tatar Pasundan, kebenaran fiqih diyakini sungguh-sungguh di dalam hati, tapi persaudaraan tetap dipraktikkan dengan senyum di lapangan.” TIGARUT.COM — Sejak sore, suara bedug di musholla dekat rumah terus mengalun, membelah kabut tipis yang biasa […]

  • 5 Fakta Nyanet Festival 2026, Tradisi Minum Teh yang Mengangkat Pariwisata Garut

    5 Fakta Nyanet Festival 2026, Tradisi Minum Teh yang Mengangkat Pariwisata Garut

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 110
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM – Nyanet Festival 2026 kembali menjadi bukti bahwa tradisi lokal mampu menjadi kekuatan budaya sekaligus penggerak pariwisata dan ekonomi masyarakat. Festival yang digelar di Lapangan Situgede, Desa Cigedug, Kecamatan Cigedug, Kamis (30/7/2026), menghadirkan tradisi minum teh khas masyarakat pegunungan Garut yang telah diwariskan secara turun-temurun. Kegiatan yang dibuka langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur […]

  • Membaca Manuver Gibran Menerima Mahasiswa di Tengah Aksi Demo

    Membaca Manuver Gibran Menerima Mahasiswa di Tengah Aksi Demo

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • visibility 97
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Kalian pasti membaca berita, Wapres Gibran menerima perwakilan mahasiswa di tengah aksi demo. Di tempat lain, tiga pembantu Prabowo malah diusir mahasiswa di Yogya. Sementara Prabowo belum ada statemen. Ada berspekulasi, Gibran sedang bermanuver untuk 2029. Mari kita kulik sambil seruput Koptagul, wak!   Senin, 15 Juni 2026. Saat ribuan mahasiswa turun ke kawasan […]

expand_less