Breaking News
dark_mode

Asyik! Garut Jadi Calon Percontohan Kabupaten/Kota Anti Korupsi 2026

  • account_circle Redaksi Tigarut
  • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TIGARUT.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut menerima kunjungan Tim Observasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dalam rangka Observasi Calon Percontohan Kabupaten/Kota Anti Korupsi Tahun 2026. Pertemuan ini berlangsung di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kamis (9/4/2026).

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyambut hangat kehadiran tim observasi yang didampingi oleh Inspektorat Provinsi Jawa Barat. Syakur menyampaikan bahwa terpilihnya Garut sebagai salah satu calon merupakan sebuah kehormatan sekaligus tantangan besar bagi daerah dengan jumlah penduduk mencapai 2,8 juta jiwa tersebut.

“Sehingga bagi kami ini adalah semacam evaluasi bagi kami bahwa ya meskipun kami merasa belum bagus tapi kalau dipikir-pikir usahanya sudah ada pak,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa transparansi dan tata kelola yang bersih menjadi kunci utama dalam mempercepat pembangunan. Pihaknya mengaku sangat serius dalam meminimalisasi potensi tindakan korupsi di lingkungan Pemkab Garut melalui berbagai indikator kinerja seperti MCSP (Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention) dan SAKIP.

“Paling tidak apresiasi saya kepada teman-teman yang sudah menunjukkan usahanya, paling tidak saya sampaikan bahwa kita on the track meksipun saya merasakan bahwa masih banyak yang harus kita perbaiki ke depan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Tim Observasi dari Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK RI, Andhika Widiarto, menjelaskan bahwa proses observasi ini merupakan tahap awal untuk memastikan kesiapan daerah sebelum masuk ke tahap bimbingan teknis (Bimtek).

Andhika mengungkapkan bahwa Garut terpilih berdasarkan kriteria ketat, di antaranya skor MCP minimal 75, skor SPI yang stabil, predikat SAKIP minimal B, indeks SPBE yang mencukupi, serta opini WTP dari BPK selama dua tahun berturut-turut.

“Tapi nomor 8 inilah yang paling sulit kami dapatkan. Karena semua rata-rata ada. Tidak terdapat kepala daerah kepala OPD yang dalam proses penyelidikan atau penyidikan tindak pidana korupsi atau tidak pidana lain. Nah kami juga melakukan verifikasi kepada aparat penegak hukum dari kepolisian kejaksaan dan dari KPK sendiri. Dan alhamdulilah kami hadir disini berarti prosesnya masih aman-aman saja,” ungkapnya.

Program ini merupakan kolaborasi lintas sektoral yang melibatkan lima kementerian/lembaga, yakni Kemenpan-RB, Kemendagri, Kemenkeu, dan Ombudsman RI. Jika terpilih, Pemkab Garut akan didampingi secara intensif hingga mencapai nilai kelulusan minimal 90 untuk ditetapkan sebagai Kabupaten Antikorupsi.

“Dari 2024 kami sudah melakukan observasi di 6 provinsi. Jadi ada Sumatera Barat, Jawa Tengah, Bali, Kalimantan Barat, Jawa Timur dan Yogyakarta. Dari semua ini akhirnya kami menentukan 2 kabupaten dan 2 kota kami lakukan bimbingan teknis untuk ditetapkan dibantu untuk tahap penilaian,” jelas Andhika.

Senada dengan hal tersebut, Inspektur Daerah Provinsi Jawa Barat, Eman Sulaeman, menegaskan bahwa predikat Antikorupsi bukan sekadar slogan, melainkan komitmen nyata yang harus tercermin dalam pelayanan publik.

“Pemerintah Provinsi Jawa Barat senantiasa mendukung penuh setiap upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Garut dalam menunjukkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel,” pungkasnya.

Komentar

Rekomendasi

  • Jalan Tangguh Iran

    Jalan Tangguh Iran

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Yudi Latif, Direktur Reform Institute
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Saudaraku, sejarah tidak pernah menghadiahi Iran jalan yang rata. Negeri itu terus berjalan di gugusan batu-batu rintangan yang dihadirkan zaman, meski masih beruntung mendapat tumpuan akar historis yang kuat: warisan agung peradaban Persia yang terus mengalir dalam urat nadinya.   Monarki runtuh, revolusi meledak, lalu lahirlah sebuah republik yang sejak awal dipaksa hidup dalam […]

  • Qurban Etis

    Qurban Etis

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Yudi Latif, Direktur Reform Institute
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Saudaraku, di setiap musim qurban, gema takbir naik bersama bau darah yang mengalir di berbagai sudut negeri. Pisau diasah, hewan direbahkan, lalu manusia merasa menunaikan kesalehan warisan Ibrahim. Namun sebagian pemikir Islam kontemporer mengajukan pertanyaan mengusik: apakah Tuhan memerlukan begitu banyak darah untuk membuktikan ketakwaan manusia?   Mereka tidak menolak qurban. Itu dipahami sebagai […]

  • Korban Tinggal Sama Taufik Karena Cinta atau Manipulasi?

    Korban Tinggal Sama Taufik Karena Cinta atau Manipulasi?

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Nurul Indra, Mantan Jurnalis, Asisten Peneliti
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Ada satu misteri tentang kasus Taufik yang masih jadi tanda tanya besar di kepalaku : detik pertama korban tinggal bersama Taufik itu karena cinta, atau karena manipulasi?   Setelah aku susun 3 versi cerita dari keluarga, polisi, dan rekan kerja kayak kepingan puzzle, ada beberapa titik yg janggalnya nggak manusiawi. aku tau, paling […]

  • Jejak Sejarah Julukan Garut Kota Intan dari Sukarno untuk Swiss van Java

    Jejak Sejarah Julukan Garut Kota Intan dari Sukarno untuk Swiss van Java

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Garut bukan sekadar kota sejuk di kaki Gunung Cikuray. Ia bukan hanya hamparan sawah, kebun teh, dan pasar tradisional yang riuh tiap pagi. Garut adalah kota yang pernah diberi mahkota simbolik oleh Presiden pertama Republik Indonesia: “Kota Intan.” Sebuah julukan yang lahir bukan dari brosur pariwisata, tetapi dari kesan mendalam seorang Sukarno terhadap […]

  • Logika Geopolitik Trump

    Logika Geopolitik Trump

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Budhiana Kartawijaya, Odesa Indonesia, geopolitics enthusiast,
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Serbuan Amerika Serikat ke Venezuela tidak dapat dipahami semata sebagai isu demokrasi, HAM, atau krisis ekonomi domestik. Ia harus dibaca dalam kerangka yang lebih dalam: kembalinya logika klasik keamanan Amerika di Belahan Bumi Barat (Western Hemisphere). Kita harus melihatnya dari Doktrin Monroe. James Monroe (1758–1831) adalah Presiden ke-5 Amerika Serikat, menjabat pada 1817–1825. Ia […]

  • Cuma Indonesia yang punya 4 “Choke Point” ini. Tapi So What?

    Cuma Indonesia yang punya 4 “Choke Point” ini. Tapi So What?

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Budhiana Kartawijaya, geopolitics enthusiast.
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Selama ini, ketika mendengar istilah choke point, pikiran kita langsung tertuju pada Selat Hormuz, Selat Malaka, atau Terusan Suez. Dalam geopolitik klasik, choke point adalah jalur sempit yang mengendalikan arus perdagangan dan energi dunia. Siapa yang menguasainya memiliki daya tawar yang sangat besar. Iran adalah contoh paling menarik. Negara itu tidak memiliki ekonomi sebesar […]

expand_less