Breaking News
dark_mode

Dulu Lapangan Kerkhof Garut, Eks Makam Belanda. Kini Jadi Sarana Olahraga dan Wisata Kuliner

  • account_circle Redaksi Tigarut
  • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TIGARUT.COM — Warga Garut pastinya sudah tidak asing dengan lapangan Kerkhof Garut, namun siapa sangka sarana olahraga ini dulunya merupakan makam Belanda.

 

Garut merupakan Kabupaten yang terletak di Jawa Barat dimana terkenal di kalangan wisatawan memiliki banyak destinasi yang seru untuk dikunjungi.

 

Salah satu yang mungkin bisa membuat penasaran ada lapangan Kerkhof Garut yang saat ini telah menjadi sarana olahraga dan wisata kuliner di Garut.

 

Lapangan Kerkhof Garut, yang dulunya berfungsi sebagai kuburan Belanda, kini telah berubah menjadi salah satu sarana olahraga favorit warga Garut.

 

Sejarah lapangan ini sangat panjang dan menarik, dengan perubahan fungsi yang signifikan sejak tahun 1923, selengkapnya berikut ini.

 

Sejarah Awal

Kerkhof Garut didirikan pada tahun 1923 sebagai kuburan orang Belanda dan Eropa yang meninggal di Garut. Nama “Kerkhof” dalam bahasa Belanda berarti “halaman gereja” atau “kuburan”.

 

Lapangan ini terletak di Jalan Merdeka, Kecamatan Tarogong Kidul, Garut, dan memiliki luas sekitar 2 hektare.

 

Perubahan Fungsi

Pada tahun 1981, Pemerintah Kabupaten Garut memutuskan untuk mengalihkan lokasi pemakaman ke TPU Santiong di Kecamatan Karangpawitan.

 

Proses pemindahan jasad terus berlangsung hingga tahun 1984. Setelah periode ini, Kerkhof mulai menjalankan fungsi baru sebagai lapangan pacuan kuda. Pada masa pemerintahan Bupati Taufik Hidayat (1983-1988), Kerkhof sempat menjadi lapangan pacuan kuda.

 

Selatan Berganti Fungsi Lagi Pada tahun 2003, Bupati Garut saat itu, Dede Satibi, mengubah nama Kerkhof menjadi Sarana Olahraga (SOR) Merdeka.

 

Sejak saat itu, Kerkhof telah menjadi sarana olahraga yang sangat populer di antara warga Garut. Fasilitas olahraga yang tersedia di Kerkhof meliputi trek lari, lapangan sepak bola, lapangan voli, lapangan basket, dan area panahan.

 

Kini sebagai Wisata Kuliner

Selain menjadi sarana olahraga, Kerkhof juga telah berubah menjadi kawasan wisata kuliner malam yang sangat digemari warga Garut.

 

Wisata kuliner malam ini menyediakan berbagai macam makanan, mulai dari snack, makanan berat, minuman hingga dessert. Operasional wisata kuliner malam ini berlangsung dari pukul 15.00 hingga 24.00 WIB.

 

Dari kuburan Belanda menjadi sarana dan gelanggang olahraga, Kerkhof telah berubah menjadi gelanggang olahraga dan kawasan wisata kuliner malam yang sangat populer di antara warga Garut.

 

Sejarah lapangan ini menarik dan menjadi bagian dari warisan sejarah Garut yang kental dengan nilai-nilai budaya Belanda. Penasaran untuk mengunjunginya?

 

Komentar

Rekomendasi

  • Yuk Tingkatkan Disiplin dan Etos Kerja di Bulan Ramadan

    Yuk Tingkatkan Disiplin dan Etos Kerja di Bulan Ramadan

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melaksanakan salat tarawih pertama bulan Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Agung Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, pada Rabu malam (18/02/2026). Salat tarawih pertama di Masjid Agung Garut sendiri dipimpin oleh imam yaitu Ketua DKM Masjid Agung Garut, K.H Muhammad Sufina. Momen ini dimanfaatkan Bupati Garut untuk menyampaikan pesan […]

  • Siapakah Raden Moehammad Moesa? Ini Biografi Singkatnya

    Siapakah Raden Moehammad Moesa? Ini Biografi Singkatnya

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Raden Moehammad Moesa adalah seorang sastrawan dan tokoh penting dalam perkembangan sastra Sunda pada abad ke-19. Ia lahir sekitar tahun 1822 di Garut, Jawa Barat, dan dikenal sebagai salah satu pelopor penggunaan bahasa Sunda dalam karya tulis modern. Moesa bekerja sebagai pegawai pemerintahan kolonial Belanda (pangreh praja), yang memberinya akses pada pendidikan dan […]

  • 5 Tips Mudik Aman dan Nyaman ke Garut

    5 Tips Mudik Aman dan Nyaman ke Garut

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Web
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Menjelang perayaan Idul Fitri, perjalanan mudik ke Garut menjadi momen yang dinanti banyak perantau. Kota yang dikenal dengan udara sejuk dan kuliner khasnya ini selalu ramai dikunjungi saat Lebaran. Namun, meningkatnya arus kendaraan menuju Garut sering kali menimbulkan kemacetan dan perjalanan yang lebih panjang dari biasanya.   Agar perjalanan mudik tetap aman dan nyaman, […]

  • Penguatan Resiliensi Remaja Melalui Kisah Nabi

    Penguatan Resiliensi Remaja Melalui Kisah Nabi

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    Tema: “Dari Sumur di Kanaan ke Istana Mesir” Terinspirasi dari kisah Nabi Yusuf (Masuk perlahan. Turunkan suara.)   “Ini adalah postingan lanjutan dari modul BK dengan judul serupa”   Pernah nggak sih… kamu merasa sendirian, padahal lagi ada di tempat yang ramai? Teman-teman kamu ngobrol. Grup jalan terus. Story mereka rame, tapi nama kamu nggak […]

  • Bersama Komunitas Ngejah, Saatnya Bangun Literasi dari Kampung Sendiri

    Bersama Komunitas Ngejah, Saatnya Bangun Literasi dari Kampung Sendiri

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — PENDIRI Komunitas Ngejah Nero Taopik Abdillah mengajar anak-anak di desa Mekartani, Singajaya, Garut, Jumat 3 Februari 2017 lalu. Opik bersama sukarelawan lainnya membangun kampung literasi dengan membuat perpustakaan keliling.* Kali ini kami sampaikan cerita tentang Opik, pendiri Komunitas Ngejah di Garut. “Tahun 2010, Garut menjadi satu dari dua daerah tertinggal di Jawa Barat. […]

  • ‎Bupati Garut Dorong UMKM Jadi Supplier Utama Melalui Hilirisasi Kedelai

    ‎Bupati Garut Dorong UMKM Jadi Supplier Utama Melalui Hilirisasi Kedelai

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TI‎GARUT.COM, Tarogong Kidul – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, membuka kegiatan “Program Kick Off Pemberdayaan UMKM dan Kelompok Masyarakat Sebagai Supplier Program Makan Bergizi Gratis (MBG)”. Kegiatan tersebut berlangsung di Pabrik PT Mandala 525 (MDL 525), Jalan Guntur Melati, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (21/1/2026). ‎Bupati Garut menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan bentuk pengembangan […]

expand_less