Breaking News

Syekh Abdul Jabar Cibiuk Garut, Ulama yang Jejaknya Terwariskan di Gunung Haruman

  • account_circle Redaksi Tigarut
  • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
  • visibility 48
  • print Cetak

TIGARUT.COM — Di kaki Gunung Haruman, Desa Cipareuan, Kecamatan Cibiuk, Kabupaten Garut, terdapat kompleks pemakaman yang hingga kini menjadi salah satu tujuan ziarah masyarakat. Sebelum menuju makam Syekh Ja’far Shiddiq yang dikenal sebagai Embah Wali Cibiuk, peziarah terlebih dahulu melewati makam yang dipercaya sebagai makam Syekh Abdul Jabar.

Dalam sejumlah riwayat masyarakat, Syekh Abdul Jabar juga dikenal dengan nama Kyai Lembang, Mbah Lembang, atau Prabu Mulih. Menurut cerita yang berkembang, beliau pernah pergi dan bermukim di wilayah Palembang. Setelah kembali ke tanah asalnya di Cibiuk, muncul sebutan Prabu Mulih, sedangkan nama Mbah Lembang dikaitkan dengan tempat beliau pernah bermukim. Riwayat tersebut merupakan tradisi lokal yang diwariskan secara turun-temurun dan belum seluruhnya dapat diverifikasi melalui sumber sejarah primer.

Jejak dakwah di Cibiuk

Syekh Abdul Jabar dikenang sebagai salah seorang tokoh yang dikaitkan dengan perkembangan Islam di kawasan Cibiuk dan Limbangan. Kompleks makamnya berada dalam satu kawasan dengan sejumlah makam keluarga dan tokoh yang memiliki hubungan dalam berbagai versi silsilah lokal.

Salah satu riwayat menyebutkan bahwa Syekh Abdul Jabar mempunyai putra bernama Kyai Rd. Ketib. Dalam silsilah yang berkembang di masyarakat, Kyai Rd. Ketib kemudian memiliki putri bernama Nyimas Ayu Subah/Sub’ah, yang disebut menikah dengan Kyai Rd. Mas’ud. Dari garis keluarga inilah kemudian lahir Syekh Ja’far Shiddiq, tokoh yang sangat dikenal dalam sejarah lisan masyarakat Cibiuk.

Karena itu, keberadaan makam Syekh Abdul Jabar menjadi penting bukan hanya sebagai tempat ziarah, tetapi juga sebagai bagian dari narasi sejarah keluarga dan perkembangan Islam di kawasan Garut Utara.

Berdampingan dengan makam Syekh Ja’far Shiddiq

Saat ini, nama Syekh Abdul Jabar tidak dapat dilepaskan dari kompleks makam Syekh Ja’far Shiddiq/Sunan Haruman di Gunung Haruman. NU Online Jabar mencatat bahwa peziarah yang menuju makam Syekh Ja’far Shiddiq akan terlebih dahulu menjumpai makam Syekh Abdul Jabar yang berada di bawah pohon besar dan dikelilingi batu-batu tua.

Syekh Ja’far Shiddiq sendiri dikenal masyarakat sebagai Embah Wali Cibiuk dan Sunan Haruman. Makamnya berada di Kampung Cianjung/Cilanjung, Desa Cipareuan, Kecamatan Cibiuk, dan hingga sekarang masih ramai diziarahi masyarakat dari berbagai daerah.

Hubungan antara Syekh Abdul Jabar dan Syekh Ja’far Shiddiq memiliki beberapa versi dalam sumber silsilah lokal. Karena terdapat perbedaan antara satu riwayat dengan riwayat lainnya, silsilah tersebut sebaiknya dipahami sebagai tradisi sejarah lokal yang masih memerlukan penelitian lebih lanjut melalui manuskrip, arsip keluarga, dan sumber primer.

Warisan sejarah yang masih hidup

Kisah Syekh Abdul Jabar memperlihatkan bagaimana sejarah Islam di Garut tidak hanya tersimpan dalam buku, tetapi juga hidup melalui makam, silsilah keluarga, masjid, tradisi ziarah, dan cerita yang diwariskan masyarakat.

Gunung Haruman dan kawasan Cibiuk menjadi salah satu ruang penting untuk menelusuri sejarah perkembangan Islam di Garut Utara. Makam Syekh Abdul Jabar yang berada sebelum kompleks makam Syekh Ja’far Shiddiq menjadi salah satu jejak yang mengingatkan bahwa perjalanan sejarah tersebut dibangun oleh generasi ulama yang datang sebelum dan sesudahnya.

Catatan: Nama, gelar, hubungan keluarga, dan kisah perjalanan Syekh Abdul Jabar dalam artikel ini sebagian bersumber dari riwayat lokal. Karena belum seluruhnya didukung dokumen primer, informasi tersebut perlu ditempatkan sebagai bagian dari tradisi sejarah dan ingatan masyarakat Cibiuk, bukan seluruhnya sebagai fakta sejarah yang telah terverifikasi.

Sumber

– NU Online Jabar, Komplek Makam Syekh Jafar Shiddiq Gunung Haruman Jadi Tempat Pelantikan MWCNU Cibiuk Garut.
– Cipaku Darmaraja, Ziarah Syekh Abdul Jabar dan Syekh Ja’far Shidiq Gunung Haruman Garut.
– Portal Jabar News, Silsilah Syekh Jafar Sodiq Haruman Cibiuk.
– Rodovid Indonesia, catatan silsilah Kyai Lembang/Syekh Abdul Jabar.
– NU Online, Menengok Masjid Syekh Ja’far Shidiq Garut yang Berusia Ratusan Tahun.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • 5 Fakta Akhir dari SMKN 2 Garut

    5 Fakta Akhir dari SMKN 2 Garut

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 175
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Menjelang akhir tahun ajaran, suasana di SMKN 2 Garut selalu menghadirkan cerita menarik. Bukan hanya soal kelulusan, tetapi juga berbagai dinamika yang membentuk karakter siswa selama menempuh pendidikan. Dari kedisiplinan hingga kreativitas, ada banyak hal yang menjadi warna tersendiri di sekolah kejuruan favorit di Garut ini.   1. Momen Perpisahan Penuh Haru   Akhir […]

  • Si Kabayan Nulis Berita Maké Tools AI

    Si Kabayan Nulis Berita Maké Tools AI

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 252
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Si Kabayan keur diuk ngetéyép di pojok kantor média online. Manéhna keur puyeng sabab kudu nyieun tulisan panjang ngeunaan “Ekonomi Kreatif di Lembur”. Keur kitu, datang babaturanana nu sok mawa béja, Si Lamsijan. “Kabayan, naha bet pusing ngetik? Ayeuna mah aya ‘Jig jépiti’ (ChatGPT)! Manéh tinggal nanya, tulisan langsung jadi sakiceup!” ceuk Lamsijan […]

  • Jalan Cerita Sukses Kiki Gumelar, Owner Chocodot dari Garut

    Jalan Cerita Sukses Kiki Gumelar, Owner Chocodot dari Garut

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 549
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Siapa yRang tak kenal Chocodot Garut? Perpaduan antara cokelat dan dodol buatan Kiki Gumelar berhasil membuat nama Garut naik kelas dengan cara yang baru dan berbeda. Kiki berhasil menggabungkan makanan modern tanpa meninggalkan ciri khas yang melekat pada Kota Garut. Dari tangan kreatifnya, nama Chocodot sebagai brand cokelat lokal dari Garut kini makin […]

  • Si Kabayan Jadi Pewarta Media Online

    Si Kabayan Jadi Pewarta Media Online

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 248
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Si Kabayan ayeuna geus gaya, bajuna mah kaos oblong tapi maké rompi loba saku nu aya tulisan “PERS” badag pisan dina tonggongna. Gawéna jadi wartawan di média online “Tigarut.com”. Isuk-isuk, manéhna geus disidék ku dununganana, Redaktur nu galakna leuwih-leuwih ti Abah. “Kabayan! Mana warta dinten ayeuna? Urang peryogi berita anu viral, anu matak klik-un […]

  • Trump Bingung oleh Peradaban Spiritualitas Islam 

    Trump Bingung oleh Peradaban Spiritualitas Islam 

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
    • visibility 85
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — 20 juta lebih rakyat Iran yang hadir dan menangis sedih karena pemimpin yang dicintainya syahid, dikatakan Trump sebagai “air mata palsu.” ODGJ gini pantesnya diapain gaess? Ini sudah penghinaan. Tapi wajar sih, karena itu memang stupidity (kebodohan).   Kalimat presiden negara besar seperti ini menyimbolkan betapa spritualitas Amerika Serikat benar-benar kosong, garing, nihil dari […]

  • Nah Ini Dia! 5 Keutamaan Kopi yang Tumbuh di Lereng Gunung Papandayan

    Nah Ini Dia! 5 Keutamaan Kopi yang Tumbuh di Lereng Gunung Papandayan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 260
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Gunung Papandayan di Garut bukan hanya terkenal dengan panorama kawah dan padang edelweisnya, tetapi juga dengan kopi yang tumbuh di lereng-lerengnya. Kopi Papandayan memiliki karakter unik yang lahir dari perpaduan tanah vulkanik subur, udara sejuk pegunungan, dan tradisi petani lokal yang penuh dedikasi. Berikut adalah 5 keutamaan kopi dari Papandayan yang membuatnya layak […]

expand_less