Breaking News
dark_mode

Dodol Garut Aja Picnic, Yuk Liburan Ke Sini

  • account_circle Redaksi Tigarut
  • calendar_month Senin, 29 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TIGARUT.COM — Siapa pun yang pernah lahir, tumbuh, atau sekadar ngan saukur ngopi bari ngaku-ngaku jadi urang Garut, pasti punya hubungan emosional dengan Dodol Garut. Hubungan yang aneh tapi sah. Lengket, manis, kadang bikin capek ngunyah, tapi selalu dicari.

Dodol bukan cuma makanan; ia adalah arsip ingatan kolektif. Ia menyimpan bau dapur kampung, suara kayu bakar berderak, dan obrolan panjang yang nggak pernah selesai—mirip hidup urang Garut itu sendiri: santai, muter dikit, tapi nyampe.

Sebagai urang Garut, saya tumbuh dengan kesadaran bahwa dodol itu bukan makanan instan. Ia anti tergesa-gesa. Dodol mengajarkan sejak kecil bahwa tidak semua hal bisa diselesaikan dengan kompor besar dan api tinggi. Salah-salah, gosong. Dan kalau gosong, satu kampung bisa ikut nyalahin.

Proses mengaduk dodol berjam-jam itu semacam latihan spiritual: sabar, konsisten, dan tahan pegal. Dari situ saya paham, kenapa urang Garut kalau ngomong pelan-pelan, mikir panjang, dan kelihatan kalem—kami dididik oleh dodol.

Menariknya, filosofi dodol ini menemukan rumah yang sangat pas di Saung Sampireun. Tempat yang, kalau boleh jujur, rasanya seperti Garut versi kontemplatif. Saung di atas air, suasana sepi yang tidak sunyi, angin yang seperti sengaja diciptakan untuk menyisir pikiran. Di sana, waktu melambat. Jam tangan seolah kehilangan fungsi.

Komentar
  • Penulis: Redaksi Tigarut
  • Editor: SAB

Rekomendasi

  • 5 Fakta Unik tentang Razia Rambut di SMKN 2 Garut

    5 Fakta Unik tentang Razia Rambut di SMKN 2 Garut

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Pagi di sebuah sekolah kejuruan seperti SMKN 2 Garut sering dimulai dengan rutinitas yang tak jauh berbeda: barisan rapi, seragam lengkap, dan tatapan guru yang teliti. Namun, ada momen tertentu yang selalu menghadirkan suasana berbeda—razia rambut. Bagi sebagian siswa, ini mungkin sekadar penertiban biasa. Tapi bagi yang lain, ini bisa jadi momen mendebarkan, bahkan […]

  • Jati Diri Manusia Sunda Sejati ala Haji Hasan Mustofa

    Jati Diri Manusia Sunda Sejati ala Haji Hasan Mustofa

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Ibn Ghifarie, Penulis dan Peneliti Agama dan Media
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Diakui atau tidak, keberadaan Ki Sunda (bahasa, aksara, sastra, agama) tinggal menanti sang penjemput ajal tiba. Ibarat pepatah, hidup enggan mati tak mau. Pasalnya, kehadiran mojang-jajaka selaku generasi penerus sekaligus penjaga khazanah kesundaan tak mau belajar kesundaan. Sekadar contoh, kawula muda bangga berkomunikasi dengan memakai bahasa persatuan (Indonesia ala Betawi) di Tanah Pasundan. […]

  • Bawa Misi Pendidikan, Siswi SMPN 1 Garut Siap Berlaga di Grand Final Duta Siswa Indonesia 2026

    Bawa Misi Pendidikan, Siswi SMPN 1 Garut Siap Berlaga di Grand Final Duta Siswa Indonesia 2026

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Web
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Kabupaten Garut. Zulqaidah Yasmin Nurhakimah (15), siswi kelas 9 SMPN 1 Garut, berhasil melaju ke Grand Final ajang Duta Siswa Indonesia 2026. Kompetisi tingkat nasional ini menjadi wadah bagi siswa-siswi berprestasi dari seluruh Indonesia dalam menyiapkan Generasi Emas Indonesia 2045. ‎ ‎Zulqaidah menyiapkan program kerja bertajuk “Taman Pendidikan” […]

  • Siapakah Raden Moehammad Moesa? Ini Biografi Singkatnya

    Siapakah Raden Moehammad Moesa? Ini Biografi Singkatnya

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Raden Moehammad Moesa adalah seorang sastrawan dan tokoh penting dalam perkembangan sastra Sunda pada abad ke-19. Ia lahir sekitar tahun 1822 di Garut, Jawa Barat, dan dikenal sebagai salah satu pelopor penggunaan bahasa Sunda dalam karya tulis modern. Moesa bekerja sebagai pegawai pemerintahan kolonial Belanda (pangreh praja), yang memberinya akses pada pendidikan dan […]

  • Olahraga Bukan Sekadar Fisik, Media Akselerasi Pembangunan Daerah

    Olahraga Bukan Sekadar Fisik, Media Akselerasi Pembangunan Daerah

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri acara Pembukaan Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Garut Tahun Kerja 2026, yang dilaksanakan di Gedung Pendopo Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Selasa (13/1/2026). Bupati Garut juga selaku Ketua PBVSI Garut, menekankan konsep Development Through Sport atau pembangunan melalui olahraga sebagai […]

  • I’tikaf di Garut

    I’tikaf di Garut

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Tigarut
    • 0Komentar

    TIGARUT.COM — Di sepuluh malam terakhir Ramadhan, Garut seperti belajar berbicara dengan sunyi. Udara pegunungan yang dingin turun perlahan, menyelimuti kota kecil ini dengan ketenangan yang tak tergesa. Di masjid-masjid, lampu tetap menyala, sementara manusia memilih berdiam—bukan untuk menghindari dunia, tetapi untuk kembali menemukan dirinya. I’tikaf adalah seni menepi. Ia bukan sekadar tinggal di dalam masjid, […]

expand_less