Breaking News

Indahnya Leuwi Jurig, Pemandian Alami nan Misterius di Bungbulang

  • account_circle Redaksi Tigarut
  • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
  • visibility 368
  • print Cetak

TIGARUT.COM — Bagi Anda yang suka menantang adrenalin dan belum mengetahui akan liburan kemana akhir tahun ini, bisa mengunjungi Leuwi Jurig. Leuwi Jurig berada di Kampung Rupit, Desa Bojong, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Bagi Anda yang berasal dari Jakarta, Anda bisa menuju Bandung via tol Cileunyi, kemudian ke Kota Garut. Dari sana, dibutuhkan 2-3 jam perjalanan mobil ke arah Bungbulang.

Meski membutuhkan waktu perjalanan cukup panjang, Anda tidak perlu khawatir. Terutama saat memasuki kawasan Garut. Sebab, Anda akan disuguhkan keindahan alam Garut. Seperti hutan, kebun teh, perkampungan khas sunda dengan rumah panggungnya, ditambah udara yang sejuk.

Begitu melewati Kecamatan Pakenjeng, Anda sebaiknya bertanya kepada warga mengenai lokasi Leuwi Jurig. Sebab Leuwi Jurig berbeda dengan tempat wisata umumnya yang ramai. Di sini, pengunjung tidak akan menemukan papan besar bertuliskan “Leuwi Jurig”.

Pengunjung pun tak begitu ramai. Hanya ada beberapa warga sekitar ataupun orang lewat yang ingin berfoto ataupun berenang. Namun ada sejumlah warung yang bisa membantu pengunjung menuju lokasi.

Saat itu ditemani seorang anak pemilik warung bernama Raffi. Ia mengantarkan ke Leuwi Jurig termasuk menjadi guide. Sebab hingga kini belum ada guide resmi di Leuwi Jurig. Raffi meminta pengunjung menyimpan kendaraan di parkiran dengan membayar Rp 10.000. Kemudian ia mengantarkan pengunjung lewat jalan setapak menuju Leuwi Jurig.

Begitu sampai, Anda akan melihat hamparan batu tinggi nan terjal. Di bagian bawah terdapat aliran air tenang berwarna hijau tua, pertanda kedalaman air. “Dalamnya lebih dari 10 meter. Kalau yang di ujung sana 1-2 meteran,” ujar Raffi.

Suasana yang sepi dan hawa yang sejuk membuat Leuwi Jurig yang indah sangat tenang dan seperti milik pribadi. Pengunjung bisa mengambil beberapa foto yang intagramable di sana. Atau jika ingin berenang, Anda bisa menuruni bebatuan yang terjal dengan hati-hati. Airnya sangat jernih dan segar.

Bagi yang bisa berenang, pengunjung bisa langsung loncat untuk berenang di kedalaman air lebih dari 10 meter. Begitu tubuh bersentuhan air, lelah selama perjalanan terbayar sudah. Anda akan merasakan segarnya air pedesaan hingga lupa waktu. Namun, bagi yang tidak bisa berenang, Raffi akan menyarankan pengunjung berenang di daerah hilir yang kedalaman airnya hanya 1-2 meter. Di aliran air sedalam 1-2 meter ini pun, terdapat banyak batu besar yang bisa dijadikan spot untuk berfoto.

Arti Leuwi Jurig

Leuwi Jurig diambil dari bahasa Sunda. Leuwi atau Lubuk berarti bagian terdalam dari sungai. Leuwi bisa berarti pula cekungan (dalam) di dasar sungai. Aliran air leuwi biasanya tenang bahkan terlihat tidak bergerak. Namun adakalanya, terjadi arus kuat di bagian dasar. Sedangkan jurig artinya setan atau hantu. “Disebut Leuwi Jurig karena banyak terjadi kecelakaan,” ujar Raffi .

Kecelakaan yang paling ia ingat terjadi 2014 lalu. Saat itu, sebuah motor kecelakaan di jembatan yang berada persis di atas leuwi dan meninggal.

Di lihat dari kontur jalan yang menurun, jembatan di atas leuwi tersebut memang rawan kecelakaan. Beberapa kecelakaan diakibatkan fungsi rem yang tidak berfungsi baik. Kecelakaan lain terjadi pada pengunjung yang berenang. Beberapa orang yang tidak bisa berenang nekat berenang di air kedalaman lebih dari 10 meter ini hingga tenggelam.

Ada pula beberapa pantangan yang tidak boleh dilanggar. Terutama bicara sompral atau seenaknya. “Tong nyarios sompral di dieu (jangan bicara sompral di sini), banyak yang celaka,” ungkapnya.

Bagi Anda yang kebetulan berlibur di sini, masih banyak tempat wisata di daerah selatan Garut tersebut, antara lain Leuwi Korsi dan Pantai Ranca Buaya. Penginapan pun mudah ditemui, baik hotel maupun perumahan warga. Selamat berlibur!

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi

  • Si Kabayan, Tokoh Fiksi Sunda dengan Berjuta Cerita Lucu

    Si Kabayan, Tokoh Fiksi Sunda dengan Berjuta Cerita Lucu

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 361
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM – Wargi Garut pasti familiar dengan tokoh fiksi Sunda yang satu ini, Si Kabayan. Tentunya kamu juga mengetahui jika ada banyak cerita dan film yang mengangkat cerita tokoh Si Kabayan. Kali ini Redaksi Tigarut akan mengajak para wargi sadayana mengetahui lebih dalam mengenai sosok kabayan ini. Si Kabayan merupakan tokoh fiktif Sunda yang telah […]

  • Dusun Deliek, Nostalgia Garut Tempo Dulu

    Dusun Deliek, Nostalgia Garut Tempo Dulu

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 276
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Suasana zaman dulu atau Jadul, selalu dirindukan oleh berbagai kalangan. Jika ingin bernostalgia dengan suasana jadul di Garut, yuk coba datang ke tempat yang satu ini. Nama tempatnya Dusun Deliek. Berlokasi di Jalan Raya Karangpawitan-Wanaraja, Nomor 64, Kecamatan Karangpawitan, Garut. Sekitar 15 menit jarak tempuhnya, dari pusat kota jika berkendara menggunakan motor atau […]

  • Sambut Lailatul Qadar, 5 Masjid di Garut yang Hidupkan I’tikaf 10 Malam Terakhir Ramadhan

    Sambut Lailatul Qadar, 5 Masjid di Garut yang Hidupkan I’tikaf 10 Malam Terakhir Ramadhan

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • visibility 263
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Sepuluh malam terakhir Ramadhan selalu menghadirkan suasana yang berbeda. Masjid-masjid mulai dipenuhi jamaah yang ingin menghidupkan malam dengan i’tikaf, qiyamul lail, tilawah Al-Qur’an, dan doa. Pada malam-malam inilah umat Islam berharap dipertemukan dengan Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan. Di Kabupaten Garut, sejumlah masjid menjadi tempat berkumpulnya jamaah yang ingin memaksimalkan […]

  • Gen Z dan TikTok: Scroll Nggak Jelas Bikin Kelelahan Digital di Ranah Algoritmik

    Gen Z dan TikTok: Scroll Nggak Jelas Bikin Kelelahan Digital di Ranah Algoritmik

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Sukron Abdilah
    • visibility 909
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Sebagai generasi milenial karena lahir tahun 82an, ada juga generasi yang katanya paling adaptif terhadap teknologi, tapi paling tidak adaptif terhadap ketenangan batin. Generasi yang tidak bisa hidup tanpa Wi-Fi, tapi juga tidak bisa hidup dengan terlalu banyak notifikasi. Mereka adalah generasi Z, yang popular dengan istilah “Gen Z”. Kalau kamu juga Gen […]

  • Pasangan Abadi

    Pasangan Abadi

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Alimudin Garbiz, Share Creator, Pemerhati Sosial Politik
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Anies Baswedan – Dedi Mulyadi, Duet Rasional Menuju Pilpres 2029 TIGARUT.COM — Menjelang Pemilihan Presiden 2029, berbagai spekulasi mengenai figur dan pasangan calon mulai menjadi perbincangan publik. Dalam dinamika tersebut, muncul satu kombinasi yang menarik untuk dikaji secara rasional dan objektif, yakni duet antara Anies Baswedan dan Dedi Mulyadi. Pasangan ini dinilai memiliki fondasi yang cukup […]

  • Buku, Dosen, Google dan AI

    Buku, Dosen, Google dan AI

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
    • visibility 103
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Banyak orang bertanya, “Kalau semua pengetahuan sudah ada di Google dan AI, untuk apa masih ada buku dan dosen?” Pertanyaan itu tampak modern, tetapi sesungguhnya lahir dari kekeliruan yang sangat tua: menyamakan informasi dengan ilmu, dan menyamakan jawaban dengan kebijaksanaan. Google mampu menunjukkan miliaran halaman. AI mampu merangkum jutaan buku dalam hitungan detik. […]

expand_less